Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA DPW Partai Nasdem Provinsi Gorontalo, Rachmat Gobel menyatakan, Gorontalo saatnya berganti warna. “Beri kesempatan kepada Partai Nasdem untuk membangun Gorontalo. Mari kita birukan Gorontalo,” katanya, Rabu (31/1).
Hal itu disampaikan Gobel saat berkampanye di Kelurahan Heledulaa, Kota Timur, Kota Gorontalo. Selaku anggota DPR RI, bukan bagian dari kegiatan kampanye karena tidak ada orasi dan tidak ada lambang partai, ia juga mengadakan Festival Pasar Pangan atau pasar murah untuk produk sembako di Kelurahan Tanggikiki, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo.
Gobel mengatakan, sebagai orang yang ikut berkontribusi dalam mendirikan Provinsi Gorontalo pada tahun 2000, ia mengaku sedih dan prihatin. “Provinsi ini didirikan karena ingin Gorontalo lebih maju, lebih sejahtera, dan lebih mandiri. Tapi sejak itu hingga kini Gorontalo konsisten sebagai provinsi termiskin kelima di Indonesia. Tidak ada perubahan berarti. Padahal APBD naik terus dan bantuan APBN dari pusat pun bertambah. Lalu apa saja yang dilakukan para pejabatnya? Ini pasti karena ada salah urus,” katanya.
Baca juga : Rachmat Gobel Terus Gelorakan Edukasi Politik Bermoral
Untuk itu Gobel mengajukan Visi 2051 untuk membangun Gorontalo. “Kita memimpikan Gorontalo yang maju dan sejahtera. Jangan sampai kita mewariskan kemiskinan kepada generasi penerus kita. Kami punya konsep, punya gagasan. Perjuangan Partai Nasdem bukan sekadar mencari menang, tapi yang utama adalah untuk membangun Gorontalo,” katanya.
Gobel mengingatkan bahwa bansos, sembako, dan bantuan langsung tunai bukanlah solusi untuk memberantas kemiskinan.
“Itu bersifat jangka pendek, darurat, dan sementara. Solusi terbaik adalah dengan menciptakan lapangan kerja agar pengangguran berkurang dan membuka kesempatan berusaha seluas-luasnya,” katanya.
Baca juga : Gobel: Pemimpin Itu Melayani, bukan Dilayani
Hal itu dilakukan melalui Visi 2051 dengan membangun pelabuhan internasional Anggrek dan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Pangan. Ia menginvestasikan dana Rp 1,4 triliun. Investasi itu akan menarik investasi tambahan antara Rp 5 triliun hingga Rp 10 triliun. “Dalam 30 tahun akan tercipta sekitar 100 ribu lapangan kerja baru,” katanya. Selain itu, katanya, UMKM akan tumbuh menopang industri.
Lebih lanjut Gobel menerangkan bahwa pilihan terhadap industri pangan adalah karena tanah di Gorontalo sangat subur dan lautnya kaya ikan. Karena itu profesi terbesar penduduk Gorontalo adalah di bidang pertanian dan kelautan. Dengan demikian, katanya, jika APBD berpihak ke petani dan nelayan maka persoalan kemiskinan lebih mudah diatasi. Untuk itu, ia meminta kepada warga untuk memberi kesempatan kepada Partai Nasdem untuk membangun Gorontalo. “Saatnya Gorontalo berubah,” katanya. (Z-7)
Baca juga : Lansia Miskin Gorontalo Bakal Miliki Rusun Setara Hotel
Gobel menyebut, munculnya harapan kemajuan Gorontalo ditandai oleh hadirnya tiga proyek strategis besar.
Luas panen dan produksi padi di Gorontalo
Ribuan mushaf tersebut akan disalurkan melalui lembaga pendidikan Islam, masjid, dan komunitas pengajar Alquran di berbagai desa.
Kunjungan Duta Besar Australia untuk Indonesia Rod Brazier di Manado juga merayakan hubungan pendidikan antara Indonesia dan Australia.
Video yang diduga direkam pada Juni 2025 itu menunjukkan Wahyudin Moridu dari Fraksi PDIP sedang berada di dalam mobil bersama seorang wanita yang diduga selingkuhannya
Objek Wisata Oluhuta Paradise di Gorontalo
Yang lebih mendesak adalah menyamakan persepsi antara pengusul, BPKH, dan Baleg DPR RI mengenai bentuk dan karakter kelembagaan BPKH ke depan.
ANGGOTA Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, inisiatif pemerintah untuk mendirikan BUMN tekstil merupakan langkah yang tepat dan strategis.
Anggota DPR Fraksi NasDem, Rudianto Lallo, menegaskan bahwa Indonesia kini resmi memasuki babak baru dalam sistem hukum pidana.Hal ini ditandai dengan mulai berlakunya KUHAP baru
ANGGOTA Komisi II DPR RI, Cindy Monica, menegaskan akan mengawal kemudahan pengurusan dokumen kependudukan bagi masyarakat terdampak bencana.
Langkah pemerintah untuk menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) guna mengatur penempatan anggota Polri pada jabatan sipil sebagai solusi yang bijak.
Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni mengingatkan agar proses pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah Sumatra tidak dibarengi dengan narasi yang berpotensi memecah belah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved