Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BIDANG Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Dinas PUPR) Kota Depok, Jawa Barat, melakukan berbagai strategi untuk mengatasi masalah banjir di Kota Depok.
Penanganan banjir ini, antara lain dengan penghijauan serta pengelolaan aliran sungai dan saluran air di lokasi-lokasi yang rawan banjir.
Itu, disampaikan Kepala Seksi Pembangunan dan Rehabilitasi Sumber Daya Air Dinas PUPR Kota Depok Bahtiar Ardiansyah, Rabu (29/11).
Baca juga : Luapan Sungai Cibareno Timbulkan Sejumlah Kerusakan Di Cisolok Sukabumi
Bahtiar menjelaskan, Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Kota Depok menjalankan strategi penanganan banjir dalam tiga tahap. Yaitu prabanjir, saat banjir, dan pasca banjir.
Untuk penanganan prabanjir, Bahtiar mengatakan, dilakukan dengan pengurasan, pengerukan dan penataan sempadan saluran.
“Pada prabanjir, dipersiapkan infrastruktur pengendalian banjir yang meliputi normalisasi kali atau sungai serta retensi pada ruang terbuka hijau,” ungkap Bahtiar.
Baca juga : Hujan Satu Jam, Sejumlah Wilayah Depok Terendam Banjir
Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR, papar dia saat ini telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi banjir, terlebih karena sekarang sudah memasuki musim hujan.
" Upaya tersebut meliputi antisipasi, tanggap darurat, hingga pemulihan dan penataan," tandas dia.
Di tahun 2023 ini sambung dia, Dinas PUPR mengalokasikan anggaran senilai Rp13 miliar khusus untuk mengatasi banjir di Sempadan Saluran Cabang Barat yang letak lokasinya di Kelurahan Depok Jaya (sekitar simpang Sengon, Kecamatan Pancoran Mas. " Hujan sebentar saja, kawasan ini langsung terkepung banjir dan membanjiri rumah-rumah warga, "ucapnya.
Baca juga : Banjir Landa Empat Kecamatan di Wilayah Kota Bekasi
Dijelaskan Bahtiar, dalam tahap antisipasi bencana, pihaknya melakukan berbagai upaya. Antara lain, antisipasi pembangunan dan rehabilitasi prasarana, pengendali banjir. Serta koordinasi dengan instansi terkait dan pelaporan kejadian bencana alam yang terjadi.
Dalam rangka untuk mengantisipasi datangnya musim hujan, Dinas PUPR Kota Depok juga telah membentuk tim piket banjir, peta kejadian dan prakiraan banjir, serta penyediaan sarana dan prasarana kebencanaan.
Dijelaskan juga, Dinas PUPR Kota Depok, telah bekerja sama dengan instansi terkait antara lain Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok untuk menyiapkan alat-alat berat maupun bahan-bahannya guna mengantisipasi banjir.
Baca juga : 1.107 Titik Jalan di Depok Rusak Parah Hantui Pengendara di Jalan
Antara lain, mobil tangki air, pompa lumpur, Lapindo pompa banjir, perahu karet, hingga bronjong dan karung plastik.
" Yang tidak kalah penting, adalah peran serta masyarakat. Dan, mereka juga harus sadar bahwa jika tinggal di daerah banjir akan beresiko tinggi.
Masyarakat juga harus selalu menaati peraturan yang ada, supaya masalah banjir ini dapat teratasi," kata Bahtiar (Z-4)
Jalan rusak sering kali menjadi penyebab kecelakaan fatal bagi pengendara motor, terutama saat musim hujan.
Polres Metro Depok pada 2018 telah melakukan penyelidikan mendalam dan memeriksa sejumlah pejabat teras Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.
Rotasi, baik secara vertikal maupun horizontal, merupakan bagian dari evaluasi organisasi yang dilakukan secara profesional.
Masyarakat diimbau waspada, terutama di wilayah Bogor yang diprediksi akan mengalami hujan lebat disertai potensi bencana hidrometeorologi.
Perluasan pelanggan ini didukung oleh ketersediaan sumber air baku yang semakin stabil, baik dari Sungai Ciliwung maupun Kali Angke.
KERICUHAN pecah di wilayah Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat, melibatkan dua kelompok suporter sepak bola saat berlangsungnya laga Persib Bandung melawan Persija Jakarta, Minggu (11/1).
Perubahan perilaku tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan kebijakan dan sistem yang kokoh.
Berdasarkan data, hanya sekitar 27% irigasi di Sulsel yang dalam kondisi baik, sementara 41% mengalami kerusakan sedang hingga berat dan sisanya mengalami kerusakan ringan.
KPK membeberkan konstruksi perkara terkait OTT di OKU, yang menjerat 6 tersangka. Perwakilan DPRD OKU meminta jatah proyek fisik di Dinas PUPR senilai Rp7 miliar.
Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono menyebut pembangunan landasan pacu atau runway jalur taxi dan apron bandara di Ibu Kota Nusantara (IKN) sudah selesai.
Kementerian PUPR menekankan pentingnya ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan perumahan, mengingat banyak rumah subsidi diterima oleh masyarakat yang tidak berhak.
Kementerian PUPR mendapat alokasi anggaran RP75,63 triliun dalam RAPBN 2025. Anggaran tersebut turun drastis dari pagu anggaran yang diajukan sebesar Rp164,6 triliun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved