Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 400 Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) ikut berpartisipasi dengan melibatkan sekitar 1.500 pelaku ekonomi kreatif dalam festival Tabut 2024.
Festival Tabut Bengkulu yang digelar dari 6 Juli hingga 16 Juli 2024 di Lapangan Merdeka Kota Bengkulu, tidak hanya menampilkan beragam hiburan rakyat, tetapi juga menggerakkan ekonomi daerah khususnya para pelaku
UMKM.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu, Murlin Hanizar di Bengkulu, mengatakan, sebanyak 400 UMKM ikut berpartisipasi pada festival Tabut 2024 dengan melibatkan 1.500 pelaku ekonomi kreatif dan diikuti oleh 120
sanggar seni serta komunitas budaya di Bengkulu.
Baca juga : 34 Seni Budaya dan Kuliner Khas Bengkulu belum Dipatenkan
"Selama festival Tabut 2024 UMKM, pelaku ekonomi kreatif, sanggar seni dan budaya yang ada di Provinsi Bengkulu," katanya.
Selain rangkaian acara adat, lanjut dia, festival juga dimeriahkan dengan pagelaran seni budaya berupa lomba dhol, lomba tari kreasi, telong-telong, lomba ikan-ikan.
Ada pula pertunjukan dari provinsi tetangga seperti dari Kota Padang, Sumatera Barat. Festival Tabut berfokus pada penyelenggaraan yang berkelanjutan.
Baca juga : Pegadaian Gelar Panggung Emas dalam Rangka Puncak Festival Ramadan
Acara ini dirancang lebih teratur, bersih, dan ramah lingkungan.
"Selama sepuluh hari penyelenggaraan diharapkan festival dapat berjalan dengan lebih baik, aman, dan nyaman dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,," imbuhnya.
Selain itu, kata dia, panitia juga menyediakan beragam fasilitas umum untuk para pengunjung, termasuk toilet, mushola, tempat isi ulang air minum gratis, ruang ramah anak, tempat pengisian daya, information
booth, posko kesehatan, posko keamanan, dan smoking area.
Penyelenggaraan berbagai event di Bengkulu diharapkan dapat diwujudkan secara kreatif dan inovatif dalam satu tahun kalender yang terjadwal dan tetap sepanjang tahun.
Festival Tabut sendiri merupakan budaya turun-temurun yang terus bertahan di Bengkulu, melawan derasnya arus modernisasi. Festival ini bukan hanya sebagai perayaan rakyat, tetapi juga merupakan bentuk keragaman seni dan budaya di Bengkulu. (Z-6)
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Indonesia resmi jadi negara dengan kedai kopi terbanyak di dunia. Hampir 462 ribu coffee shop tumbuh dari budaya nongkrong, UMKM, dan ekosistem digital.
Suryo menjelaskan, motivasi utamanya membangun pabrik di Lampung Timur adalah untuk menekan angka pengangguran yang tinggi di daerah asalnya.
Kasi Lalu Lintas dan Angkutan Dinas Perhubungan Tanah Datar, Jack Maradona, menyampaikan pada kegiatan tersebut tercatat sebanyak 196 pelaku UMKM berjualan.
Sebagai agency terkemuka, HDA GO memposisikan diri sebagai solusi end-to-end bagi pemilik restoran, coffee shop, tempat makan, hingga penginapan.
Berawal dari usaha rumahan, Finetrus sukses menjadi UMKM perlengkapan tidur favorit di Shopee. Fokus pada kualitas bedding, Finetrus tumbuh pesat lewat inovasi dan digitalisasi.
Selain itu lanjut dia, segera menghubungi layanan panggilan darurat 112 agar petugas yang bersiaga dapat menindaklanjuti laporan yang disampaikan oleh masyarakat Kota Bengkulu.
Alokasi anggaran sebesar Rp200 juta untuk mendukung berbagai program kebersihan, meskipun saat ini teknis pelaksanaan masih akan dibahas lebih lanjut.
Harga komoditas cabai merah keriting di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, masih bertahan Rp35 ribu per kilogram sejak sepekan terakhir setelah pasokan mulai normal.
RUMAH warga yang berada di empat kecamatan di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, terendam banjir selama dua hari terakhir.
Berdasarkan pemantauan BMKG, Bibit Siklon Tropis 93S memiliki kecepatan angin maksimum mencapai 55 knot atau sekitar 74 kilometer per jam
Pada periode penyaluran 2025, lanjut dia, jumlah penerima bantuan pangan mengalami penurunan sebesar 1,3 persen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved