Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
RATUSAN warga yang terdampak banjir di Desa Bobo, Sigi, Sulawesi Tengah, berharap bantuan logistik.
Salah satu warga Desa Bobo, Affandi Rahman mengatakan, saat ini warga masih berada di tenda pengungsian yang dibangun secara darurat di tempat aman.
Selain itu, pembersihan rumah-rumah warga dari material banjir seperti air dan lumpur juga sudah dilakukan.
Baca juga : Bantuan Kemanusian untuk Korban Banjir Bandang Parigi Moutong Terus Mengalir
“Meski banjir sudah surut, warga masih bertahan di tenda pengungsian. Yang mendesak sekarang logistik, mulai dari makanan, minuman, obat-obatan, kebutuhan bayi, dan kebutuhan ibu hamil,” terangnya saat dihubungi Media Indonesia dari Palu, Rabu (3/7).
Sebelumnya, banjir melanda 71 rumah warga di Desa Bobo, Kecamatan Dolo Barat. Meski tidak ada korban jiwa, ratusan warga mengungsi ke tempat aman.
Kepala Desa Bobo, Arifin menjelaskan, banjir terjadi akibat curah hujan yang tinggi sejak Senin (1/7) hingga Selasa (2/7).
Baca juga : Parigi Moutong Tetapkan Status Tanggap Darurat, Delapan Desa Terdampak Banjir
Akibatnya, rumah warga terendam banjir bercampur lumpur.
“Ada 71 unit rumah terdampak, terdiri dari rusak ringan 36 unit, rusak sedang 18 unit rumah, dan rusak parah sebanyak 17 unit,” bebernya dalam pernyataan resmi yang diterima Media Indonesia di Palu, Rabu (3/7).
Untuk warga yang terdampak banjir, lanjut Arifin, berjumlah 286 jiwa dari 73 kepala keluarga.
Baca juga : Satu Orang Tewas akibat Banjir Bandang di Parigi Moutong
“Dari ratusan warga itu ada lansia, bayi, dan ibu hamil,” ucapnya.
Hingga saat ini, pemerintah dibantu TNI-Polri dan warga telah membersihkan ruas jalan yang dipenuhi material banjir. Beberapa warga juga telah pulang membersihkan rumahnya dari material banjir.
“Kebutuhan mendesak pangan. Namun di lokasi sudah dibangun dapur umum dari Dinas Sosial. Adan ada juga posko kesehatan Dinas Kesehatan untuk memberikan pelayanan pengobatan,” tandasnya. (Z-8)
BMKG merilis prakiraan cuaca untuk Rabu, 27 Agustus 2025. Sejumlah kota besar di Indonesia berpotensi mengalami berbagai cuaca.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca terbaru untuk Selasa, 19 Agustus 2025. Sejumlah wilayah Indonesia diprediksi mengalami cuaca ekstrem.
BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia untuk Kamis, 7 Agustus 2025.
Peringatan dini berlaku mulai 1 hingga 6 Agustus 2025. Banjir rob bisa masuk ke pemukiman warga, jalan dan tempat umum.
Untuk korban yang memiliki lahan di luar Timbulsloko bisa dapat bantuan melalui relokasi. Sementara yang tidak punya lahan, bantuannya berupa rumah apung
BMKG merilis prakiraan cuaca untuk Selasa, 29 Juli 2025. Berbagai kondisi cuaca seperti berawan, udara kabur, hujan ringan hingga sedang
Curah hujan tinggi pada Jumat (29/8) malam hingga Sabtu (30/8) hingga dini hari mengakibatkan banjir bandang dan longsor
Hujan deras tiba-tiba atau cloudburst memicu banjir bandang dan longsor di Pakistan dan India. Ilmuwan memperingatkan hujan ekstrem akan meningkat akibat krisis iklim.
Sebanyak 56 orang tewas dan puluhan lainnya hilang setelah banjir bandang disertai lumpur terjadi di Kashmir.
Sedikitnya empat orang tewas dan sekitar 100 orang lainnya dilaporkan hilang saat banjir bandang menerjang Uttarakhand India.
Puluhan orang diduga tejebak usai banjir bandang di Uttarkashi, India.
TINGGINYA intensitas hujan yang terjadi sejak Minggu (3/8) malam menyebabkan banjir bandang dan longsor menerjang Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved