Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
BERDASARKAN data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), prakiraan cuaca pada Jumat (14/6) menunjukkan daerah perlambatan kecepatan angin atau konvergensi terpantau di beberapa wilayah di Indonesia.
Daerah yang mengalami perlambatan kecepatan angin, memanjang di wilayah perairan sebelah barat Aceh, perairan barat Aceh, lerairan barat Sumatra Barat hingga Riau, Jawa Tengah hingga Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara bagian utara, Sulawesi Tenggara hingga Sulawesi Barat, Laut Sulawesi hingga Filipina Laut Maluku hingga perairan utara Papua Barat, Laut Seram, dan Papua bagian tengah.
Selanjutnya, daerah pertemuan angin atau konfluensi juga terpantau berada di Kepulauan Riau dan Laut Cina Selatan. Kondisi ini berpotensi meningkatkan pembentukan awan hujan di sepanjang daerah konvergensi atau konfluensi tersebut.
Baca juga : Sejumlah Wilayah di Tanah Air Diprediksi Diguyur Hujan Hari Ini
Selain itu, BMKG menyebut intrusi udara kering atau dry intrusion dari belahan bumi bagian selatan diketahui melintasi wilayah Papua Selatan dan Laut Arafuru. Situasi ini diketahui mampu mengangkat uap air basah di depan batas intrusi menjadi lebih hangat dan lembab di wilayah Laut Banda, Maluku, Laut Seram dan Pulau Papua.
Suhu udara umumnya berkisar antara 20 hingga 35 derajat Celcius, dengan kelembaban berkisar antara 45 hingga 100 persen.
Berdasarkan Peta Fire Danger Rating System, beberapa wilayah dengan kategori sangat mudah terjadi kebakaran meliputi Aceh, Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi bagian Selatan, Maluku, dan Papua Selatan
Baca juga : Cuaca Indonesia: Berawan dan Hujan di Berbagai Wilayah, BMKG Ingatkan Potensi Banjir
BMKG juga mengimbau kepada masyarakat di wilayah tersebut agar tidak membakar sampah atau membuang puntung rokok sembarangan.
Prakiraan tinggi gelombang laut di wilayah Indonesia berkisar antara 0,5 hingga 2,5 meter. Waspadai potensi banjir rob esok hari di pesisir utara Jawa Tengah dan terdapat potensi angin kencang di Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Barat.
Pulau Sumatera
Baca juga : Prakiraan Cuaca 28 Mei, Terjadi Konvergensi Panjang di Beberapa Wilayah Indonesia
Pulau Jawa
Pulau Bali dan Nusa Tenggara
Pulau Kalimantan
Baca juga : Prakiraan Cuaca Esok Hari, Senin (27/5) di Kota Besar Wilayah Indonesia
Pulau Sulawesi
Wilayah Indonesia Timur
Semoga informasi ini bermanfaat dan membantu dalam memahami kondisi cuaca dan meteorologi di wilayah Indonesia. Tidak lupa untuk tetap waspada terhadap risiko yang kemungkinan terjadi. (Z-6)
Kombinasi suhu dan kelembapan tersebut menyebabkan suhu yang dirasakan masyarakat bisa lebih tinggi dari angka sebenarnya.
"Perubahan cuaca yang cepat juga perlu menjadi perhatian dalam merencanakan perjalanan darat, laut, dan udara, termasuk aktivitas luar ruang seperti ibadah dan wisata."
BMKG memprediksi cuaca DKI Jakarta pada 21 Maret 2026 didominasi berawan tebal dengan potensi hujan ringan di sore hari. Simak detailnya.
BMKG rilis peringatan gelombang tinggi hingga 4 meter di perairan Indonesia 19-22 Maret 2026. Cek daftar wilayah dan imbauan keselamatan pelayarannya.
BMKG merilis prakiraan cuaca DKI Jakarta 19 Maret 2026. Waspadai potensi hujan sedang hingga lebat pada sore hari di Jakarta Selatan dan Timur.
Cuaca ekstrem di Jawa Tengah sudah mulai mereda pada Rabu (18/3), namun di banyak daerah masih berpeluang diguyur hujan ringan-sedang terutama di jalur mudik.
Kombinasi fenomena atmosfer ini memicu potensi cuaca yang cukup signifikan di beberapa titik di Indonesia. BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi Hujan
Dalam 24 jam ke depan, sistem ini diprediksi bergerak menuju Teluk Carpentaria dengan kecepatan angin maksimum mencapai 30 knot dan tekanan minimum sekitar 996 hektopaskal
BMKG memprediksi cuaca DKI Jakarta pada 21 Maret 2026 didominasi berawan tebal dengan potensi hujan ringan di sore hari. Simak detailnya.
BMKG menjelaskan, dalam 24 jam ke depan siklon tersebut diprediksi bergerak ke arah barat menuju Teluk Carpentaria dengan kecepatan angin maksimum mencapai 65 knot dan tekanan minimum 978 hPa.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam menginformasikan prakiraan cuaca pada 20 dan 21 Maret 2026.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Maluku
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved