Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA kekeringan di kawasan lereng Gunung Merapi, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten (Jateng) melanda empat desa. Sebanyak 2.511 keluarga (7.597 jiwa) terdampak fenomena El Nino itu, kini mengalami krisis air bersih.
Selain melanda empat desa di wilayah Kecamatan Kemalang, kekeringan juga dialami warga Desa Bandungan, Kecamatan Jatinom, dan Desa Dukuh, di Kecamatan Bayat.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten melaporkan empat desa di Kecamatan Kemalang yang dilanda bencana kekeringan, yaitu Desa Sidorejo, Desa Kendalsari, Desa Tangkil, dan Desa Tlogowatu.
Baca juga : Klaten Mulai Dilanda Kekeringan, BPBD Salurkan Air Bersih
"Sebanyak 2.511 keluarga atau 7.597 jiwa warga empat desa yang mengalami kekeringan itu telah diberikan bantuan (dropping) air," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Klaten, Anjung Darojati, Senin (22/7).
Secara rinci, krisis air bersih di Desa Sidorejo dialami 1.214 keluarga (3.856 jiwa), Desa Kendalsari 134 keluarga (393 jiwa), Desa Tangkil 9 keluarga (27 jiwa), dan Desa Tlogowatu 1.154 keluarga (3.321 jiwa).
Dropping air dilaksanakan BPBD Klaten mulai 10 Juni 2024. Sampai dengan Sabtu (20/7), Desa Sidorejo telah mendapat dropping air sebanyak 68 tangki, Desa Kendalsari 26 tangki, Desa Tangkil 8 tangki, dan Desa Tlogowatu 64 tangki.
Baca juga : Daerah Lereng Merapi Kekeringan, BPBD Klaten Mulai Melakukan Droping Air
Selain empat desa tersebut, dampak El Nino di Kabupaten Klaten tahun ini juga dirasakan 517 keluarga (1.513 jiwa) Desa Bandungan, Kecamatan Jatinom, dan 180 keluarga (586 jiwa) Desa Dukuh, Kecamatan Bayat.
Menurut Anjung BPBD telah menyalurkan air bersih untuk Desa Bandungan dan Desa Dukuh. Sampai akhir pekan ini BPBD telah menyalurkan air bersih ke dua desa yang kekeringan itu, masing-masing sebanyak 46 tangki dan 20 tangki.
"BPBD Klaten hingga akhir pekan lalu telah melaksanakan dropping air ke enam desa kekeringan di tiga kecamatan itu total 232 tangki (1.160.000 liter), dengan jumlah penerima manfaat 3.208 keluarga atau 9.696 jiwa," ungkapnya. (Z-3)
BADAN Riset dan Inovasi Nasional atau BRIN mengingatkan potensi terjadinya El Nino kuat atau Godzilla yang berdampak pada kekeringan saat musim kemarau 2026.
Potensi ketersediaan air di Indonesia mencapai 3,9 miliar meter kubik per tahun. Dengan 80% air nasional digunakan sektor pertanian/irigasi.
Kondisi musim kemarau yang cenderung lebih kering itu juga dipengaruhi indikasi fenomena El Nino lemah yang berpotensi muncul pada pertengahan hingga akhir 2026.
Menurut dia, salah satu langkah yang dilakukan Pemprov Jabar adalah mendorong pengembangan komoditas pertanian yang lebih hemat air.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Indonesia akan datang lebih awal pada April dan terasa lebih kering dibanding tahun lalu. Cek daftar wilayah terdampak di sini.
Ilmuwan temukan jutaan bakteri dan jamur "pelindung" di dalam pohon ek yang tetap stabil meski dilanda kekeringan ekstrem.
Tradisi gerebeg syawal di Bukit Sidogura, adalah dalam rangka nguri-uri (melestarikan) budaya yang telah dijalankan para leluhur.
Tradisi Kenduri Bakdo Kupat sejak 1970 menjadi sarana mempererat kebersamaan, gotong royong, dan nilai spiritual warga pasca-Idul Fitri.
Kunjungan wisatawan di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, menurun pada libur Lebaran 2026. Perbedaan penetapan Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriyah turut memengaruhi kunjungan wisatawan tersebut.
Berdasarkan data harian Operasi Ketupat Candi, jumlah kendaraan yang keluar melalui gerbang tol di wilayah Klaten pada 17 Maret 2026 mencapai 17.668 unit.
Bus diberangkatkan ke titik kumpul pemberangkatan pemudik gratis di TMII Jakarta. Bus musik gratis itu nanti tiba di Klaten pada 17 Maret 2026.
Akibat pencurian tersebut, korban yang bernama Sabiyem (80), petani di Desa Borongan, mengalami kerugian sekitar Rp40 juta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved