Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PANTAI Parkit yang ada di Kelurahan Air Tawar Barat, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, dipenuhi sampah pascabanjir dan pasang-naik yang terjadi beberapa hari terakhir.
Karena itu, Camat Padang Utara Ronny bersama seluruh jajaran ASN Kecamatan Padang Utara pagi ini melakukan giat bersih-bersih pantai parkit, Minggu (17/3).
Kegiatan bersih-bersih yang diawali dengan apel pagi bersama di lingkungan pantai ini diikuti oleh tim dari TNI/Polri, Tim Dinas
Lingkungan Hidup (DLH) Padang, dan Tim BKO Pol PP.
Baca juga : Volume Sampah di Padang Meningkat saat Ramadan
Sampah-sampah yang berserakan dimasukan ke dalam kantong plastik hitam, kemudian diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Air Dingin, Kota Padang.
Camat Padang Utara mengajak warga setempat untuk ikut serta membantu bersih-bersih sambil menampung aspirasi masyarakat setempat terkait sampah ini. "Alhamdulillah kegiatan hari ini berjalan lancar dan tertib," ujar Ronny.
Ia mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh perangkat yang sudah ikut serta terlibat dan membantu membersihkan pantai, sehingga menjadi indah dan nyaman dipandang.
"Semoga kegiatan kita saat Ramadan ini berlimpah pahala dan berkah," tutur Ronny. (Z-6)
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
Arsyid juga mengimbau pihak RW dan RT pro aktif turut atasi masalah sampah.
Menteri KLH/BPLH Hanif Faisol Nurofiq menginstruksikan penghentian segera operasional insinerator di Kota Bandung yang melampaui baku mutu emisi udara.
Penggunaan insinerator mini tidak dibenarkan.
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung terus mempercepat upaya pengelolaan sampah dengan tetap memperhatikan norma-norma lingkungan.
Teba Sampah Organik, yang juga dikenal sebagai Teba Modern, merupakan sistem inovatif pengolahan sampah organik di tingkat rumah tangga.
Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus mendorong percepatan penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana alam.
KEBUTUHAN akan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana di Kota Padang terus meningkat seiring berulangnya banjir yang melanda wilayah tersebut.
Akses utama ke kawasan terdampak banjir bandang bulan lalu di Batu Busuk itu kini terputus karena banjir susulan.
PEMERINTAH Kota Padang akhirnya mencairkan Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi korban terdampak banjir yang terjadi akhir November lalu.
Berdasarkan pantauan di lapangan, pengerjaan penambalan jalan ini telah menyasar beberapa lokasi strategis dalam beberapa hari terakhir.
Upaya pemulihan ini tidak hanya terpusat di satu titik, melainkan tersebar di berbagai wilayah lain yang terdampak bencana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved