Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
Penjabat (Pj) Bupati Padang Lawas, Sumatra Utara, Edy Junaedi, mengajak seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bekerja sama secara serius mengatasi permasalahan fundamental yang selama ini memperlambat laju pertumbuhan di wilayah tersebut. Arahan tersebut ia sampaikan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Padang Lawas 2025, Rabu (28/2).
Dengan berkaca pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Padang Lawas yang kini berada di angka 72,16, Edy Junaedi memaparkan permasalahan yang melanda Padang Lawas berdasarkan sampling data Badan Pusat Statistik (BPS).
Masalah pertama datang dari aspek kesehatan. Banyak rumah sakit yang masih tergolong tipe C dan tidak didukung fasilitas untuk penyakit berat. Jumlah dokter spesialis kebidanan juga tidak sepadan dengan Angka Kelahiran Total (TFR). Itu menyebabkan angka Kematian Bayi (IMR) yang mencapai 25,34.
Baca juga : Pembangunan Infrastruktur Jadi Prioritas di Denpasar Selatan
"Oleh karena itu, dibutuhkan adanya rumah sakit berstandar internasional di Padang Lawas," ujar Edy.
Dari sektor pendidikan, ada fenomena hilangnya murid-murid di jenjang SD dan SMP. Itu terjadi karena banyak orangtua yang memilih menyekolahkan anak mereka di sekolah di daerah lain. Minimnya perguruan tinggi beserta program studi yang ada di Padang Lawas juga turut menjadi sorotan.
"Padahal, status Padang Lawas sebagai penghasil kelapa sawit seharusnya dapat memantik pengembangan riset seperti biodiesel B-35. Ini hanya impian saya, tapi saya ingin ada politeknik bertaraf internasional ada di Padang Lawas,” imbuhnya.
Kemudian, dari sisi daya beli masyarakat, Edy mencanangkan gagasan untuk membangun sebuah sentra ekonomi modern di ibu kota kabupaten yaitu Sibuhuan Trading Center (STC). Dengan infrastruktur yang memadai, STC dapat mendongkrak aktivitas ekonomi yang menjadi bagian ketiga dari IPM.
Edy berharap bahwa dengan usaha yang terkoordinasi tersebut, IPM Padang Lawas dapat melejit masuk ke jajaran lima tertinggi di Sumatera Utara. (RO/Z-11)
Prioritas pembangunan disesuaikan dengan kebutuhan seperti untuk peningkatan akses pendidikan bagi anak anak, penanganan sampah, banjir, dan lain lain.
Pemkab Lamongan, Jawa Timur, menggelar Musrenbang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Sebanyak 29 indikator sasaran RPJMD 2025–2029 dipaparkan.
Sebayak tujuh program prioritas yang akan dijalankan dalam upaya percepatan kesejahteraan rakyat dan pembangunan di Sumatra Selatan (Sumsel).
Forum strategis itu tidak hanya dihadiri oleh tokoh-tokoh pemerintahan lintas sektor, tetapi juga diwarnai semangat kolaboratif para pemimpin daerah dan tokoh pendidikan nasional.
PEMERINTAH Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026.
Semua kegiatan pembangunan di Merangin harus direncanakan dengan baik, terukur, tepat sasaran sehingga bermanfaat bagi masyarakat dan daerah.
Minyak sawit sering dianggap berbahaya. Simak fakta ilmiah tentang komposisi lemak, risiko kanker, obesitas, dan kesehatan jantung yang jarang diketahui publik.
Tidur cukup bukan sekadar istirahat. Ini 7 manfaat tidur berkualitas bagi kesehatan tubuh dan mental.
Dirjen Kesehatan Lanjutan Kemenkes Azhar Jaya menyebut Indonesia kekurangan 92 ribu dokter dan meluncurkan program pendidikan spesialis hospital based.
KEBIASAAN kurang bergerak atau duduk terlalu lama saat bekerja alasan mengapa bahu, leher, atau punggung terasa sakit. 7 gerakan peregangan meredakan punggung bawah.
Peran brand dalam sektor kesehatan terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gaya hidup sehat.
HINGGA Februari 2026, belum ada kasus positif infeksi virus Nipah di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved