Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) meliburkan seluruh siswa PAUD, SD, dan SMP mulai Sabtu (16/3) imbas cuaca ekstrem yang melanda daerah itu.
"Merujuk Surat Keputusan Wali Kota Kupang Nomor 64/KEP/HK/2024 tanggal 13 Maret 2024 tentang status tanggap darurat bencana alam cuaca ekstrem di Kota Kupang dan surat pernyataan bencana alam nomor 052/BPBD.363/III/2024, maka terhitung mulai 16-18 Maret, kegiatan belajar-mengajar dilaksanakan dari rumah," kata Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Dumuliahi Djami.
Menurutnya, siswa akan kembali masuk sekolah seperti biasa mulai Selasa (19/3).
Baca juga : Jalan Penghubung Kelurahan di Kota Kupang Ambles, Transportasi Lumpuh
Selain menetapkan status darurat bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang mulai melakukan pendataan atas dampak bencana tersebut.
Data sementara menyebutkan 78 rumah penduduk terdampak cuaca ekstrem, satu pasar tradisional, 4 infrastruktur, 12 perahu nelayan, 222 warga mengungsi, satu bocah terseret banjir namun berhasil diselamatkan, dan satu orang mengalami luka ringan.
Sementara itu, Sabtu (16/3) pagi, BMKG Stasiun Meteorologi El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini hujan sedang-lebat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat melanda seluruh wilayah NTT, terutama di Kabupaten Rote Ndao dan Flores Timur, kecepatan angin diprakirakan antara 20-40 kilometer per jam.
Baca juga : Seorang Perempuan Tewas Tersambar Petir di Kupang NTT
Masyarakat dminta berhati-hati jika beraktivitas di luar rumah untuk menghindari dampak bencana seperti longsor, erosi tanah, dan banjir.
Adapun bibit siklon 91S di Samudera Hindia bagian tenggara atau selatan Bali telah bergerak ke ara selatan-barat daya menjauh dari wilayah Indonesia, sedangkan bibit siklon 94S di daratan Australia bagian utara, bergerak ke arah timur-tenggara menuju Teluk Carpentaria.
Suhu muka laut di wilayah NTT umumnya berkisar antara 29.0 derajat Celcius -31.0 derajat Celcius dengan anomali suhu muka laut di wilayah NTT berkisar antara minus 0.5 derajat Celcius sampai 2.0 derajat Celcius.
Fenomena Madden Julian Oscillation(MJO) berada di posisi kuadran 5 tidak memberikan peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia termasuk NTT, tetapi Gelombang Equatorial Rossby terpantau aktif di wilayah NTT yang berdampak terhadap meningkatnya curah hujan. (Z-1)
IA sampai pada ujung hidupnya. Tapi narasi kepergiannya tak berujung. Ia pergi dalam sunyi. Pamit dalam diam. Diam dan sunyi itu menjadi saksi terakhir ziarah hidupnya.
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta lembaga terkait memberikan pendampingan psikososial untuk saudara dan keluarga anak korban bunuh diri di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
AYIMUN Kelapa Gading Chapter mencatat antusiasme tinggi dari pelajar berbagai daerah. Dari 231 siswa yang mendaftar, sebanyak 158 siswa terpilih sebagai official delegates.
Para delegasi SMA Labschool Jakarta berkunjung dan diterima oleh Duta Besar RI untuk Amerika Serikat, Dwisuryo Indroyono Soesilo di kantor KBRI Indonesia di Washington DC.
Demi keselamatan para siswa, anggota kepolisian turun langsung ke sungai dan menggendong anak-anak satu per satu agar dapat menyeberang dengan aman.
ICAS tidak sekedar kompetisi, melainkan sebagai ruang pembelajaran yang melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi untuk menghadapi tantangan masa depan.
Kesejahteraan siswa merupakan faktor penting yang selama ini kurang diteliti di Indonesia, padahal sangat berpengaruh pada perkembangan psikososial dan prestasi akademik.
Kombinasi antara aktivitas sekolah yang padat, curah hujan tinggi, dan kelembapan yang meningkat dapat menciptakan lingkungan yang rawan terhadap penularan penyakit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved