Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk kawasan Jawa Tengah. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi mengguyur 13 daerah di kawasan pegunungan bagian tengah dan pantura di provinsi tersebut, Kamis (8/8).
"Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diperkirakan kembali turun di 13 daerah di Jawa Tengah. Ini diharap dapat mengurangi kekeringan yang melanda akibat musim kemarau panjang," kata PrakirawanBMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani, Arif, Kamis.
Daerah yang berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang meliputi Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo dan Temanggung.
Adapun, hujan dengan intensitas ringan diperkirakan terjadi di Mungkid, Boyolali, Kendal, Batang, Kajen, Magelang, Semarang, Pekalongan dan Ambarawa.
Pada pagi hingga siang, cuaca pada umumnya cerah berawan di seluruh daerah di Jawa Tengah. Angin bertiup dari arah barat laut ke timur dan sebagian daerah timur ke selatan dengan kecepatan 5-25 kilometer per jam dengan suhu udara berkisar 19-34 derajat celcius dan kelembaban Udara 45%-95%. (Z-11)
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Hujan ringan hingga sedang mengguyur Jakarta sejak pagi akibat aktivitas tiga bibit siklon tropis yang memicu pembentukan awan hujan.
BMKG NTT meminta warga waspada terhadap tiga bibit siklon tropis (90S, 93S, 92P) yang memicu hujan ekstrem dan angin kencang di seluruh wilayah NTT.
BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi hujan disertai kilat dan angin kencang di Jabodetabek hari ini. Cek jadwal dan wilayah terdampak di sini.
Data yang dihimpun BPBD Kabupaten Badung hingga Selasa (24/2) pukul 09.00 Wita sejak Senin (23/2) pukul 18.00 Wita, menyebutkan ada 8 kejadian banjir di Kuta dan 1 di wilayah Kuta Selatan.
BMKG memprakirakan cuaca hujan dengan intensitas lebat disertai petir dan angin kencang di Batam pada siang hingga malam hari, Jumat (20/2).
Menurut dia, salah satu langkah yang dilakukan Pemprov Jabar adalah mendorong pengembangan komoditas pertanian yang lebih hemat air.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan kondisi pangan nasional berada dalam keadaan aman dan terkendali
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau 2026 akan datang lebih awal di sebagian besar wilayah Indonesia dan berlangsung lebih kering dari normal.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Indonesia akan datang lebih awal pada April dan terasa lebih kering dibanding tahun lalu. Cek daftar wilayah terdampak di sini.
BMKG memprediksi sebagian wilayah di Indonesia akan memasuki musim kemarau lebih awal. Puncak musim kemarau Agustus
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Indonesia akan lebih kering dibanding 2025. Awal kemarau maju ke April 2026. Simak daftar wilayah terdampak di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved