Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KORLANTAS Polri mengungkap jumlah kasus kecelakaan selama periode mudik dan balik Lebaran 2024. Data hingga Minggu siang (14/4) sebanyak 2.419 kasus kecelakaan terjadi.
"Selama Operasi Ketupat ini secara nasional tadi sampai jam 13.00 WIB (Minggu), ada 2.419 kasus kecelakaan lalu lintas ya," kata Kakorlantas Polri Irjen Aan Suhanan di melalui keterangan tertulis Senin (15/4).
Menurutnya, angka kecelakaan tersebut menurun jika dibandingkan dengan Operasi Ketupat tahun lalu. Persentase penurunannya sebanyak 18 persen. Adapun jumlah korban juga mengalami penurunan.
Baca juga : 41 Tewas dari 199 Kecelakaan Saat Lebaran
"Kalau dibandingkan dengan 2023, ada penurunan 18 persen yakni sebelumnya 2.968 (kecelakaan)," ujarnya.
Bukan hanya jumlah kecelakaan yang menurun, total korban meninggal juga terdapat penurunan.
"Meninggal juga demikian ya, ada penurunan dari 449 menjadi 358 artinya turun 20 persen ya. Kemudian untuk luka berat memang naik, luka ringan turun 23 persen," ungkap Aan.
Baca juga : Ganjil Genap Diberlakukan saat Mudik Lebaran 2024, Ketahui Waktu dan Lokasinya
Lebih lanjut, berdasarkan jenis kecelakaannya, yang paling banyak terjadi adalah adu banteng. Terbanyak kedua adalah tabrak depan belakang, disusul kecelakaan tunggal.
"Artinya kemungkinan masalah konsentrasi kelelahan masih cukup dominan untuk terjadinya kecelakaan lalu lintas," ucap dia.
Aan membeberkan, paling banyak kendaraan yang terlibat kecelakaan selama musim mudik ini adalah sepeda motor. Meski begitu, jumlahnya menurun dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca juga : Anggota Komisi V DPR Apresiasi Kinerja Kapolri Amankan Arus Mudik 2023
"Alhamdulilah ada penurunan jumlah kecelakaan yang melibatkan sepeda motor. Dari 3.811 pada tahun ini hanya 3.123 atau turun 18," papar Aan.
Menurutnya faktor yang memengaruhi penurunan kecelakaan roda dua yakni adanya mudik bersama gratis menggunakan kendaraan besar seperti bus
"Ini kemungkinan ya, banyak faktor yang mempengaruhi berkurangnya sepeda motor ini. Salah satunya mudik bersama, berkurangnya masyarakat yang mudik menggunakan sepeda motor," tutur dia. (Far/Z-7)
PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 829.223 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek melalui empat gerbang tol utama, yakni Cikupa, Ciawi, Cikampek Utama dan Kalihurip Utama,
Pada arus mudik Natal dan Tahun Baru 2026, 19–22 Desember 2025, tercatat 2.823 sepeda motor dan 7.489 penumpang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Ciwandan.
PT Pelni Sorong mencatat arus liburan dan mudik Natal 2025 serta Tahun Baru 2026 meningkat 18 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada periode Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran 2025, puncak arus mudik terjadi pada tanggal 28 Maret 2025 dengan 50.576 penumpang dan 324 penerbangan.
Angka ini merupakan akumulasi dari ruas operasional yang terpantau sejak 21 Maret hingga 10 April 2025 serta ruas fungsional yang beroperasi mulai 24 Maret hingga 10 April 2025.
PT Jasa Marga Tbk menutup operasi Satuan Tugas (Satgas) Jasa Marga Siaga Operasional Idul Fitri 1446 H/2025 yang memastikan kelancaran arus mudik dan balik.
Haidar Yaafi menegaskan bahwa problem lalu lintas di Jakarta, Surabaya, Medan, dan kota metropolitan lainnya tidak bisa diatasi hanya dengan pelebaran jalan atau rekayasa fisik semata.
Budi membeberkan ada sejumlah jalan yang terdampak dari kegiatan Reuni Akbar 212 ini. Masyarakat diminta menghindari jalan tersebut.
Penggunaan sirene dan strobo tidak serta-merta bisa dilakukan sembarang pihak. Ada ketentuan jelas kapan digunakan dan kapan tidak.
Dalam unggahan di media sosial, masyarakat meminta agar penggunaan sirene dan strobo ini diutamakan untuk kendaraan dengan kebutuhan urgensi.
PENDIRI Majelis Ta’lim Sabilu Taubah Muhammad Iqdam Kholid atau Gus Iqdam menyampaikan imbauan dari Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho agar jemaah menaati aturan lalu lintas.
TANGGAL 19 September resmi ditetapkan sebagai Hari Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved