Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

Dampak Konflik Timur Tengah, 7 Hotel Disiapkan untuk Penumpang yang Batal Terbang di Bandara Ngurah Rai

Arnoldus Dhae
01/3/2026 16:57
Dampak Konflik Timur Tengah, 7 Hotel Disiapkan untuk Penumpang yang Batal Terbang di Bandara Ngurah Rai
Situasi di Bandara Ngurah Rai, Bali berdampak pada penerbangan ke Timur Tengah setelah Amerika Serikat melakukan serangan terhadap Iran(Arnoldus Dhae/MI.)

PENGAMATAN di Bandara Ngurah Rai Bali terus diperketat setelah pembatalan 5 penerbangan ke sejumlah negara di Timur Tengah akibat ekskalasi konflik Amerika Serikat, Israel dan Iran. Sejumlah hotel disiapkan menampung penumpang yang batal terbang.

Kasi Humas Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ipda I Gede Suka Artana menjelaskan, bahwa personel kepolisian melaksanakan pengamanan, patroli, serta memberikan imbauan Kamtibmas kepada para penumpang yang didominasi para warga negara asing (WNA) di area bandara di Terminal Keberangkatan Internasional.

“Personel Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai bersinergi dengan stakeholder terkait untuk melakukan pengamanan dan monitoring di Terminal Internasional serta memberikan imbauan Kamtibmas kepada penumpang. Hingga saat ini situasi tetap aman dan kondusif,” ungkapnya.

Dampak konflik di Timur Tengah menyebabkan sejumlah penerbangan internasional dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai berstatus batal (cancel). 

Personel Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai bersama stakeholder terkait meningkatkan pengamanan dan monitoring di Terminal Internasional guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif. 

Kegiatan pengamanan dan monitoring situasi dilaksanakan oleh personil Polres Bandara Ngurah Rai sejak Sabtu (28/2/2026) malam itu dengan fokus pada pelayanan serta keamanan penumpang terdampak pembatalan penerbangan.

Pembatalan penerbangan internasional berdasarkan hasil monitoring, sejumlah penerbangan internasional yang berstatus cancel meliputi: 

  • Etihad Airways EY-477 rute Bali–Abu Dhabi (jadwal 18.45 Wita) dengan total 291 penumpang (287 penumpang dan 4 bayi). 
  • Qatar Airways QR-963 rute Bali–Doha (jadwal 18.50 Wita) dengan total 240 penumpang. 
  • Emirates EK369 rute Denpasar–Dubai (jadwal 19.50 Wita) dengan total 509 penumpang (504 penumpang dan 5 bayi). 
  • Emirates EK399 rute Denpasar–Dubai (jadwal 00.25 Wita) dengan total 349 penumpang (346 penumpang dan 3 bayi). 
  • Qatar QR961 rute Denpasar–Doha (jadwal 00.30 Wita) dengan total 229 penumpang. 

Sedangkan untuk penerbangan Emirates EK399 dan Qatar QR961, pembatalan telah disampaikan lebih awal kepada penumpang melalui pemberitahuan email dari maskapai.

Akibat kejadian itu penanganan penumpang terdampak. Penumpang terdampak pembatalan penerbangan Etihad EY-477, Qatar QR-963, dan Emirates EK369 telah diarahkan sesuai kebijakan masing-masing maskapai. Penumpang Emirates diarahkan ke hotel Golden Tulip, hotel Pullman, hotel Ibis Kuta, dan hotel Ibis Denpasar. 

Penumpang Etihad diarahkan ke hotel Harris Sunset Road dan Platinum hotel. Penumpang Qatar Airways sebagian menunggu di bandara dan sebagian mencari akomodasi secara mandiri, dan pihak maskapai telah memberikan kompensasi berupa penggantian tiket. 

"Seluruh penumpang yang mengalami pembatalan penerbangan diberikan opsi pengembalian dana (refund) atau penjadwalan ulang penerbangan berikutnya," katanya.

Sementara situasi tetap kondusif. Hingga saat ini situasi keamanan dan ketertiban di kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dilaporkan aman dan kondusif. 

"Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai menegaskan akan terus melaksanakan pengamanan dan monitoring guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal," pungkasnya. (H-4)
 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya