Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
RUAS jalan nasional Majalengka-Kuningan, tepatnya di Kecamatan Cikijing, hingga hari ini masih ditutup. Seperti diberitakan sebelumnya ruas jalan nasional yang menghubungkan Cirebon-Majalengka-Kuningan-Ciamis tertutup tanah longsor pada Selasa (7/3).
“Hingga kini ruas jalan tersebut masih ditutup karena rawan longsor susulan,” tutur Kasatlantas Polres Majalengka, AKP Mochammad Ali, Senin, (11/3).
Dijelaskan Ali, ruas jalur tersebut dinilai masih rawan dan berpotensi dilanda longsor susulan. Bahkan menurut Ali, longsor susulan juga sempat terjadi di jalur tersebut pada Sabtu (9/3) lalu setelah hujan deras yang mengguyur di wilayah Kecamatan Cikijing.
Baca juga : Longsor Tutup Jalur Utama Majalengka - Kuningan, Belasan Kendaraan Terjebak
“Kami terpaksa membatalkan rencana pembukaan kembali jalur ini, karena cuaca tidak mendukung. Risikonya terlalu tinggi, dan diputuskan untuk menundanya," tutur Ali.
Selain itu kontur tanah di jalur tersebut masih labil. Curah hujan yang hingga kini masih tinggi membuat potensi longsor susulan sekalipun pembersihan material longsor di empat titik di di Kecamatan Cikijing telah dilakukan.
Karenanya arus kendaraan dari arah Majalengka maupun Kuningan yang hendak melewati jalur tersebut dialihkan ke jalur alternatif. Yaitu melalui Desa Gunungmanik, Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka, dan Jalan Cidulang-Cipulus menuju Gunung Sirah, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan.
(Z-9)
Penelitian dilakukan melalui metode rekayasa rancang bangun dan uji performa dengan parameter kapasitas cacahan, konsumsi bahan bakar, dan kualitas hasil potongan.
Pada 1 hingga 25 Januari 2026 telah terjadi sebanyak 58 kejadian bencana di Kabupaten Majalengka dengan 2.253 warga dan 716 rumah yang terdampak.
Pemkab Majalengka telah menyiapkan lahan seluas 7 hektare.
Peran aktif masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan dapat meminimalisir risiko dan dampak bencana akibat cuaca ekstrem, sehingga keselamatan dan keamanan bersama tetap terjaga.
Program Bongkar Ratoon Tebu merupakan langkah strategis dari Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas tebu
Pada 2025 produksi jagung mencapai 134 ribu ton, dengan luas areal tanam sekitar 18.456 hektare.
Kematian ikan mulai terpantau sejak 29 Januari 2026 dan terus meningkat hingga hari ketujuh.
Hasil identifikasi yang diakukan, kematian ikan disebabkan adanya parasit jenis cacing yang hidup di tubuh ikan.
Kepala Pelaksana BPBD Kuningan Indra Bayu Permana, di Kuningan, Minggu, mengatakan kondisi cuaca ekstrem tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi
Sepanjang Januari hingga Desember 2025, Pemkab Kuningan telah menerima 337 unit alsintan dengan nilai hampir Rp 10 miliar.
Dengan total anggaran mencapai Rp 355 miliar, seluruh pengelola dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diminta mematuhi ketentuan yang berlaku.
Budi membeberkan ada sejumlah jalan yang terdampak dari kegiatan Reuni Akbar 212 ini. Masyarakat diminta menghindari jalan tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved