Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTORAT Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kepulauan Riau berhasil mengamankan seorang pelaku penampungan pekerja migran Indonesia (PMI) nonprosedural berinisial A di Perumahan Melia Indah, Kelurahan Kapling, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Sabtu (27/4) pekan lalu. Pelaku menampung lima calon PMI asal Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang rencananya diberangkatkan ke Malaysia secara ilegal.
Pengungkapan kasus ini merupakan tindak lanjut dari kasus serupa pada Maret lalu saat tim berhasil menggagalkan pengiriman PMI dengan modus menggunakan kapal jaring nelayan. "Kami sangat mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam membantu mengungkap praktik penampungan PMI ilegal ini. Informasi yang diberikan sangat membantu tim dalam melacak keberadaan rumah kontrakan yang digunakan sebagai tempat penampungan," ungkap Ajun Komisaris Besar Isa Imam Syahroni, Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Kepri, Minggu (28/4).
Setelah melakukan pendalaman dan pemetaan lokasi pada Kamis (25/4), tim mengamati dan memastikan kegiatan penampungan ilegal di rumah tersebut. Pada pukul 22.23 WIB, tim menggerebek lokasi dan menemukan lima PMI nonprosedural yang ditampung oleh pelaku berinisial A.
Baca juga : Polda Riau Kembali Gagalkan Penyelundupan PMI Ilegal di Dumai
Pelaku dan korban kemudian diamankan bersama barang bukti berupa satu ponsel, tiket pesawat, kartu ATM, dan tiket kapal Batam-Karimun. Mereka dibawa ke Mako Ditpolairud Polda Kepri untuk pemeriksaan lebih lanjut pada pukul 07.00 keesokan hari.
Atas perbuatannya, pelaku dapat dijerat dengan Pasal 81 jo Pasal 69 jo Pasal 83 jo Pasal 68 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang.
Pihak kepolisian akan terus meningkatkan pengawasan untuk mencegah dan memberantas aktivitas penampungan dan pengiriman PMI secara ilegal demi melindungi hak-hak pekerja migran Indonesia. (Z-2)
Pernyataan itu juga menyampaikan bahwa KJRI Jeddah turut memfasilitasi pemulangan satu WNI dengan kondisi lumpuh akibat sakit ke Indonesia.
Kerja sama ini menjadi bentuk sinergi antar BUMD milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mendukung pembiayaan sektor ketenagakerjaan.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Brian Yuliarto, menekankan bahwa pekerja migran Indonesia (PMI) bukan hanya tenaga kerja, melainkan juga duta bangsa.
Kemitraan ini memastikan pekerja migran di Taiwan mendapatkan pekerjaan yang layak serta akses perlindungan sosial yang mumpuni.
Perlindungan terhadap pekerja migran Indonesia di luar negeri menjadi isu mendesak di tengah tingginya kerentanan terhadap eksploitasi HAM.
Pemerintah memperkuat upaya perlindungan terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) sejak tahap paling awal, yakni proses pencarian kerja di ruang digital.
Pelaku menampung empat orang calon pekerja migran di sebuah rumah sebelum diberangkatkan secara ilegal ke Malaysia.
Polda Riau menangkap dua pria yang berperan sebagai transportir 22 pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal dari Malaysia.
Menteri P2MI menyebut bahwa semua pekerja migran di Kamboja adalah illegal karena tidak ada kerja sama penempatan di negara itu. Kebanyakan PMI diperkerjakan di judi online dan scamming.
KemenP2MI mencegah keberangkatan enam calon pekerja migran Indonesia (CPMI) perempuan yang akan diberangkatkan secara nonprosedural ke Malaysia dan Jepang.
KEMENTERIAN Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) mendeteksi adanya sebanyak 1.800 pekerja migran ilegal yang melakukan mudik lebaran ke Tanah Air.
POLISI membeberkan peran tiga tersangka kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) ke Bahrain. Ketiga tersangka berinisial SG, RH, dan NH
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved