Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) mengimbau publik untuk tidak berspekulasi mengenai penyebab jatuhnya helikopter di Kuta Selatan, Badung, Provinsi Bali, hingga ada keterangan resmi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
"Resmi hanya dari KNKT yang memeriksa, jadi belum bisa dikatakan benar setiap info yang beredar," kata Direktur Operasi Basarnas, Edy Prakoso, di Jakarta, Jumat (19/7).
Mengenai kondisi penumpang, ia memastikan bahwa semua penumpang yang terdiri dari Warga Negara Australia, pilot, dan kru penerbang selamat.
Baca juga : Sebelum Jatuh, Helikopter di Bali Diduga Tersangkut Tali Layangan
Mereka sudah dievakuasi oleh personel Kantor SAR Bali dan sedang dalam penanganan medis di rumah sakit.
Pusat komando operasi Basarnas di Jakarta menerima laporan bahwa satu unit helikopter dengan nomor penerbangan PK-WSP mengalami crash landing di kawasan Suluban, Desa Pecatu, Badung, Bali, pada Jumat pukul 15:27 Wita.
Helikopter dari operator Bali Heli Tour tersebut jatuh di antara tebing batu tinggi, hingga bagian ekornya putus dan bagian depan hancur menghantam tebing.
Baca juga : Helikopter Jatuh Usai Lepas Landas dari GWK Bali, Bagaimana Kondisi Penumpang?
Peristiwa ini terjadi beberapa saat setelah heli lepas landas pada pukul 14:33 Wita dari landasan heli Garuda Wisnu Kencana (GWK).
Menerima laporan tersebut, dua regu tim Kantor SAR Bali segera bertolak ke lokasi kejadian dengan dilengkapi peralatan SAR unit kecelakaan pesawat untuk menyelamatkan dan mengevakuasi person on board (PoB) yang dalam kondisi terluka.
Identitas mereka adalah Dedi Kurnia dan Oki (pilot dan kru penerbangan), serta Eloira Decti Paskilah (Penumpang Warga Indonesia), Russel James Harris, dan Chriestope Pierre Marrot Castellat (Penumpang Warga Negara Australia) yang langsung dibawa ke rumah sakit dan saat ini masih dalam perawatan. (Ant/Z-10)
Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah mengirimkan helikopter pribadi ke Aceh sejak pekan pertama bencana Sumatra.
Waastamaops Kapolri Irjen Laksana menegaskan bahwa Polri terus bergerak cepat sebagai bentuk kehadiran negara dalam kondisi darurat.
Dua helikopter yang dilibatkan masing-masing adalah satu unit Mi-17 dan satu unit Bell 412.
TIM Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan memperluas lokasi operasi pencarian helikopter BK 117-D3 yang diperkirakan jatuh di kawasan hutan Pegunungan Meratus.
Selain jalur udara, Basarnas juga mengerahkan tim melalui jalur darat.
Pullman Bali Legian Beach menggelar perayaan Imlek 17 Februari 2026 dengan buffet khas oriental, live cooking, Chinese dance, dan suasana hangat kebersamaan.
Pullman Bali Legian Beach menghadirkan Timeless Valentine 14 Februari 2026 dengan dinner romantis tujuh hidangan, live acoustic, dan Infinity Pool tepi pantai.
GUBERNUR Bali Wayan Koster akan mengalokasikan dana bantuan bagi Pecalang di seluruh desa adat di Bali. Bantuan tersebut per desa sebanyak Rp 50 juta untuk bantuan bagi Pecalang.
TEGURAN Presiden Prabowo Subianto tentang sampah di Bali saat ini membangunkan kesadaran kolektif masyarakat Bali untuk menangani sampah.
Ruwetnya persoalan pertanahan di Bali kembali mencuat seiring bergulirnya kasus dugaan kriminalisasi yang menjerat Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bali I Made Daging.
GUBERNUR Bali Wayan Koster langsung merespons cepat arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penanganan sampah di pantai Kuta, Bali.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved