Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
MELUAPNYA Sungai Cibareno di Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengakibatkan sejumlah rumah rusak dan terendam, Minggu (9/10) petang hingga malam. Meluapnya debit air dipicu curah hujan tinggi di wilayah yang berbatasan langsung dengan Provinsi Banten itu.
Berdasarkan informasi, terdapat dua kampung di Desa Pasirbaru yang terdampak meluapnya air Sungai Cibareno. Kedua wilayah itu yakni Kampung Bantar Kalapa RT 004/10 dan Kampung Cilumayan RT 01/10. "Meluapnya air Sungai Cibareno terjadi sekitar pukul 17.30 WIB," kata Camat Cisolok, Asep Rusli Rusmawijaya, dalam keterangannya, Senin (10/10).
Sedikitnya terdapat 4 bangunan rumah warga yang kondisinya rusak. Terdapat juga 1 unit mesin penyedot pasir, 1 bangunan jembatan gantung, dan 1 unit bangunan pabrik tahu yang ikut diterjang air bah.
Rumah yang terdampak masing-masing milik Herman, 50, warga Kampung Bantar Kalapa RT 04/10 Desa Pasirbaru Kecamatan Cisolok. Bangunan rumah berukuran 4x10 meter itu dinding kamar bagian belakang jebol akibat tergerus arus luapan air Sungai Cibareno
Sedangkan rumah yang terendam milik Mahpud, 45, di Kampung Cilumayan RT 01/10 serta Resa, 20, dan Haer, 45, di Kampung Cilumayan RT 01/09. "Terdapat juga Jembatan Batu Nunggal yang hanyut terbawa arus," ujar Asep.
Meluapnya aliran Sungai Cibareno berdampak juga terhadap areal persawahan padi seluas 2 hektare yang ikut terendam. Diketahui areal sawah itu milik Residin, 54, Ruhiyat, 40, dan Aji, 50. "Sementara kolam ikan dan bangunan rumah milik ustaz Abdul Muiz di Kampung Cisalak, juga terendam," sebutnya.
Rerata bangunan rumah terdampak berada di bantaran Sungai Cibareno. Asep memastikan tidak ada korban jiwa, luka berat, ataupun luka ringan pada peristiwa tersebut. "Kami Forkopimcam Cisolok segera bergerak mendatangi lokasi kejadian serta melakukan evakuasi," tegasnya.
Asep mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana. Terutama saat curah hujan berlangsung dengan intensitas tinggi. "Kami terus pantau perkembangannya pascabencana. Minggu malam air sudah kembali surut," pungkas Asep. (OL-15)
BMKG juga mencatat potensi hujan lebat dapat terjadi secara lokal, seperti di wilayah Pulosari, Kabupaten Pemalang, serta Bumijawa dan Bojong di Kabupaten Tegal.
BMKG peringatkan potensi cuaca ekstrem 30 Maret-2 April 2026. Hujan lebat dan angin kencang berisiko picu banjir dan longsor di sejumlah wilayah Indonesia.
BMKG Samarinda mengeluarkan peringatan dini potensi banjir dan longsor di Kalimantan Timur (Kaltim) periode 11-20 Maret 2026 akibat curah hujan tinggi.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang akibat cuaca ekstrem ini.
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem di wilayah ibu kota selama sepekan ke depan.
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sulawesi Selatan hari ini, 6 Maret 2026. Makassar dan sekitarnya berpotensi hujan lebat hingga 13:10 WITA.
PASANGAN suami istri yang merupakan pemudik dari Bogor, Jawa Barat, mengalami insiden memilukan. Keduanya terbawa hanyut arus deras di saluran drainase Cianjur.
Dalam tinjauannya, Menteri PU Dody Hanggodo menyambangi embung di Desa Padakaton guna melihat langsung titik pemicu luapan air.
DKI Jakarta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir seiring meningkatnya risiko cuaca ekstrem dan memastikan pompa pengendali banjir siaga
Hujan dengan intensitas cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir di daerah itu mengakibatkan banjir dan merendam ratusan rumah.
Demi keamanan, warga kini bekerja dengan perlengkapan pelindung dan memastikan aliran energi tetap padam hingga kondisi benar-benar kering.
Faktor ekonomi menjadi pertimbangan utama bagi para penyintas. Harga yang sangat terjangkau membuat kios ini menjadi primadona bagi warga yang sedang merintis kembali hidupnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved