Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Tenaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Provinsi Bersama Dinas Pertanian se-Sulawesi Tenggara (Sultra) terus mendampingi petani di tengah Dampak Perubahan Iklim (DPI) yang melanda Bumi Anoa.
Dampak Perubahan Iklim (DPI) menyebabkan banjir dan menjadi masalah yang menimpa beberapa sawah di Sultra.
Kepala Distanak Provinsi Sultra La Ode Muhammad Rusdin Jaya, mengatakan, adanya banjir dapat memberikan pengaruh terhadap pola tanam dan biaya produksi sehingga berimbas kepada hasil pertanian dan pendapatan petani.
Baca juga : Demi Bertahan Hidup Petani Demak Panen Gabah Busuk
"Sebut saja beberapa titik di Kabupaten Konawe yang merupakan salah satu lumbung pangan di Sulawesi Tenggara, puluhan hektare sawah dan ladang terendam banjir akibat curah hujan yang tinggi," jelas Rusdin.
Rusdin melanjutkan, pihaknya tak tinggal diam. Selain memantau seluruh wilayah yang terdampak banjir, juga dilakukan penyuluhan dan mendampingi petani terdampak serta mengambil langkah-langkah solusi dan antisipasi.
"Kami melakukan pendekatan pompanisasi untuk menyedot lahan pertanaman yang terkena banjir, mempersiapkan benih baru bagi lokasi terdampak, serta mempersiapkan pupuk dan alsin pada brigade-brigade di tingkat kabupaten untuk mempercepat penanaman baru di lokasi yang terdampak," jelasnya.
Rusdin mengatakan pihaknya juga telah meminta agar para petani tidak menanam di wilayah yang mudah banjir.
"Tentu kami senantiasa berkoordinasi dengan stakeholder terkait, misalnya dinas pertanian kabupaten setempat agar selalu mengedukasi petani untuk mencari lokasi yang aman untuk menanam, Dinas PUPR agar melakukan perbaikan tanggul dan irigasi di sawah," ungkap Rusdin. (Z-6)
Kehidupan masyarakat pesisir di Karimunjawa mengalami perubahan karena dampak dari perubahan iklim yang terus menerus.
PERWAKILAN Perempuan Nelayan Sumatra Utara, Jumiati, mengungkapkan perubahan iklim membuat cuaca sulit diprediksi. Itu berdampak pada banyaknya nelayan di kampungnya kesulitan melaut.
Studi terbaru mengungkap tanaman tropis mengalami pergeseran waktu berbunga hingga 80 hari. Fenomena ini mengancam rantai makanan dan kelangsungan hidup hewan.
Peneliti terkejut menemukan Gletser Hektoria di Antartika kehilangan separuh wilayahnya dalam waktu singkat. Simak penyebab "gempa gletser" dan ancaman kenaikan permukaan laut.
Peneliti ETH Zurich temukan emisi gas rumah kaca dari danau hitam Kongo berasal dari gambut purba ribuan tahun.
Peneliti menemukan pola kadar garam (salinitas) di Pasifik Barat saat musim semi dapat memperkuat intensitas El Niño hingga 20%.
Pemprov Sulawesi Tenggara menyiapkan sebanyak 7.800 tiket angkutan laut gratis bagi masyarakat kepulauan guna mendukung kelancaran arus mudik.
KM Cahaya Intan Celebes GT 44 tenggelam di Perairan Poleang, Bombana, Sulawesi Tenggara akibat kebocoran dan gelombang tinggi.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Musyawarah Provinsi (Muprov) VIII.
KAMAR Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di area parkir eks MTQ Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
Serangkaian temuan penting terkait praktik pertambangan nikel di Sulawesi Tenggara menjadi sorotan utama.
Kawasan Indonesia Timur, termasuk Cekungan Manui, memiliki banyak cekungan sedimen dengan potensi sistem petroleum aktif dan akumulasi hidrokarbon yang signifikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved