Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PRIHATIN banyaknya penyimpangan dan peluruhan fondasi kebangsaan secara terang terangan dalam pelaksanaan Pemilu 2024, sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengeluarkan maklumat kebangsaan.
"Hal terlihat dari penyalahgunaan pranata hukum lewat Mahkamah Konstitusi untuk melanggengkan kekuasaan yang berwatak nepotisme dan oligarkis, yang semakin diperburuk oleh praktik politik presiden yang tidak netral," tegas Aidul Fitriciada Azhari saat membacakan maklumat kebangsaan.
Ketua Komisi Yudisial (KY) RI periode 2016-2018 itu menyatakan, praktik politik presiden yang tidak netral dalam kontestasi Pemilu, berpotensi terjadinya penyalahgunaan kekuasaan secara masif.
Menurut suara civitas academica UMS, situasi tersebut menunjukkan kehidupan kebangsaan dan kenegaraan telah kehilangan adab dan etika, yang mengancam masa depan demokrasi, supremasi hukum, dan terwujudnya keadilan sosial yang dicita-citakan dalam konstitusi UUD 45.
Karena itu, tegas dosen pascasarjana Fakultas Hukum UMS perlunya maklumat kebangsaan, agar para elite politik yang tengah berkontestasi dalam Pemilu 2024 kembali pada nilai-nilai moral kebangsaan.
"Presiden dan para elite politik mengembalikan kehidupan demokrasi yang menjunjung adab dan etika kebangsaan yang bukan hanya bertujuan memperoleh kekuasaan, melainkan untuk mewujutkan kesejahteraan dan keadilan sosial bangsa Indonesia," katanya.
Kepada pemimpin pemerintahan dan aparatur hukum, diserukan untuk menegakkan supremasi hukum dengan tidak menyalahgunakan hukum, untuk kepentingan politik atau ekonomi yang bersifat pribadi atau golongan.
"Serta menjalankan hukum tanpa pandang bulu dan tidak partisan," tukas Aidul yang didampingi Rektor UMS Prof Dr Sofyan Anif bersama puluhan guru besar perguruan tinggi Muhammadiyah di Solo ini.
Maklumat Kebangsaan sitivitas akademika UMS juga mengajak seluruh rakyat menolak praktik politik uang dalam bentuk apa pun, termasuk menolak penggunaan keuangan negara untuk kepentingan elektoral, dalam bentuk bantuan sosial atau bansos.
Rektor UMS Prof Dr Sofyan Anif menegaskan, kegiatan maklumat kebangsaan sivitas akademika UMS ini adalah sebagai tanggungjawab moral, dan bukan karena pihaknya ikut ikutan dengan yang sudah dilakukan perguruan tinggi di sejumlah daerah di tanah air.
" UMS adalah perguruan tinggi yang mengajarkan nilai nilai etika dan moral serta ideologi al Islam Kemuhammadiyahan, se agai upaha menegakkan kompetensi spiritual kepada masyarakat luas," tegas Sofyan Anif.
Pada bagian lain Aidul tidak sependapat dengan pernyataan Istana Negara yang menyebut kegiatan seruan moral yang dilakukan perguruan tinggi belakangan ini sebagai gerakan partisan.
"Ini bukan orkestrasi politik, melainkan orkestra partisan, ini adalah orkestra kewarasan dan orkestrasi moral. Sebab yang dilakuka para guru besar dan akademisi ini tidak terkoneksi dengan koalisi masyarakat sipil tertentu. Tetapi semua berangkat dsri pertimbangan dan diskusi di internal kampus," pungkas Aidul Fitriciada. (Z-3)
Baca juga : Presiden tak Sensitif Tanggapi Kritik Civitas Academica
REKTOR Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, I Gusti Ngurah Sudiana mengucapkan selamat memperingati Hari Raya Tri Suci Waisak 2568 BE/2024 kepada umat Buddha
Perpustakaan Universitas BSI masuk daftar perpustakaan yang memenuhi kriteria dari lembaga pemeringkatan University Ranking atau UniRank 2024.
Ketua Dewan Pembina Yayasan Perguruan Tinggi 17 Agustus 1945 Jakarta, Rudyono Darsono, dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait keterangan palsu di pengadilan.
Civitas academica Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) turut mensyukuri capaian universitas dan memeriahkannya melalui kegaitan Family Day Milad UMY Ke-43.
Siswono Yudo Husodo juga menjelaskan sejak setahun lalu yayasan telah mempersiapkan pergantian rektor sesuai dengan statuta yang disahkan.
Universitas 17 Agustus 1945 (UTA '45) Jakarta mendukung Pemilu 2024 yang aman dan damai.
Struktur insentif politik Indonesia yang masih tersentralisasi membuat kompetisi elit nasional tetap berlanjut di level daerah.
Tanpa perubahan mendasar, parlemen berpotensi semakin dikuasai kelompok bermodal besar.
Taufan menyoroti persoalan ambang batas parlemen yang menurutnya menjadi isu penting dan membutuhkan kajian panjang serta komprehensif agar dapat ditentukan metode yang paling tepat.
Dalam konfigurasi tersebut, Perludem menilai jika kepala daerah dipilih oleh DPRD, maka hasil Pilkada berpotensi terkunci sejak awal.
Yusril berpandangan pilkada tidak langsung melalui DPRD justru selaras dengan falsafah kedaulatan rakyat, sebagaimana dirumuskan dalam alinea keempat Pembukaan UUD 1945.
Jika nantinya terjadi perubahan desain pilkada menjadi tidak langsung, mekanisme tersebut akan tetap menjamin partisipasi publik secara maksimal dan transparan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved