Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
TIGA kecamatan di Batam, yakni Sekupang, Batu Aji, dan Bengkong menjadi zona merah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) pada awal tahun ini. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam mencatat total 75 kasus DBD di sepanjang Januari, dengan konsentrasi tertinggi di tiga kecamatan tersebut.
Kepala Dinkes Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan bahwa peningkatan kasus DBD berkaitan erat dengan musim penghujan. "Kawasan permukiman padat penduduk dengan banyak penampungan air menjadi area yang paling berisiko," katanya, Minggu (16/2).
Menanggapi situasi ini, Pemerintah Kota Batam telah menerbitkan Surat Edaran Wali Kota Nomor 23 Tahun 2024 tentang Kewaspadaan Dini Peningkatan Kasus DBD. Sebagai tindak lanjut, Dinkes mengintensifkan program Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik (G1R1J) di ketiga kecamatan tersebut.
"Meskipun kami melakukan fogging di daerah rawan, ini bukan solusi utama karena hanya efektif untuk nyamuk dewasa. Fokus utama kami adalah pencegahan perkembangbiakan nyamuk melalui pembersihan lingkungan," ujarnya.
Dinkes Batam bekerja sama dengan puskesmas setempat untuk melakukan pemantauan dan sosialisasi secara intensif. Masyarakat diimbau untuk melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) melalui gerakan 3M Plus secara rutin.
Kusmarjadi menghimbau warga untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala DBD seperti demam tinggi mendadak, nyeri sendi, dan munculnya bintik merah di kulit. "Penanganan dini sangat penting untuk mencegah kondisi yang lebih serius," tambahnya. (HK/E-4)
RUMAH Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Kota Batam mencatat 79 pasien terdiagnosis Demam Berdarah Dengue (DBD) sepanjang 2025.
Kelurahan Lubukbaja tercatat sebagai wilayah dengan kasus tertinggi, yakni 8 kasus. Disusul Baloi Permai dengan 7 kasus,
Data menunjukkan terjadi peningkatan dari 392 kasus pada tahun 2023 menjadi 871 kasus dengan 14 kematian pada tahun 2024.
Kawasan Asia Tenggara telah lama menjadi episentrum global penularan dengue. Berdasarkan data terbaru, hampir 400.000 kasus dilaporkan di wilayah ini sepanjang 2025.
Indonesia mencatatkan capaian signifikan dalam upaya pencegahan angka kematian dari kasus demam berdarah (DBD).
hujan menyebabkan adanya genangan-genangan di beberapa tempat. Kondisi ini menjadi faktor utama berkembangnya nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD)
Pada 2025, tercatat 161.752 kasus Dengue dengan 673 kematian yang tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia.
Sepanjang Januari 2026, setidaknya ditemukan 20 orang di Kabupaten Bangka Provinsi Bangka Belitung (Babel) terserang demam berdarah dengue (DBD).
SEBANYAK 2 orang meninggal dunia akibat demam berdarah dengue (DBD) yang terjadi di Kabupaten Cirebon sepanjang 2025 lalu. Sepanjang 2025 lalu ada 1.169 kasus DBD di Kabupaten Cirebon.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved