Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
PETANI di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mengeluhkan areal sawah yang terendam banjir. Petani berharap dibangun pintu air untuk mengatasi banjir.
"Areal tanaman padi yang terendam banjir sekitar sepuluh hektare di Blok Suketbaju," tutur Ketua Kelompok Bina Tani Desa Plosokerep, Kecamatan Terisi, Rusdani, Senin (5/2). Padahal umur tanaman padi yang terendam banjir baru 15 hari dan sudah terendam selama 4 hari.
Akibat banjir, kini areal tanaman padi blok tersebut seperti sungai. Tanaman padi yang masih muda hanya terlihat pucuknya. Bahkan, ada yang tidak terlihat sama sekali akibat terendam banjir.
Baca juga : Dampak Banjir, Petani di Indramayu Harus Tanam Ulang
Banjir yang merendam areal persawahan di Blok Suketbaju disebabkan luapan sungai yang melintasi areal sawah. "Kalau banjir yang sekarang, air yang dari sungai masuk ke sawah. Makanya air enggak surut-surut, bahkan malah semakin meninggi," tutur Rusdani.
Areal persawahan di blok tersebut diakui Rusdani memang rawan banjir yang jumlahnya mencapai 50 hektare. "Jika air tidak segera surut, tanaman padi yang masih berusia muda bisa mati membusuk," tutur Rusdani. Padahal petani sudah mengeluarkan uang yang tidak sedikit mulai dari pengolahan lahan, persemaian, hingga pemupukan.
Selanjutnya untuk mengatasi permasalahan banjir petani meminta kepada instansi terkait untuk segera memasang pintu air. Keberadaan pintu air itu dinilai sangat penting untuk mengendalikan air dari sungai yang masuk ke sawah.
Baca juga : Waspada Banjir, PUPR Depok Gelontorkan Rp13 Miliar Bangun Sempadan Saluran
"Kalau ada pintunya, saat sungai meluap, airnya tidak masuk ke sawah. Dan kalau sawah sedang banjir, air bisa dialirkan ke sungai," tutur Rusdani. (Z-2)
Dana efisiensi digunakan untuk membangun irigasi yang mampu mengairi 8 ribu hektare sawah dari potensi sebesar 30 ribu hektare.
Puluhan hektare lahan bekas terdampak banjir air laut pasang (rob) di Kota Pekalongan juga dikembalikan menjadi lahan sawah.
BUPATI Indramayu, Lucky Hakim, kembali melepasliarkan ratusan ekor ular di area persawahan Kecamatan Sindang akhir pekan lalu sebagai bagian dari upaya memberantas hama tikus.
Bupati Indramayu Lucky Hakim juga akrab dengan satwa liar melepas ribuan ekor ular ke sawah di Indramayu.
Sesuai keadaan di lokasi sedikitnya ada tiga tahap warga setempat menanam bawang merah. Sebagian yang ditanami tahap pertama dua bulan lalu, kini sudah mulai memanen.
HAMA tikus kembali merebak di beberapa wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Sekitar 200 ribu warga mengungsi karena banjir besar yang melanda provinsi Punjab, Pakistan.
Sejumlah wilayah di Indonesia diprediksi akan mengalami hujan sedang hingga lebat di beberapa daerah.
Maskapai Vietnam Airlines membatalkan 22 penerbangan dari dan ke kota-kota di Vietnam tengah pada Minggu dan Senin.
HUJAN deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap, pada Senin (18/8) sore hingga malam hari, mengakibatkan banjir yang merendam puluhan rumah warga.
Banjir besar di Potiskum, Nigeria, merusak ratusan rumah dan memaksa ratusan warga mengungsi.
Mou diteken antara Pemkab Bogor- Pemkab Jawa Barat (Jabar)- Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), dan Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA), di Pendopo Bupati Cianjur, Selasa (12/8).
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved