Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR melanda Poso, Sulawesi Tengah. Meski tidak ada korban jiwa, namun puluhan rumah di dua desa kabupaten itu terdampak.
Penata Penanggulangan Bencana BPBD Poso, Muhammad Ruum mengatakan, banjir yang terjadi pada Kamis (16/5) malam sekitar pukul 23.00 WITA itu melanda Desa Maranda dan Trimulya di Kecamatan Poso Pesisir.
“Banjir terjadi karena Sungai Samalera meluap akibat hujan sedari pukul 16.00 WITA,” terangnya, Jumat (17/5).
Baca juga : Puluhan Gempa Susulan Terjadi di Poso, Warga Diminta Waspada
Menurut Ruum, akibat luapan Sungai Samalera itu, rumah-rumah warga kemudian terendam banjir setinggi mata kaki orang dewasa.
“Dari laporan yang diterima pihak BPBD Poso, ada sekitar 50 rumah terendam banjir di Desa Trimulya,” ungkapnya.
Selain itu, lanjut Ruum, di Desa Maranda terdapat satu unit Puskesmas, tiga unit bangunan sekolah, dan satu unit rumah ibadah terdampak banjir.
“Meskipun tidak ada korban jiwa, kami mengimbau warga untuk tetap selalu waspada, mengingat cuaca akhir-akhir ini di wilayah Kabupaten Poso tidak menentu,” tandasnya.
Saat ini warga yang terdampak banjir memilih bertahan di rumahnya masing-masing karena air luapan sungai berangsur turun. (TB)
Korps Relawan Bencana di bawah Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) menyelenggarakan rangkaian Psychosocial Support Program bagi anak-anak dan guru terdampak gempa bumi di Kabupaten Poso.
KEMENTERIAN Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan Kabupaten Poso sebagai kawasan Warisan Geologi (Geoheritage) melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 265.K/GL.01/MEM.G/2025.
Wakil residen RI Gibran Rakabuming Raka menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam penanganan korban gempa bumi yang melanda Kabupaten Poso.
Kegiatan ini melibatkan personel Pos Kamtibmas Tamanjeka, Tim Alfa 1, dan Tim Alfa 2. Mereka mengangkat reruntuhan, meja, dan kursi yang rusak akibat gempa.
Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan kebutuhan dasar bagi para korban gempa bumi di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, telah terpenuhi
SATGAS III Preventif Operasi Madago Raya Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah menggelar razia kendaraan di empat pos keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Minggu (10/8).
Menurut BPBD, korban meninggal dunia merupakan warga Pacitan yang tertimpa reruntuhan dinding saat gempa terjadi.
Ada dua fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan, yaitu Sekolah Dasar (SD) Jetis dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 Jetis, dengan kerusakan cukup berat.
Analisa cuaca harian menjadi pijakan utama dalam pengambilan keputusan strategis.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan penanganan bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal tidak boleh berhenti pada fase tanggap darurat.
BPBD Kudus mengatakan longsor terjadi di Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog tersebut karena intensitas hujan yang sangat lebat.
Cuaca ekstrem tersebut memicu setidaknya 14 kejadian bencana tersebar di 15 kecamatan, mulai dari pohon tumbang, kerusakan rumah warga, hingga gangguan fasilitas umum.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved