Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMAHAMAN dan kapabilitas anggota Forum Investasi Lampung (FOILA) perlu diperkuat hingga ke level kabupaten/kota, karena besarnya potensi daerah untuk dieksplorasi.
Bahkan, kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lampung (KPw BI Lampung), junanto Herdiawan, FOILA perlu memperkuat sinergi dalam mengakselerasi investasi melalui penyajian daftar proyek investasi yang siap ditawarkan (Investment Project Ready to Offer/ I-PRO).
“Dalam mengoptimalkan potensi sektor pertanian, perkebunan, pariwisata, hingga energi baru terbarukan Lampung yang tersebar di kabupaten/kota, kita perlu pahami bersama dan siapkan I-PRO yang sesuai dengan preferensi pasar internasional,” ucap Junanto Herdiawan ketika membuka kegiatan Capacity Building FOILA di Holiday Inn Bukit Randu, Kota Bandar Lampung, pada Kamis (16/5).
Baca juga : 26 Tahun Menabung, Tukang Tahu Keliling Naik Haji
Ia menambahkan, proyek investasi yang siap ditawarkan atau I-PRO harus memenuhi beberapa kriteria agar dapat diterima oleh calon investor pada skala internasional.
Pada kesempatan yang sama, Director of Natural Resource Planning BKPM, Ratih Purbasari Kania merinci proyek I-PRO harus memenuhi aspek legal, teknis, bankable, atraktif, dan memiliki model bisnis yang jelas dan terukur.
“Kami menghargai keseriusan Provinsi Lampung dalam mendorong investasi melalui FOILA. Langkah berikutnya adalah mengeksplorasi potensi daerah menjadi daftar proyek investasi berstatus I-PRO, artinya clear and clear, memiliki model bisnis berkelanjutan, serta tentunya menguntungkan bagi calon investor,” kata Ratih.
Baca juga : Moody's Pertahankan Sovereign Credit Rating Indonesia Satu Tingkat Di Atas Investment Grade
Sementara Director of External Affairs PT Great Giant Food (GGP) Welly Soegiono berpendapat dalam perancangan proyek-proyek investasi berstatus I-PRO, pemerintah perlu mendorong penerapan skema Creating Shared Value (CSV) untuk mendayagunakan masyarakat lokal.
“Dengan prinsip CSV, investor tidak hanya memberikan bantuan sosial, namun mendukung transformasi petani atau masyarakat lokal menjadi small holder melalui sarpras produktif, pembiayaan, dan pembinaan,” jelasnya.
Ia mengungkapkan dalam bisnis PT GGP, pihaknya membina petani pisang di Tanggamus dan menjadi offtaker yang memasarkan pisang mereka ke pasar ekspor dengan harga yang mendukung kenaikan kesejahteraan petani.
Baca juga : Brunei Darussalam dan Laos Bergabung dalam Konektivitas Pembayaran ASEAN
Sebagai provinsi dengan keunggulan pada sektor pertanian dan perkebunan, Welly menilai, kesejahteraan petani merupakan faktor penting yang mendukung keberlanjutan usaha dalam jangka panjang.
“Pemerintah melalui K/L dan OPD teknis yang membidangi juga harus bersinergi untuk menghadirkan kemudahan investasi dari sisi fiskal maupun non fiskal pada proyek-proyek I-PRO,” sebutnya.
Pada sesi akhir Capacity Building tersebut, anggota FOILA dari kabupaten/kota juga memperoleh refreshment terkait penggunaan website FOILA. Refreshment ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi aktif kabupaten/kota dengan pembaharuan berkala informasi dalam website FOILA untuk mendorong peningkatan investasi di Lampung.
Baca juga : Ekonomi AS Diperkirakan tidak Stagflasi, ini Alasan Yellen
Saat ini, calon investor dapat dengan mudah mempelajari perkembangan perekonomian Lampung dan berbagai proyek investasi yang ditawarkan melalui https://investlampung.id/.
Sinergi antaranggota FOILA yang semakin kuat diharapkan dapat meningkatkan peran investasi agar pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung dapat mencapai level sebelum pandemi Covid-19, atau tumbuh di atas 5% (yoy) per tahun.
Capacity Building FOILA yang diinisiasi oleh Bank Indonesia Provinsi Lampung ini dihadiri oleh Bappeda, DPMPTSP, Disparekraf, dan Biro/Bagian Perekonomian Provinsi dan Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung.
(Z-9)
Tak kalah mencuri perhatian, Richie Leo, pelari berusia 67 tahun, membuktikan bahwa usia bukan halangan dengan memenangkan kategori Master.
Selain hujan lebat, BMKG memberi peringatan dini angin kencang di Provinsi Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, serta Kalimantan Barat.
Bank Woori Saudara KC Bandar Lampung gelar sosialisasi literasi keuangan di SDN 02 Langkapura.
Selain Mobile SKCK, Polresta Bandar Lampung juga memperkuat peran sosialnya dengan membuka klinik kesehatan.
Peningkatan pelayanan publik di Polresta Bandar Lampung merupakan wujud nyata implementasi kebijakan Kapolri untuk menjadikan Polri lebih dekat dengan masyarakat.
Persib Bandung hanya butuh delapan poin tambahan untuk mengunci gelar juara Liga 1 Indonesia musim ini. Saat ini, masih ada lima pertandingan tersisa.
Tren investasi pada 2026 diproyeksikan semakin mengarah pada penguatan portofolio yang mampu bertahan di tengah gejolak pasar.
Selama ini, hubungan Indonesia dan Uni Emirat Arab memang berkembang pesat, terutama pada sektor energi, infrastruktur, dan proyek-proyek pengembangan ekonomi baru.
BPKH menilai revisi UU Pengelolaan Keuangan Haji menjadi momentum strategis bagi lembaga tersebut untuk memperkuat tata kelola dan fleksibilitas investasi serta penguatan peran anak usaha.
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang kembali menunjukkan dampak investasi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal.
Harga emas dunia diperkirakan menguat moderat pada Kamis (26/2) didorong sentimen safe haven dan ketidakpastian global, dengan support di kisaran 5.180–5.200 dolar AS per troy ounce.
Simak prediksi harga emas Antam Rabu 25 Februari 2026. Waspada potensi koreksi harga usai pecah rekor Rp3,06 juta akibat aksi ambil untung di pasar global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved