Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
JELANG perhelatan Pilkada Serentak 2024, sejumlah gambar baliho calon kepala daerah sudah mulai terpasang di sejumlah titik. Pada Bursa Pilgub Sumbar 2024, Baliho 'Sumbar Berdaya' Raihan Ariatama juga tersebar di Sumatera Barat.
Baliho 'Sumbar Berdaya' bergambar Raihan Ariatama bertebaran di seantero kabupaten/kota se-Sumatera Barat. Selain bertuliskan 'Sumbar Berdaya', baliho tersebut memuat QR Code yang langsung mengarahkan pengguna ke akun Instagram Raihan Ariatama. Baliho menggunakan 3 warna bendera Marawa khas Minangkabau, yaitu hitam, merah dan emas.
Baca juga : Bawaslu belum Dapat Tindak Baliho Pilkada 2024
Salah satu titik baliho adalah Simpang Alay, depan Kantor DPRD Provinsi Sumatera Barat, Kota Padang. Baliho juga terlihat di dekat Pasar Raya Kota Padang dan Jalan S. Parman menuju Bandara Internasional Minangkabau.
Tidak hanya di Kota Padang, baliho 'Sumbar Berdaya' Raihan Ariatama juga terpasang masif di kabupaten/kota se-Sumatera Barat, seperti Pasaman, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Kabupaten dan Kota Solok, Payakumbuh.
Baliho juga terpasang di beberapa ruas jalan Bukittinggi, Tanah Datar dan Sijunjung. Dalam suatu kesempatan, Raihan menuturkan bahwa dorongan untuk maju di Pilgub Sumbar datang dari anak-anak muda Sumbar.
Terkait dengan masuknya nama Raihan dalam bursa Pilgub Sumbar 2024, Pengamat Politik 2Indos, Khalid Akbar, menyampaikan bahwa pemuda-pemuda Minang artinya sudah dipercaya, diperbincangkan dan digaungkan untuk memimpin teritorial provinsi.
"Raihan harus mampu menawarkan, meyakinkan dan memberikan solusi kepada masyarakat dengan program-program yang dapat melindungi, mengokohkan dan memajukan Adaik Basandi Syarak," ujar Khalid Akbar dalam pernyataannya di media. (Z-8)
Bupati Pati Sudewo terjaring OTT KPK hari ini. Simak fakta-fakta lengkap, rekam jejak kasus sebelumnya, kekayaan, hingga kontroversi kebijakan yang pernah memicu protes warga.
Pengalihan kewenangan memilih kepala daerah ke DPRD dinilai akan menggeser sumber legitimasi kekuasaan dari rakyat ke elite politik.
Perludem menilai efisiensi anggaran seharusnya ditempuh melalui digitalisasi pemilu, penyederhanaan tahapan, serta rasionalisasi badan ad hoc.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, dan Gubernur Aceh Muzakir Manaf dinilai bisa tersingkir.
Mada menjelaskan, musyawarah/mufakat hanya bermakna demokratis apabila memenuhi syarat deliberasi, yakni adanya pertukaran gagasan secara setara dan terbuka.
PIDATO Presiden Prabowo Subianto mengirimkan sinyal yang jelas bahwa demokrasi itu jorok, messy, berbiaya mahal, dan hal lain sebagainya
Bahkan, dia juga mengaku tidak pernah berkeinginan atau sekadar membayangkan untuk menjadi pemimpin ibu kota.
Menurutnya, tingkat partisipasi pemilih di Pilkada 2024 mengalami penurunan dibandingkan pemilihan presiden (pilpres) dan pemilihan legislatif (pileg) 2024
MK menggelar sidang lanjutan perselisihan hasil pemilihan umum kepala daerah (PHPU Pilkada) 2024, diantaranya Pilkada Provinsi Papua Pegunungan dan Provinsi Papua.
Pada sidang perdana, Rabu (8/1), Anwar Usman tidak dapat ikut bersidang karena dirawat di rumah sakit akibat terjatuh.
Ketua MK Suhartoyo menjelaskan bahwa sidang tetap akan dilaksanakan oleh tiga panel Hakim Konstitusi.
MK baru menerima sebanyak 152 permohonan, terdiri dari 119 permohonan soal pilkada tingkat kabupaten dan 33 pilkada tingkat kota.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved