Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS deman berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, hingga minggu kesembilan 2024 tercatat mencapai 113 kasus. Dari jumlah itu, ada 8 orang meninggal.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Klaten, Anggit Budiarto, saat ditemui Media Indonesia di Pendapa Kabupaten Klaten, Rabu (13/3), mengungkapkan sebaran kasus DBD hampir merata di seluruh wilayah di Kabupaten Klaten.
"Tahun ini ada peningkatan kasus DBD dan perlu diwaspadai. Karena, hingga minggu kesembilan sudah 113 kasus. Untuk pencegahan kebersihan lingkungan tempat tinggal terutama di musim hujan ini harus dijaga," katanya.
Baca juga : Antisipasi DBD dengan Menjaga Kebersihan Lingkungan
Menurut Anggit, dari 113 kasus, pasien rata-rata menjalani perawatan di sentra pelayanan kesehatan atau rumah sakit. Pasien kebanyakan anak-anak.
Untuk pencegahan DBD, Dinas Kesehatan Klaten telah menerbitkan surat edaran tentang pemberdayaan masyarakat atau gerakan serentak untuk PSN (pemberantasan sarang nyamuk).
"Gerakan serentak PSN kita lakukan rutin setiap Minggu. Pun, fungsi jumantik (juru pemantau jentik) di tingkat RT/RW ditingkatkan. Semoga gerakan ini efektif untuk pencegahan DBD di Klaten," ujarnya.
Terkait banyaknya permintaan fogging dari masyarakat, Dinas Kesehatan Klaten sangat selektif. Tidak semua permintaan dipenuhi karena, fogging hanya membunuh nyamuk dewasa, sedangkan jentik masih bertahan hidup.
"Fogging kita layani jika di satu tempat atau wilayah itu dinyatakan positif ada kasus meninggal. Namun, sebelum di-fogging dilakukan penyelidikan epidemiologi dan kalau masih ada jentik harus dibersihkan dulu baru fogging," papar Anggit. (Z-6)
Pada Januari dilaporkan terjadi 54 kasus DBD. Jumlahnya turun signifikan dibandingkan periode yang sama pada 2025.
Dinas Kesehatan Garut masih melakukan edukasi kepada masyarakat supaya kasus DBD dapat ditekan dan menceggah ada korban jiwa.
Data menunjukkan bahwa kelompok umur 15-44 tahun menyumbang 42% dari total kasus dengue, sementara 41% kematian justru ditemukan pada anak-anak usia 5-14 tahun.
Case fatality rate (CFR) atau jumlah angka kematian karena demam berdarah dengue (DBD) menurun signifikan dari 2021 di kisaran 0,9%, menjadi 0,4% pada 2025.
Kawasan Asia Tenggara telah lama menjadi episentrum global penularan dengue. Berdasarkan data terbaru, hampir 400.000 kasus dilaporkan di wilayah ini sepanjang 2025.
Indonesia mencatatkan capaian signifikan dalam upaya pencegahan angka kematian dari kasus demam berdarah (DBD).
Fogging bukan solusi utama atasi DBD. WHO dan EPA menegaskan fogging hanya efektif jika dilakukan tepat waktu, terukur, dan dikombinasikan dengan pengendalian lingkungan.
Kasus DBD di Kabupaten Klaten 2025 meningkat. Hingga minggu ketujuh terdapat 142 kasus dan satu kematian.
TIGA kecamatan di Batam, yakni Sekupang, Batu Aji, dan Bengkong menjadi zona merah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) pada awal tahun ini.
Kegiatan fogging di lingkungan Mapolres setempat ini bertujuan untuk mencegah berkembangnya nyamuk Aedes aegypti, penyebab utama DBD.
Kasus DBD dialami oleh semua umur, mulai anak-anak, remaja, hingga orang tua.
Bahaya Demam Berdarah Dengue (DBD) yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti semakin meningkat saat musim hujan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved