Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
POTENSI hujan ringan tidak merata masih akan turun di tujuh daerah di kawasan pegunungan tengah Jawa Tengah. Namun di sejumlah daerah lain masih menghadapi kemarau panjang, bahkan sudah berbulan-bulan tidak turun hujan yang menimbulkan bencana kekeringan semakin meluas.
"Ada tujuh daerah berpotensi hujan hari ini di kawasan pegunungan tengah Jawa Tengah yakni Purbalingga, Banjarnegara, Temanggung, Kendal, Batang dan Pekalongan," kata Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Arif N, Jumat (26/7).
Pada malam hari, suhu udara dingin masih terjadi, bahkan menurut Arif di bawah 26 derajat celsius. Pada pagi hingga awal malam berkisar 20-33 derajat celcius, angin bertiup dari timur ke selatan dan di Pantura bagian timur Jawa Tengah dari barat laut ke timur dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam dengan kelembaban udara 45%-95%.
Baca juga : Hujan Ringan Mulai Turun, Tapi Kekeringan di Pantura, Jawa Tengah, Meningkat
Gelombang laut juga menurun dibandingkan sebelumnya. Arif mengatakan perairan utara Jawa Tengah berkisar 0,5-1,3 meter dan perairan selatan Jawa Tengah berkisar 1,3-2,5 meter, sehingga cukup aman untuk pelayanan baik itu kapal ukuran sedang maupun besar.
Kepala Stasiun BMKG Klimatologi Semarang Sukasno, mengatakan hari tanpa hujan sangat panjang. Berdasarkan pantauan ada sejumlah kabupaten dan kota yang tidak pernah lagi diguyur hujan, yakni durasi hari tanpa hujan (HTH) 31-60 hari di Demak dan Grobogan serta sebagian Pati, Rembang, Blora dan Boyolali.
Sedangkan durasi HTH yang sangat pendek, kata Sukasno, terjadi di Kabupaten Pemalang, Cilacap, sebagian Kabupaten Banyumas, Kota Tegal, Banjarnegara, Wonosobo, Kota Pekalongan dan Batang. HTH pendek (6-10 hari) meliputi Batang, sebagian kecil Cilacap, Banyumas, Kebumen, Purbalingga, Pemalang, Pekalongan, Banjarnegara, Wonosobo, Temanggung, Blora, Kota Magelang, dan Kota Semarang.
Daerah dengan kategori HTH kriteria panjang, menurut Sukasno, terjadi di sebagian Boyolali, Sukoharjo, Rembang, Pati, Grobogan, Blora, Sragen, Karanganyar, dan Wonogiri.
"Hasil monitoring rata-rata curah hujan wilayah Jawa Tengah berkisar antara 0-150 milimeter per dasarian," tambahnya. (Z-3)
BADAN Riset dan Inovasi Nasional atau BRIN mengingatkan potensi terjadinya El Nino kuat atau Godzilla yang berdampak pada kekeringan saat musim kemarau 2026.
Potensi ketersediaan air di Indonesia mencapai 3,9 miliar meter kubik per tahun. Dengan 80% air nasional digunakan sektor pertanian/irigasi.
Kondisi musim kemarau yang cenderung lebih kering itu juga dipengaruhi indikasi fenomena El Nino lemah yang berpotensi muncul pada pertengahan hingga akhir 2026.
Menurut dia, salah satu langkah yang dilakukan Pemprov Jabar adalah mendorong pengembangan komoditas pertanian yang lebih hemat air.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Indonesia akan datang lebih awal pada April dan terasa lebih kering dibanding tahun lalu. Cek daftar wilayah terdampak di sini.
Ilmuwan temukan jutaan bakteri dan jamur "pelindung" di dalam pohon ek yang tetap stabil meski dilanda kekeringan ekstrem.
BMKG Semarang peringatkan potensi bencana hidrometeorologi di Jawa Tengah dalam 3 hari ke depan. Cek daftar 10 daerah yang wajib waspada cuaca ekstrem!
Cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di 32 daerah di Jawa Tengah Kamis (26/3) dan dapat menimbulkan dampak bencana hidrometeorologi serta air laut pasang (rob) dengan ketinggian 1 meter
SEJUMLAH pemudik Lebaran 2026 yang pulang ke Jawa Tengah (Jateng) mengaku merasakan hasil geliat pembangunan yang ada di provinsi ini.
SEJUMLAH pemudik yang melintasi Jawa Tengah (Jateng) pada arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 memberikan apresiasi terhadap kondisi infrastruktur jalan serta layanan yang disiapkan.
MEMASUKI musim arus balik Lebaran 2026, volume penumpang kereta api di Stasiun Tegal, Jawa Tengah, masih menunjukkan angka yang tinggi.
POSKO Mudik Dewan Pimpinan Wilayah Partai NasDem Jawa Tengah (Jateng) layani pemudik tetap bugar menuju kampung halaman di momen libur Lebaran 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved