Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI memasang garis polisi di waduk buatan milik PT Hardases Abadi Indonesia (HAI) yang jebol dan mengakibatkan banjir bandang di Desa Wangandowo, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan. Banjir bandang itu menewaskan dua warga dan merusak puluhan rumah.
Kepolisian kini masih menyelidiki jebolnya tanggul waduk tersebut.
"Kita sudah pasang police line di waduk yang jebol," kata Kepala Polres Pekalongan Ajun Komisaris Besar Wahyu Rohadi Rabu (20/3).
Baca juga : 2 Tewas, 61 Warga Mengungsi Akibat Banjir Bandang Pekalongan
Pemasangan pita polisi tersebut, kata Wahyu, bertujuan agar warga sekitar tidak melintas di lokasi waduk buatan tersebut, karena selain masih dalam penyelidikan juga cukup membahayakan keselamatan warga.
"Saat ini masih fokus dengan penanganan perkampungan dan korban banjir bandang," imbuhnya.
Waduk buatan PT HAI Pekalongan dibangun memanjang berada di belakang bangunan kompleks pabrik berjarak 700 meter dari pemukiman penduduk dipandang cukup riskan saat musim hujan dan volume meningkat. Pasalnya belum dilakukan pembetonan tanggul.
Baca juga : 2 Daerah di Pantura Jateng Dilanda Banjir Bandang dan Longsor
Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan M Yulian Akbar mengatakan akibat tanggul jebol itu, kerugian kerusakan infrastruktur jalan dan rumah warga mencapai Rp1.288 miliar.
Berdasarkan hasil asesment dari tim relawan gabungan, lanjut Yulian, ada enam rumah yang rusak berat, 20 rumah rusak sedang, dan 84 rumah rusak ringan, selain itu kerusakan lingkungan serta infrastruktur lainnya.
"Semua kerugian akan ditanggung oleh pihak perusahaan untuk pemulihannya," tambahnya.
Yulian mengatakan tidak hanya kerusakan akibat banjir, perusahaan juga akan menanggung kebutuhan logistik, bahan makanan, dan tali asih terhadap ratusan jiwa warga yang ditampung di Balai Desa Wangandowo tersebut. (Z-3)
Keduanya diduga terseret arus ke bagian tengah waduk yang lebih dalam.
Upaya mitigasi dilakukan secara menyeluruh, mulai dari menyiagakan pompa, pengerukan badan air, hingga optimalisasi sistem drainase dan waduk.
Perlu pembuatan sistem pencegahan banjir yang cukup besar seperti waduk atau embung
Penambahan bukaan pintu pelimpah air dilakukan lantaran kian meningkatnya curah hujan di wilayah hulu waduk.
Di tengah kota Jakarta akan dibangun juga sumur-sumur resapan dan biopori agar tanah air di Jakarta ini sendiri juga bertambah.
Seluruh elemen masyarakat Jakarta diimbau dapat turut serta menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan
Normalisasi Sungai Cisunggalah jadi solusi utama sebagai langkah penanganan pasca banjir bandang
PASCAbanjir bandang di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, ruas jalan penghubung Sokasar-Bojong di Desa Sokasari, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, putus total.
Mobil penjernih air difungsikan mengolah air kotor menjadi air bersih layak konsumsi bagi masyarakat yang mengalami krisis air bersih.
KEMENTERIAN Pekerjaan Umum (PU) melakukan penanganan akses jalan dan jembatan terdampak bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Purbalingga.
Intensitas hujan yang tinggi dan rusaknya hutan di kaki Gunung Slamet mengakibatkan tiga jembatan hanyut, lima objek wisata dan sungai rusak akibat diterjang banjir bandang
Banjir bandang akibat hujan ekstrem di Purbalingga, Jawa Tengah, menewaskan satu warga, melukai satu lainnya, merusak ratusan rumah, dan memaksa ratusan orang mengungsi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved