Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
Polres Magelang Kota, Polda Jawa Tengah, prihatin dengan maraknya aksi tawuran di wilayah tersebut. Kapolres Magelang Kota AKBP Dhanang Bagus Anggoro berencana bakal melakukan tindakan tegas dan terukur kepada para pelaku.
"Sudah sudah saya perintahkan kepada para perwira terutama kepada Kabagops. Apabila para pelaku tawuran sulit dibubarkan, polisi punya tiga tahapan bertindak," ujar AKBP Dhanang di Magelang, Kamis (8/8).
Tindakan pertama adalah preemtif, yaitu edukasi. Langkah ini sudah dilakukan dan terus dilakukan oleh Satbinmas, Unit Binmas Polsek, dan Bhabinkamtibmas. Mereka intens memberikan edukasi kepada para remaja dan masyarakat untuk tidak melakukan tawuran. Selain itu, Polres Magelang Kota pun sudah menjalin kerjasama dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk berperan aktif dalam pencegahan tawuran.
Baca juga : Tawuran di Bogor, Tiga Anak Ditangkap, Satu Terkena Peluru
"Namun para pelaku masih terus tawuran. Bahkan, sampai mengakibatkan korban jiwa. Tindakan para pelaku ini dinilai sudah tidak manusiawi," kata Dhanang.
Tindakan kedua adalah preventif. Polres Magelang Kota sudah melakukan tindakan pencegahan dengan menggiatkan patroli. Bahkan patroli gabungan bersama TNI dan Satpol PP juga dilakukan, guna memberikan efek jera kepada para pelaku tawuran.
Tindakan terakhir adalah represif atau paksaan. Itu dilakukan karena tindakan pertama dan kedua tidak diindahkan.
Baca juga : 7 Remaja Ditangkap, Mau Tawuran dengan Senjata Tajam di Jakarta Barat
"Bahkan, para pelaku meledek petugas. Kalau sudah begitu kita lakukan tindakan ketiga, tindakan represif," tegasnya.
Ia menegaskan bahwa polisi dalam menangani kasus tawuran akan melakukan tindakan dengan teknik yang benar, dengan pola tindak yang terukur.
"Apabila orang tua sudah acuh terhadap tindakan negatif anaknya, tidak mau mencegah, polisi yang akan melakukan pembinaan," tandas Dhanang. (Z-11)
Pendaki asal Magelang Syafiq Ridhan Ali Razan (18) yang dilaporkan hilang sejak 17 hari lalu saat mendaki Gunung Slamet akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
PRESIDEN Prabowo Subianto dipastikan akan kembali menggembleng para pembantunya dalam agenda retret Kabinet Merah Putih di kediaman Hambalang, Bogor, besok, Selasa (6/1)
SenengMinton tidak hanya membuka akses lebih luas bagi siswa-siswi untuk mencoba bulu tangkis.
MesaStila100 2025 kembali digelar di Magelang, menghadirkan 420 pelari dari 7 negara dengan rute menantang di tengah pesona alam Jawa Tengah.
Kasus ini melibatkan terlapor berinisial DJS (48), seorang wiraswasta yang menjabat sebagai Kepala Desa Salamkanci periode 2016 hingga 2022 dan berdomisili di Magelang.
Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus mendatang.
Ledakan petasan di Pekalongan menewaskan remaja 14 tahun. Dua korban lain masih dirawat intensif, polisi lakukan penyelidikan.
Ketua YLBHI Muhamad Isnur menyoroti adanya perbedaan data terduga pelaku penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus yang diungkap oleh kepolisian dan TNI.
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Menurut Oegroseno, semestinya hal-hal seperti ini tidak terjadi, karena tak diatur oleh KUHAP.
Trunoyudo menyebutkan bahwa momentum bulan suci Ramadan turut melandasi semangat kedua belah pihak untuk saling memaafkan dan melakukan introspeksi diri.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah menyoroti penembakan remaja oleh oknum polisi di Makassar, Sulawesi Selatan. Perlu evaluasi SOP senjata api
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved