Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
DITRESKRIMSUS Polda Sumatra Utara (Sumut) menangkap tangan enam pelaku pencurian kelapa sawit milik PTPN IV di Kabupaten Simalungun yang merugikan negara mencapai Rp100 miliar.
Dalam video amatir penangkapan pelaku pada Selasa (11/6). Pelaku diringkus saat persiapan akan melakukan transaksi ke penadah.
Lokasinya di suatu rumah yang dijadikan tempat penyimpanan ratusan ton kelapa sawit. Namun, saat ditangkap, satu di antara enam tersangka sempat memberontak dengan cara menangis histeris karena merasa tidak melakukan kejahatan.
Baca juga : Judi Tembak Ikan Resahkan Warga Bandar Nagori Simalungun
Usai ditangkap, keenam tersangka dan barang bukti berupa ratusan ton kelapa sawit, truk, dan alat-alat lain dibawa ke Ditreskrimsus Polda Sumut.
Menurut Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi atas kejahatan pencurian ini negara mengalami kerugian senilai Rp100 miliar. Ini karena selama tiga tahun para tersangka berhasil mendapatkan 20 ton kelapa sawit per minggu.
Seharusnya hasil panen kelapa sawit itu bisa meningkatkan perekonomian negara. Maklum, Sumatra Utara merupakan penghasil kelapa sawit terbanyak.
Baca juga : Tujuh Pelaku Judi Sabung Ayam di Tanah Jawa Ditangkap Polisi
Akibat dicuri banyak, perekonomian di sektor perkebunan makin melemah. Ini pun mengancam banyak hal, salah satunya pendapatan petani dan negara.
Penyidik Subdit Indag Ditreskrimsus Polda Sumut tidak berhenti di situ. Pihaknya akan mendalami kasus tersebut.
Ada kemungkinan kasus itu, kata dia, melibatkan orang-orang dari PTPN IV atau pihak-pihak instansi lain. Para tersangka dikenai Pasal 111 jo Pasal 78 Undang-Undang RI Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan dan UU Cipta Kerja. (Z-2)
Dengan mengurangi harga barang yang dilaporkan, maka bea masuk yang dibayarkan juga akan berkurang dan hal tersebut sangat merugikan ekonomi dari sisi pendapatan negara.
Purbaya mengingatkan, ke depan pihaknya tidak akan memberikan kesempatan perusahaan-perusahaan kelapa sawit untuk bisa kembali melakukan praktik under invoicing.
KSPSI menekankan pentingnya standar hubungan industrial yang setara dan berkeadilan di sektor perkebunan kelapa sawit.
Siklon tropis Senyar yang membawa curah hujan ekstrem memang menjadi pemicu utama banjir. Namun, menurutnya, faktor manusia dan aktivitas industri juga perlu dikaji lebih serius.
PT Astra Agro Lestari Tbk menegaskan konsistensinya dalam menjalankan kebijakan keberlanjutan, termasuk Nol Deforestasi, yang telah menjadi bagian dari operasional perusahaan sejak 2015.
Bencana banjir bandang yang terjadi di tiga provinsi di Pulau Sumatera, bukan hanya karena faktor alam, tapi akibat penebangan hutan.
Dalam menghadapi tantangan industri perkebunan modern, PTPN XIV tidak hanya fokus pada peningkatan produktivitas di lapangan, tetapi juga mendorong transformasi digital
Perusakan sekitar 150 ribu batang kopi milik PTPN I Regional 5 di Desa Kaligedang, Kecamatan Sempol, Bondowoso, Jawa Timur, menimbulkan dampak yang besar.
DANATARA menegaskan komitmennya terhadap tata kelola yang bersih, transparan, dan profesional, sejalan dengan prinsip pengelolaan investasi negara yang berintegritas.
Upaya memperkuat ekonomi masyarakat di kawasan lereng Gunung Ijen mendapat dorongan baru. PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) resmi memulai program replanting kopi Arabika Jawa.
Dugaan korupsi jual beli aset negara ini menyebabkan potensi kerugian keuangan negara yang kini masih dalam proses audit dan penghitungan oleh tim auditor independen.
Inisiatif ini juga akan dikaji lebih lanjut untuk diterapkan pada program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR),
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved