Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSAINGAN antarkandidat yang akan bertarung dalam pemilihan Bupati (Pilbup) Kabupaten Garut Jawa Barat (Jabar) semakin memanas. Menurut hasil survei internal dari Barisam 8 Center baru-baru ini, sudah terlihat popularitas calon-calon yang akan berkompetisi memperebutkan posisi Bupati Garut.
Dalam hasil survei tersebut, nama Ketua DPW Barisan 8 Center Jabar, Rhesa Yogaswara yang digadang-gadang maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar, menempati urutan teratas. Kemudian diikuti Lutfianisa Putri Karlina, Dudung Sudiana serta UU Saepudin.
Menurut Ketua Harian DPP Barisan 8 Center Ferdiansyah Rusman, survei yang dilakukan pihaknya merupakan bagian dari upaya untuk mengukur popularitas dan dukungan terhadap calon-calon yang muncul dalam bursa Pilbup Garut mendatang.
Baca juga : Pemerintah Targetkan 7.154 Desa Tertinggal Bisa Naik Kelas Tahun Ini
Munculnya nama Rhesa dalam hasil survei tersebut, membuat relawan utama pendukung pasangan Prabowo-Gibran terkejut sekaligus gembira.
“Tentu kami akan menyikapi dan membahasnya terlebih dahulu sebelum mengambil Keputusan. Karena dari awal Resha Yogaswara kami siapkan untuk maju dalam Pilgub Jabar,” kata Ferdiansyah, Sabtu (1/6).
Menurut Ferdiansyah, dengan dinamika politik yang terus berkembang, banyak pihak yang memprediksi bahwa hasil survei yang nanti akan dilakukan lagi, bisa menunjukkan perubahan yang signifikan dalam urutan peringkat para calon. Karena masyarakat Garut, sangat antusias mengikuti perkembangan politik lokal dan terus memantau perubahan yang mungkin terjadi.
Baca juga : Presiden Jokowi Tinjau Kantor Presiden di IKN Juni Diharapkan Selesai
“Sama dengan masyarakat garut, kami juga penasaran, adanya perubahan dukungan dan strategi kampanye yang akan dilakukan dan tentu ini akan mempengaruhi hasil akhir dari Pilkada Garut 2024. Selain itu, ada juga spekulasi mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi hasil survei ini.
Beberapa pengamat politik lokal berpendapat bahwa isu-isu lokal, seperti pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, dan kebijakan ekonomi, sangat mempengaruhi preferensi pemilih,” ungkapnya.
Ferdiansyah melanjutkan, bahwa berkaca dari hasil survei tersebut, ini menunjukan bahwa Rhesa ke depannya perlu lebih aktif dalam berinteraksi dengan masyarakat dan menjelaskan program-program mereka untuk menarik lebih banyak dukungan. (Z-6)
Meski pengetahuan tinggi, sikap menghindari orang yang hidup dengan HIV (ODHIV) juga sangat tinggi.
AKADEMISI Universitas Nasional (UNAS) Jakarta, Firdaus Syam, mengatakan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin berpotensi jadi matahari baru dalam Pilpres 2029.
SURVEI Indekstat mengungkapkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menunjukkan angka yang tinggi.
Survei terbaru yang dirilis Voxpol Center Research and Consulting menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih tergolong tinggi.
Survei tersebut menemukan bahwa mayoritas responden (77%) memperkirakan akan tetap bekerja setelah mencapai usia pensiun.
Menurutnya, kepercayaan publik yang sudah terbentuk perlu dijaga agar tidak menurun di tengah dinamika kebijakan dan tantangan pemerintahan.
Tantangan pembangunan dinilai semakin kompleks sehingga penyusunan kebijakan tidak dapat lagi mengandalkan pendekatan percobaan atau trial and error.
Tantangan seperti pemerataan pembangunan dan stabilitas sosial memerlukan kerja bersama yang tidak terbatas pada satu wadah organisasi saja.
Ia menilai pesan utama Prabowo adalah penguatan postur pertahanan sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap negara.
DEWAN Pimpinan Pusat Generasi Muda Pembaharu Indonesia (Gempar Indonesia) mendesak pemerintah untuk mengakselerasi pembangunan di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
SELAMA ini kita terlalu sering memaknai pembangunan sebagai pembangunan fisik: jalan, jembatan, gedung, kawasan industri, dan infrastruktur digital, tapi melupakan manusia
WAKIL Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, mengatakan landasan kerja yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan harus menjadi acuan para pemangku kepentingan dalam pembangunan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved