Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Tenaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Provinsi Bersama Dinas Pertanian se-Sulawesi Tenggara (Sultra) terus mendampingi petani di tengah Dampak Perubahan Iklim (DPI) yang melanda Bumi Anoa.
Dampak Perubahan Iklim (DPI) menyebabkan banjir dan menjadi masalah yang menimpa beberapa sawah di Sultra.
Kepala Distanak Provinsi Sultra La Ode Muhammad Rusdin Jaya, mengatakan, adanya banjir dapat memberikan pengaruh terhadap pola tanam dan biaya produksi sehingga berimbas kepada hasil pertanian dan pendapatan petani.
Baca juga : Demi Bertahan Hidup Petani Demak Panen Gabah Busuk
"Sebut saja beberapa titik di Kabupaten Konawe yang merupakan salah satu lumbung pangan di Sulawesi Tenggara, puluhan hektare sawah dan ladang terendam banjir akibat curah hujan yang tinggi," jelas Rusdin.
Rusdin melanjutkan, pihaknya tak tinggal diam. Selain memantau seluruh wilayah yang terdampak banjir, juga dilakukan penyuluhan dan mendampingi petani terdampak serta mengambil langkah-langkah solusi dan antisipasi.
"Kami melakukan pendekatan pompanisasi untuk menyedot lahan pertanaman yang terkena banjir, mempersiapkan benih baru bagi lokasi terdampak, serta mempersiapkan pupuk dan alsin pada brigade-brigade di tingkat kabupaten untuk mempercepat penanaman baru di lokasi yang terdampak," jelasnya.
Rusdin mengatakan pihaknya juga telah meminta agar para petani tidak menanam di wilayah yang mudah banjir.
"Tentu kami senantiasa berkoordinasi dengan stakeholder terkait, misalnya dinas pertanian kabupaten setempat agar selalu mengedukasi petani untuk mencari lokasi yang aman untuk menanam, Dinas PUPR agar melakukan perbaikan tanggul dan irigasi di sawah," ungkap Rusdin. (Z-6)
Sebagai hewan ektotermik, suhu lingkungan jadi penentu utama siklus hidup nyamuk. Karena itu perubahan iklim berdampak besar pada penyakit akibat gigitan nyamuk.
TAHUN 2024 tercatat sebagai salah satu tahun dengan kasus DBD akibat gigitan nyamuk aedes aegypti tertinggi dalam sejarah global. Itu merupakan sinyal kuat dari dampak perubahan iklim,
KERUSAKAN ekosistem global dan perubahan iklim tidak hanya mengancam keanekaragaman hayati, tetapi juga memicu perubahan serius dalam hubungan antara manusia dan nyamuk.
Peneliti ciptakan alat 'Stomata In-Sight' untuk mengamati pori-pori daun saat bernapas. Teknologi ini diharapkan mampu menciptakan tanaman yang lebih hemat air.
Studi terbaru mengungkap masa depan budidaya alpukat di India. Meski permintaan tinggi, perubahan iklim dan emisi karbon mengancam keberlanjutan panen.
Penelitian terbaru mengungkap bagaimana pola hujan ekstrem mempercepat pelepasan karbon tanah ke atmosfer dan bagaimana biochar menjadi kunci ketahanan tanah.
Serangkaian temuan penting terkait praktik pertambangan nikel di Sulawesi Tenggara menjadi sorotan utama.
Kawasan Indonesia Timur, termasuk Cekungan Manui, memiliki banyak cekungan sedimen dengan potensi sistem petroleum aktif dan akumulasi hidrokarbon yang signifikan.
PEMERINTAH Provinsi Sulawesi Tenggara bersama PT Bank Tabungan Negara (BTN) menggelar Bale Properti Expo 2025 di Kendari, Kamis (18/9).
SDN 1 Porara di Desa Morosi kini memiliki 16 ruang kelas, 22 guru, serta 500 murid, dengan 107 siswa baru tercatat pada tahun ajaran 2025.
Ifishdeco sepenuhnya mendukung visi Gubernur Sulawesi Tenggara yang ingin mendorong kemandirian daerah dengan mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD).
GUNA menjaga keutuhan adat dan memperkuat legitimasi kepemimpinan tradisional, Kerajaan Moronene Keuwia-Rumbia menggelar Musyawarah Besar (Mubes) pada Rabu (11/6).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved