Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jawa Tengah, Jumat (14/6), kembali mengeluarkan peringatan dini sepanjang hari ini, hujan masih berpotensi terjadi di sebagian besar daerah di Jawa Tengah meskipun intensitas menurun dibandingkan sehari sebelumnya terutama pada siang, sore, dan awal malam.
Berdasarkan pengamatan satelit cuaca pukul 06.00 WIB, pada pagi hingga siang sebagian besar daerah cerah berawan, cuaca baru akan mengalami perubahan mulai siang yakni turun hujan ringan.
"Angin dari arah timur ke barat daya dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam, suhu berkisar 24-33 derajat celcius dan kelembaban 60%-95%," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Arif N.
Baca juga : Potensi Hujan di Sejumlah Daerah di Jawa Tengah Hingga Lebaran Idul Adha
Hujan sedang hingga lebat tidak merata, lanjut Arif, masih berpotensi terjadi terutama di kawasan pegunungan dan dataran tinggi, bahkan dapat disertai angin kencang dan petir yakni di daerah Banjarnegara, Wonosobo, dan Temanggung.
Cuaca hujan ringan hingga sedang, ungkap Arif, diperkirakan terjadi pada siang, sore dan malam hari di Purbalingga, Mungkin, Boyolali, Ungaran dan Magelang, sedangkan hujan ringan di Purwokerto, Karanganyar, Klaten, Sragen, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Kendal, Batang, Kajen, Slawi, Salatiga, Semarang, Bumiayu, Majenang, dan Ambarawa.
Daerah sisanya, demikian Arif, seperti Cilacap, Kebumen, Purworejo, Sukoharjo, Wonogiri, Purwodadi, Blora, Rembang, Pemalang, Brebes, Surakarta, Pekalongan, dan Tegal berawan sepanjang hari ini.
"Tinggi gelombang di perairan utara Jawa Tengah 0,2-1,3 meter dan di perairan selatan 1,2-2,5 meter," imbunya. (Z-3)
BMKG Semarang peringatkan potensi bencana hidrometeorologi di Jawa Tengah dalam 3 hari ke depan. Cek daftar 10 daerah yang wajib waspada cuaca ekstrem!
Cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di 32 daerah di Jawa Tengah Kamis (26/3) dan dapat menimbulkan dampak bencana hidrometeorologi serta air laut pasang (rob) dengan ketinggian 1 meter
SEJUMLAH pemudik Lebaran 2026 yang pulang ke Jawa Tengah (Jateng) mengaku merasakan hasil geliat pembangunan yang ada di provinsi ini.
SEJUMLAH pemudik yang melintasi Jawa Tengah (Jateng) pada arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 memberikan apresiasi terhadap kondisi infrastruktur jalan serta layanan yang disiapkan.
MEMASUKI musim arus balik Lebaran 2026, volume penumpang kereta api di Stasiun Tegal, Jawa Tengah, masih menunjukkan angka yang tinggi.
POSKO Mudik Dewan Pimpinan Wilayah Partai NasDem Jawa Tengah (Jateng) layani pemudik tetap bugar menuju kampung halaman di momen libur Lebaran 2026.
Jakarta ditetapkan masuk dalam kategori Siaga akibat potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat memicu gangguan aktivitas masyarakat serta risiko bencana hidrometeorologi.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Maluku
BMKG menghimbau peningkatan kesiapsiagaan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Kupang, Rote Ndao, Alor, dan Mamuju.
Terpantau Siklon Tropis Nuri yang sedang aktif di Samudra Pasifik bagian utara Papua. Fenomena ini menyebabkan belokan dan perlambatan angin di sekitar wilayah Maluku Utara.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Hujan ringan hingga sedang mengguyur Jakarta sejak pagi akibat aktivitas tiga bibit siklon tropis yang memicu pembentukan awan hujan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved