Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SELURUH siswa dan guru, mulai dari Taman Kanak-Kanak hingga SMA, di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timu (NTT) mengenakan pakaian adat saat mengikuti upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Kamis (2/5) pagi.
Upacara digelar di masing-masing halaman sekolah berlangsung serentak pada pukul 07.00 Wita.
Di SMA Negeri 5 Kota Kupang, upacara dipimpin Wakil Kepala Sekolah Urusan Kesiswaan, Maria Diaz. Sedangkan pakaian adat yang dikenakan berasal dari seluruh daerah di NTT mulai Rote, Sabu Raijua, Sumba, Timor, Alor, Lembata, Flores Timur, Ende, Ngada, dan Manggarai.
Baca juga : Sekolah di Kupang Diliburkan Imbas Cuaca Ekstrem
"Kami tidak menentukan busana daerah mana yang dipakai, yang penting busana daerah yang berasal dari NTT," kata Maria Diaz.
Menurut Maria, mengenakan pakaian adat, sekaligus menanamkan kepada anak untuk mencintai budaya sendiri.
Tidak hanya di Hari Pendidikan Nasional, setiap Kamis, para siswa di Kota Kupang mengenakan rompi bermotif pakaian adat sebagai bagian dari upaya melestarikan pakaian adat daerah.
Baca juga : Rangkul Yayasan, Broker Octa Gelar Program Literasi 'Saya Suka Membaca'
Sedangkan, di kantor pemerintahan, para pegawai swasta maupun aparatur sipil negara mengenakan kemeja bermotif pakaian adat disertai sarung dari daerah asal pegawai tersebut.
Pada kesempatan tersebut, Maria minta para siswa aktif belajar untuk meraih cita-cita mereka. Belajar tidak hanya di dalam kelas, tetapi juga bisa melalui internet.
"Pesan yang ingin kami sampaikan dengan perayaan Hari Pendidikan Nasional ini adalah diharapkan para siswa lebih kreatif dan aktif dalam belajar mengejar cita-cita mereka," kata Maria.
Para siswa juga diminta berinovasi atau mengembangkan pendidikan yang mereka peroleh di sekolah dengan belajar melalu aplikasi yang tersedia secara online.
"Ilmu yang mereka dapatkan kemudian dipraktekkan dengan hasil karya mereka sendiri," pungkasnya. (Z-1)
ANTUSIASME masyarakat Kota Kupang terhadap vaksinasi Human Papilloma Virus (HPV) melampaui ekspektasi. Pada hari pertama pelaksanaan, Selasa (3/2), jumlah pendaftar mencapai 370 orang.
HUJAN lebat disertai angin kencang yang melanda Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (24/1) dini hari nyaris merenggut nyawa seorang anak perempuan.
Sjafrie menegaskan bahwa sejarah perjalanan Timor Timur adalah urusan kebangsaan yang harus diletakkan pada fondasi empati dan persaudaraan.
Sinergi seluruh stakeholder menjadi kunci utama dalam memastikan pengoperasian bandara internasional dapat berjalan optimal sejak hari pertama.
MENJELANG Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang mengungkapkan telah melakukan berbagai cara untuk meredam harga utamanya komoditas pangan.
HARI Studi dan HUT ke-50+1 Majelis Nasional Pendidikan Katolik (MNPK) digelar di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu (17/12).
IA sampai pada ujung hidupnya. Tapi narasi kepergiannya tak berujung. Ia pergi dalam sunyi. Pamit dalam diam. Diam dan sunyi itu menjadi saksi terakhir ziarah hidupnya.
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta lembaga terkait memberikan pendampingan psikososial untuk saudara dan keluarga anak korban bunuh diri di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved