Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno mengaku kecewa atas terulangnya insiden kecelakaan kapal wisata di Destinasi Super Prioritas Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kekecewaan Sandiaga itu disampaikan setelah Kapal Wisata Sea Safari 7 terbakar saat berlayar di perairan Taman Nasional Komodo, Rabu (2/5) lalu.
"Saya garis bawahi bahwa ini tidak boleh terjadi lagi kejadian serupa yang mengancam keamanan dan keselamatan wisatawan baik mancanegara maupun Indonesia," kata Sandiaga dalam acara The Weekly Brief with Sandi Uno (WBSU) yang disiarkan secara daring, Selasa (7/5).
Baca juga : 9 Target Kinerja Kemenparekraf di 2024
Sandiaga meminta Kapal wisata di Labuan Bajo perlu ditingkatkan kepatuhan terhadap Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainablility (CHSE) di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
"CHSE harus betul-betul dipatuhi dan diterapkan oleh para pengelola kapal wisata maupun tour operator," ujarnya.
Sandiaga berjanji akan menegakkan regulasi dan standarisasi keselamatan kapal wisata di Labuan Bajo dalam waktu dekat. Penerapan regulasi itu bekerjasama dengan Kementrian Perhubungan dan Otoritas Maritim.
Baca juga : Menparekraf: Realisasi Perjalanan Wisatawan Nusantara di 2023 Jauh dari Target
"Tidak boleh terjadi lagi kecelakaan atau insiden serupa yang mempengaruhi kepercayaan wisatawan terhadap keselamatan dalam berwisata di Labuan Bajo, " pintanya.
Media Indonesia menghimpun periode Januari - Mei 2024 telah terjadi 5 insiden kecelakaan kapal wisata. Hingga saat ini pihak Otoritas belum melakukan upaya mencegah terjadinya kecelakaan kapal wisata.
Terakhir insiden terbakarnya Kapal Wisata Sea Safari pada Kamis (2/5) di Perairan Pulau Penga Labuan Bajo. Kapolres Manggarai Barat AKBP Ari Satmoko mengatakan, dugaan sementara kebakaran karena kebocoran pada pipa BBM.
Saat kejadian kapal tersebut mengangkut 32 penumpang. 16 di antaranya merupakan turis asing dari berbagai negara. Tak ada korban jiwa dalam insiden itu. Namun semua dokumen wisatawan seperti paspor, bisa dan dokumen penting lainnya ikut hangus terbakar. (Z-10).
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
HADIRKAN kemandirian, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Gerakan Mahasiswa Wirausaha (Gemawira) dan Bank Infaq Masjid Raya Bintaro Jaya (MRBJ) menggelar Workshop.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) bersama Bank Infaq Amanah Banyumanik menggelar Workshop Baking Pizza dan Wingko Singkong bertajuk 'Berkah Melimpah Inovasi Komoditas Lokal'.
GUNA membuka lapangan kerja bagi para ibu, Yayasan Indonesia Setara (YIS) berkolaborasi dengan OK OCE Forever kembali menggelar pelatihan pengolahan kuliner populer, yakni nugget dan dimsum mentai.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) bersama Relawan Kamie Muda Aceh menyalurkan sembako di Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, pada 5–6 Januari 2026.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) menggelar bazar sembako murah serba Rp10.000 untuk meringankan beban warga terdampak bencana di Sumatra Barat.
KANTOR Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), menutup total pelayaran wisata ke perairan Taman Nasional Komodo akibat cuaca ekstrem.
Polda NTT mengambil langkah responsif dan tegas dalam menangani tragedi tenggelamnya kapal wisata semiphinisi KM Putri Sakinah di perairan Selat Padar, kawasan Taman Nasional Komodo.
Selain melakukan pengawasan, petugas kepolisian juga aktif memberikan edukasi keselamatan kepada calon penumpang sebelum naik kapal.
OPERASI pencarian dan pertolongan (SAR) korban tenggelamnya KM Putri Sakinah telah resmi ditutup. Namun, sejumlah perwakilan keluarga korban memilih tetap bertahan di Labuan Bajo, NTT
KANTOR Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo resmi membuka kembali pelayaran wisata menuju kawasan Taman Nasional Komodo mulai Jumat, 9 Januari 2026.
Saat ini sekitar 90% wisatawan yang datang ke Labuan Bajo melakukan aktivitas di laut, mulai dari menyelam, snorkeling, hingga wisata bahari lainnya
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved