Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PULUHAN korban luka kebakaran yang disusul ledakan smelter di kawasan industri nikel PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) Morowali, Sulawesi Tengah, masih menjalani perawatan medis. Pembayaran santunan untuk korban jiwa pun sudah terselesaikan.
Kepala Divisi Media Realtions PT IMIP, Dedy Kurniawan mengatakan, total korban 59 orang. Di mana, 19 meninggal dunia dan 40 lainnya mengalami luka.
“Semua jenazah korban jiwa sudah diterima dan dimakamkan masing-masing keluarga,” terangnya saat dihubungi Media Indonesia dari Palu, Kamis (28/12).
Baca juga: Ahli Waris Korban Ledakan Smelter Terima Santunan Rp600 Juta
Menurut Dedy, pembayaran santunan sebesar Rp600 juta kepada masing-masing ahli waris korban jiwa juga sudah dilakukan.
“Khusus santunan korban jiwa alhamdulillah sudah terbayarkan semua ke ahli waris,” tegasnya.
Baca juga: Korban Jiwa Ledakan Tungku Smelter di Morowali Bertambah, Jadi 19 Orang
Dedy memastikan, seluruh korban yang masih mendapat perawatan di rumah sakit telah diberikan jaminan bahwa biaya pengobatan ditanggung sepenuhnya oleh perusahaan.
Tidak hanya itu, selama perawatan IMIP juga memastikan seluruh kebutuhan mereka akan terpenuhi, baik fisik maupun psikis.
“Itu dilakukan sebagai kepedulian perusahaan kepada seluruh karyawan,” imbuhnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Morowali, Agus AS Partang menambahkan, saat ini tersisa 15 korban luka yang dirawat di rumah sakit yang dipimpinnya.
Belasan pekerja tersebut masih menerima perawatan di sejumlah ruangan.
“Untuk korban kritis sudah tidak ada, dua yang kritis lalu, kemarin (Rabu) sudah dirujuk ke Makassar dan Jakarta,” ungkapnya.
Agus menjelaskan, bahwa pasien yang dirawat di RSUD Morowali rata-rata mengalami luka bakar dengan kategori berat.
“Semuanya kami pastikan mendapat penanganan medis yang baik, dan kondisi mereka diharapkan bisa lebih bagus dari hari ke hari,” tandasnya.
Dari 40 korban luka masing-masing dirawat di RSUD Morowali 15 orang, RSUD Palopo satu orang, dan di kilik I dan klinik II IMIP 12 orang, sementara 10 pasien lainnya rawat jalan. (Z-10)
Hingga saat ini, ada sebanyak 84 ribuan pekerja Indonesia (lokal) di seluruh kawasan industri IMIP
Korban tewas ledakan tungku smelter di kawasan industri nikel PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) Morowali, Sulawesi Tengah, bertambah. Total korban jiwa 21 orang.
Polda Sulawesi Tengah segera menggelar perkara untuk menentukan tersangka kecelakaan kerja yang menewaskan 20 pekerja PT ITSS Morowali, Sulawesi Tengah.
Korban jiwa kebakaran yang disusul ledakan tungku smelter di kawasan industri nikel PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) Morowali, Sulawesi Tengah, bertambah menjadi 20 orang.
TIGA korban kecelakaan kerja di kawasan industri nikel PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) Morowali, Sulawesi Tengah, dirujuk ke Makassar.
Ia menyebutkan prioritas pertama yang harus dilakukan adalah penanganan serius terhadap korban
Ke depan, penggunaan kendaraan listrik di kawasan IMIP ditargetkan akan terus meningkat
ANGGOTA Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Beniyanto Tamoreka, meminta negara memperkuat pengawasan terhadap kawasan tambang strategis di Morowali.
Bandara Khusus PT Indonesia Morowali Industrial Park atau Bandara IMIP di Morowali, Sulawesi Tengah, beroperasi tanpa petugas imigrasi dan bea cukai karena bukan bandara internasional
Pertumbuhan investasi baik asing maupun domestik tidak diimbangi oleh mekanisme kontrol negara yang tegas dan terpadu merupakan ancaman yang berbahaya bagi bangsa.
PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menegaskan bandara IMIP di Morowali, Sulawesi Tengah yang berada di kawasan industri tersebut berstatus resmi dan beroperasi sesuai regulasi
Kabar Presiden ke-7 RI Jokowi diisukan pernah meresmikan Bandara PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) atau Bandara IMIP di Morowali, Sulawesi Tengah, ditepis oleh PSI
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved