Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA beras di sejumlah pasar di Kota Bengkulu, Bengkulu, semakin mahal selama beberapa bulan terakhir akibat keterbatasan hasil produksi beras lokal.
Jum, 49, pedagang beras di pasar Panorama, Kota Bengkulu, mengatakan, harga beras selama beberapa bulan terakhir semakin mahal mulai dari beras jenis premium akibat keterbatasan hasil produksi beras lokal.
"Saat ini, harga beras di Kota Bengkulu, untuk premium mencapai Rp15 ribu per kilogram dan Rp25 ribu per cupaknya atau berat 1,6 kilogram," katanya.
Baca juga : Harga Beras Lokal Naik di Pasar Gedhe Klaten
Untuk kondisi seperti ini, lanjut dia, seharusnya pemerintah perlu melakukan langkah-langkah strategis untuk mengatasi kenaikan harga beras agar tidak memberatkan masyarakat terutama mereka yang berpenghasilan rendah.
Saat ini, pasokan beras yang ada di pasaran berasal dari Provinsi Bengkulu, yakni berasal dari Lampung.
Untuk mendapatkan beras lokal seperti beras Lebong, Seginim dan beras lokal lainnya sangat sulit didapatkan atau langka.
Baca juga : Harga Beras di Palu Kembali Naik
Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bengkulu, Yenita Syaiful, menjelaskan, bahwa kenaikan harga beras yang semakin tinggi disebabkan oleh keterbatasan hasil produksi dalam negeri.
"Kenaikan harga beras terjadi secara bertahap akibat keterbatasan produksi dalam negeri," imbuhnya.
Kenaikan harga beras saat ini, kata dia, melebihi harga eceran tertinggi terjadi karena tidak seimbangnya antara kebutuhan dalam negeri dan hasil tanam padi di Indonesia.
Baca juga : Harga Beras Medium dan Premium di Cianjur Terus Naik
Kenaikan beras menjadi masalah nasional akibat harga beras terus naik sementara ketersediaan dalam negeri terbatas.
Ketersediaan beras dipengaruhi oleh menyempitnya lahan pertanian dan kurang optimalnya proses hilirisasi. Selain itu, banyak hasil gabah kering diekspor ke luar negeri. (MY/Z-7)
Baca juga : Kenapa Harga Beras Melambung? Ini Jawab Erick Thohir
Harga daging sapi terpantau Rp140.000 per kilogram, daging kambing Rp160.000, ayam ras Rp42.000, ayam kampung Rp65.000. Serta minyak goreng berada di kisaran Rp15.700 per liter.
Harga cabai domba mencapai Rp80.000 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp60.000. Begitu juga cabai tanjung dari Rp30.000 menjadi Rp 45.000.
Harga daging sapi impor beku tercatat naik hingga Rp115.000 per kilogram. Selain itu, harga cabai rawit merah mencapai Rp80.000 per kilogram.
Kenaikan harga cabai rawit yang menembus harga eceran tertinggi menjadi penyumbang terbesar kenaikan indeks harga pangan daerah.
Harga cabai rawit dipatok Rp80 ribu, dari harga sepekan sebelumnya yang masih dalam kisaran Rp50 ribu.
KENAIKAN harga beras di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur, yang menembus hampir Rp1 juta per karung memicu respons cepat pemerintah.
Virus Nipah dapat ditularkan melalui hewan, salah satunya kelelawar, yang kerap mengonsumsi buah-buahan di alam terbuka.
Ternak yang terserang tersebut, tersebar ditiga kecamatan yakni Tanjung Kemuning, sebanyak 83 ekor, Padang Guci Hilir, 6 ekor dan Luas, 42 ekor.
Kebutuhan pokok masyarakat yang dijual seperti beras, terigu, gula pasir, telor, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, mi instan dan kebutuhan pokok lainnya.
IDAI juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam pemenuhan fasilitas kesehatan anak.
Peserta try out terdiri dari 1.000 orang siswa kelas 6 Sekolah Dasar dan 1.000 siswa kelas IX Sekolah Menengah Pertama.
PERUM Bulog Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, telah melaksanakan program serapan gabah dan jagung petani mencapai 86, 859 ton pada 2025 lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved