Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah melaporkan 13 desa di Banggai Laut terendam banjir. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, tetapi 322 keluarga terdampak.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sulteng, Andi Sembiring, mengatakan banjir yang melanda 13 desa itu masuk dalam empat kecamatan, yakni Banggai, Banggai Selatan, Banggai Tengah, dan Banggai Utara.
"Laporan di lapangan, banjir akibat tingginya curah hujan yang turun di Bangai Laut sejak Kamis (4/7)," terangnya dalam pernyataan resmi yang diterima di Palu, Jumat (5/7).
Menurut Andi, tingginya curah hujan tersebut membuat debit air sungai yang melintasi empat kecamatan meningkat sehingga meluap ke permukiman warga. "Saat ini kami masih berkoordinasi dengan aparat masing-masing desa setempat terkait kerusakan dan lainnya. Selain itu, kami bersama BPBD Bangai Laut membantu warga membersihkan material banjir," ungkapnya.
Baca juga : Imbas Sungai Samalera Meluap, Puluhan Rumah di Poso Terendam Banjir
Dari hasil pendataan di lapangan ada 322 kepala keluarga yang terdampak banjir dari 13 desa. Detailnya, enam desa di Kecamatan Banggai, yakni Kokini, Lambako, Pasir Putih, Kelurahan Lompio, Tanobonununga, dan Dodung, serta dua di Banggai Selatan, yakni Tolokibit dan Bentean. Kemudian tiga desa di Banggai Tengah, yaitu Badumpayan, Adean, Mominit, serta dua lainnya di Banggai Utara, yakni Bone Baru dan Paisumosoni.
"Pendataan di lapangan masih dilakukan. Yang pasti tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini," tegasnya.
Andi menambahkan, bahwa masyarakat yang terdampak di 13 desa saat ini membutuhkan bantuan logistik. "warga juga meminta pemerintah segera melakukan normalisasi sungai, karena di lokasi hujan masih turun," tandasnya. (Z-2)
Hujan dengan intensitas cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir di daerah itu mengakibatkan banjir dan merendam ratusan rumah.
Demi keamanan, warga kini bekerja dengan perlengkapan pelindung dan memastikan aliran energi tetap padam hingga kondisi benar-benar kering.
Faktor ekonomi menjadi pertimbangan utama bagi para penyintas. Harga yang sangat terjangkau membuat kios ini menjadi primadona bagi warga yang sedang merintis kembali hidupnya.
Pelayanan yang diberikan harus sesuai dengan harapan publik.
WARGA Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, masih dihantui banjir hingga Maret 2026, sejak banjir besar yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.
Masih banyak warga menghadapi kesulitan akibat banjir yang melanda akhir tahun lalu
Mantan Bupati Banggai Laut Wenny Bukamo akan menjalani pidana penjara selama 4 tahun dan 6 bulan dikurangi masa penahanan.
Selain perkara Bupati Banggai Laut, KPK juga melimpahkan perkara dua tersangka lain ke Pengadilan Tipikor Sulawesi Tengah untuk segera disidangkan.
Penahanan ketiga tersangka itu dilanjutkan oleh tim JPU hingga 20 Februari mendatang. Rencananya, persidangan akan digelar di Palu.
"Telah dilaksanakan tahap dua yakni penyerahan tersangka dan barang bukti pada Senin (1/2) dari tim penyidik KPK kepada tim jaksa penuntut umum (JPU) KPK."
KPK terus mendalami dugaan uang suap dalam kasus Bupati Banggai Laut Wenny Bukamo yang diduga untuk kepentingan Pilkada 2020.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved