Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS demam berdarah dengue (DBD) di Jawa Tengah semakin meningkat. Sejak awal tahun 2024 hingga kini sebanyak 2.000 warga terserang penyakit akibat gigitan nyamuk aedes aegypti tersebut dan 67 orang diantaranya meninggal.
Pemantauan Media Indonesia Selasa (5/3) kasus DBD di beberapa daerah di Pantura Jawa Tengah seperti Jepara, Kudus, Blora, Grobogan dan Kendal terus meningkat. Kondisi ini semakin mengkhawatirkan karena baru Kabupaten Jepara yang memutuskan tanggap darurat DBD, sedangkan daerah lain belum mengambil langkah meskipun jumlah pasien terus meningkat.
Di Jawa Tengah jumlah warga terkonfirmasi DBD saat ini telah mencapai 2.000 orang dengan 67 orang diantaranya meninggal. Jumlah ini meningkat dibanding akhir Februari lalu sebanyak 1.010 orang dengan 34 orang diantaranya meninggal atau naik hampir 100 persen.
Baca juga : Kasus DBD di Banyumas Merebak, 2 Meninggal Dunia
"Terus meningkat dan pasien DBD harus antre karena rumah sakit dan puskesmas penuh," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara Eko Cahyo Supeno.
Pejabat Bupati Kudus Hasan Chabibie secara terpisah juga mengatakan jumlah pasien dirawat di sejumlah rumah sakit di daerah ini terus meningkat, sehingga ketersediaan kamar semakin menipis.
Meningkatnya jumlah pasien DBD di Kudus, demikian kata Hasan Chabibie, karena banyak pasien datang dari daerah tetangga terutama Jepara karena rumah sakit di daerah itu sudah penuh dengan pasien akibat gigitan nyamuk aedes aegypti.
Baca juga : Kasus DBD di Klaten Meningkat, Enam Orang Meninggal
Saya tetap minta berikan pelayanan penuh," imbuhnya.
Sub Koordinator Penyakit Tak Menular dan Menular Dinas Kesehatan Jawa Tengah Arfian Nevi mengungkapkan jumlah warga terserang DBD di provinsi ini terus meningkat, sejak awal tahun hingga saat ini tercatat capai 2.000 orang dengan 67 orang diantaranya meninggal dan sebagian besar adalah anak-anak.
"Jika dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun lalu lebih kecil, karena mencapai selbanyak 6.656 orang pasien DBD dan 143 diantaranya meninggal," imbuhnya.
(Z-9)
Seorang WNI terinfeksi DBD di Taiwan. Otoritas Kaohsiung langsung lakukan langkah darurat dan pelacakan epidemiologis.
SEPANJANG periode Januari hingga Maret 2026, tercatat sebanyak 44 warga di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, positif terserang Demam Berdarah Dengue (DBD).
Kemitraan ini bertujuan untuk memperkuat pencegahan, kesiapsiagaan, dan ketahanan masyarakat terhadap bahaya demam berdarah melalui aksi nyata berbasis komunitas.
Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Tasikmalaya petugas kesehatan dan beberapa puskesmas harus terlibat menggerakan masyarakat supaya lingkungan bersih.
Pada Januari dilaporkan terjadi 54 kasus DBD. Jumlahnya turun signifikan dibandingkan periode yang sama pada 2025.
Dinas Kesehatan Garut masih melakukan edukasi kepada masyarakat supaya kasus DBD dapat ditekan dan menceggah ada korban jiwa.
Kondisi tersebut, menyebabkan debit air sungai meningkat dan meluap ke permukiman warga di beberapa wilayah. .
Banjir merendam 12 desa di Grobogan dan jalur KA Karangjati-Gubug setinggi 25 cm. Delapan perjalanan KA mengalami keterlambatan. Simak selengkapnya.
GUBERNUR Jawa Tengah Ahmad Luthfi dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akrab saat keduanya bersua di acara LKPD
PEMERINTAH resmi mengumumkan kebijakan work from home bagi aparatur sipil negara atau WFH ASN. Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menyiapkan penerapan pola kerja
GUBERNUR Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi meminta kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di wilayahnya agar menjadi pengungkit pendapatan daerah dan pertumbuhan ekonomi.
SEORANG remaja yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat terseret ombak di Pantai Watu Bale, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved