Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
YAYASAN Ibnu Abbas Klaten mulai mengoperasikan Klinik Pratama Rawat Jalan. Peluncuran awal (sotf launching) fasilitas kesehatan yang dibangun di Masjid M Muinudinillah Kampus 2 PPTQ (Pondok Pesantren Tahfizhul Quran) Ibnu Abbas Troso, Karanganom, Klaten itu disambut positif wali santri dan masyarakat sekitar.
"Syukur alhamdulillah, hari ini kami resmi membuka layanan kesehatan masyarakat," kata Kepala Klinik Pratama Ibnu Abbas Klaten, Luluk Dwi Astuti Rachmasari, Minggu (23/6).
Klinik ini melayani pemeriksaan kesehatan masyarakat, baik layanan pemeriksaan umum, gigi, serta kesehatan ibu dan anak.
Baca juga : BPJS Kesehatan Beri Penghargaan Klinik Utama Jantung Hasna Medika
Dalam memberikan pelayanan kesehatan masyarakat, Klinik Pratama Ibnu Abbas Klaten dengan mengedepakan prinsip pelayanan yang mudah, cepat, nyaman, dan menenangkan.
Menurut Luluk, soft launching klinik terselenggara atas kerja sama dengan ProZis, Home Care RSI Klaten, Pemdes Troso, dan Persatuan Orangtua Santri Kuttab (Posku) Ibnu Abbas.
Bersamaan soft launching klinik, Yayasan Ibnu Abbas menggelar pengajian ahad pagi di Masjid Muinudinillah, khitan massal 80 anak, serta pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis.
Baca juga : Simas Sehat Sejahtera Resmikan Layanan Immunotherapy Nusantara by Terawan
Pengajian ahad pagi yang penuh khidmat itu menghadirkan narasumber Direktur PPTQ Ibnu Abbas, KH Muhammad Uqbah Azis. Turut hadir Suciningsih, Ketua Yayasan Ibnu Abbas.
Kemudian, khitan 80 anak yang terdiri dari 55 anak yatim/dhuafa yang dibiayai ProZis Ibnu Abbas, dan 25 anak lainnya berbayar. Khitan massal ini diadakan di Gedung Shinta, Pemdes Troso.
Wakil Ketua Yayasan Ibnu Abbas Klaten, Samad, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya cita-cita dari Yayasan Ibnu Abbas Klaten mendirikan Klinik Pratama Rawat Jalan.
Baca juga : Inovasi SIMRS UPMEDIK, Solusi Digitalisasi Rumah Sakit dan Klinik di Indonesia
Tujuan didirikan klinik ini untuk melayani para santri dan civitas pondok. Sehingga, mereka kini tidak memikirkan lagi tempat pelayanan kesehatan atau berobat jika mengalami sakit.
"Dengan beroperasinya Klinik Pratama juga sekaligus memberikan rasa tenang bagi para wali santri jika anaknya di pondok ini sakit sudah ada klinik yang menangani," imbuh Samad.
Kehadiran Klinik Pratama juga diharapkan bisa meningkatkan kesehatan masyarakat sekitar. Maka, setelah semua perizinan terpenuhi dapat segera melayani pasien BPJS Kesehatan.
"Harapan kami tiga tahun ke depan, Klinik Pratama Ibnu Abbas sudah dapat melayani pasien rawat inap. Untuk fasilitas pasien rawat inap atau gedung kini pun sudah disiapkan," ujarnya. (Z-3)
Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan tubuh terus dilakukan berbagai pihak.
Berdasarkan laporan Global Gender Gap 2025, posisi Indonesia naik tiga peringkat ke urutan 97 dunia dengan skor kesetaraan yang meningkat menjadi 69,2%.
Laporan Halodoc Q1 2026 mencatat lonjakan gangguan kecemasan dan masalah pencernaan selama Ramadan hingga Idul Fitri.
Jika ditemukan pasien dengan indikasi klinis yang mengarah pada gejala campak, petugas medis akan segera melakukan tindakan lanjutan.
Plt Dirjen Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni, mengimbau kepada masyarakat untuk tidak sembarangan menyentuh balita untuk mencegah terjadinya penularan campak.
Poltekes Bhakti Kencana menawarkan tiga program studi strategis yang dirancang berdasarkan kebutuhan pasar kerja
WAKIL Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menegaskan peran strategis pondok pesantren sebagai rumah peradaban dan sumber kader pemimpin bangsa.
Insiden kebakaran yang terjadi di lantai dasar Pondok Pesantren Al Mawaddah, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, menyebabkan sedikitnya sembilan santri alami gangguan pernapasan
Tim Phoevaya mengembangkan CalmiBand, sebuah gelang pintar yang dirancang untuk membantu anak autistik dengan memantau tingkat emosi dan stres secara real time.
WAKIL Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i memastikan agar seluruh santri di Indonesia mendapatkan akses program Makan Bergizi Gratis (MBG)
MENTERI Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya penguatan karakter santri berbasis kecerdasan kontemplasi. Hal ini disampaikannya saat membuka Expo Kemandirian Pesantren.
Potensi besar jumlah santri di Indonesia dapat menjadi kekuatan nyata dalam menciptakan masa depan yang berkelanjutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved