Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
MUHAMMAD Adan, 21, ialah salah satu dari warga Riau yang menjadi korban meninggal dunia akibat erupsi Gunung Marapi di Sumatra Barat (Sumbar). Almarhum yang merupakan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Islam Riau (UIR) angkatan 2020 itu sempat menolong tiga rekannya meski dalam kondisi kaki yang sudah patah.
Saat ini, almarhum telah dimakamkan di Jalan Lintas Timur KM 20, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Riau. Paman korban, Sudirman, mengatakan keponakannya Muhammad Adan mulanya pamit untuk pergi ke Kota Padang, Sumbar. Namun, Adan mendadak berubah pikiran hingga memutuskan ikut pergi mendaki Gunung Marapi bersama teman-temannya.
"Saat itu dia izin sama orangtuanya untuk pergi ke Padang tetapi tak jadi dan izin untuk mendaki gunung," kata Sudirman, Rabu (6/12). Sesampainya di Gunung Marapi, Adan sempat menelepon keluarganya dan memberi kabar tentang kondisi di Gunung Marapi. Ketika itu Gunung Marapi sudah erupsi.
Baca juga: Pemkab Tanah Datar Tetapkan Masa Tanggap Darurat 7 Hari Akibat Erupsi Gunung Marapi
Ia mengungkapkan, pihak keluarga juga mendapatkan kabar dari temannya bahwa almarhum sempat menolong tiga rekannya yang lain dengan kondisi kakinya sudah patah. "Dapat kabar dari temannya, kalau almarhum sempat menolong tiga temannya dengan kaki yang sudah patah," ucap Sudirman.
Selain itu, Adan juga membagikan posisinya lewat Google map share location. "Keponakan kami sempat mengirim share loc posisinya tetapi setelah itu kami putus komunikasi. Selanjutnya, kami sekeluarga pergi menuju Bukittinggi untuk ke lokasi Gunung Marapi," tutur Sudirman.
Baca juga: 75 Pendaki Gunung Marapi Berhasil Ditemukan
Namun keluarga Adan tidak bisa menjemputnya ke atas gunung. Tim gabungan melarang masyarakat untuk mendaki gunung karena berbahaya. Kemudian, salah satu anggota tim gabungan memberi kabar kalau Adan sudah ditemukan dan dibawa ke rumah sakit Dr Achmad Mokhtar. "Sesudah itu, kami mendapatkan kabar Adan sudah di rumah sakit," jelasnya.
Setelah itu, keluarga korban langsung menuju rumah sakit tersebut. Di sana mereka menjumpai korban sudah dalam kondisi meninggal. "Kami langsung membawa korban pulang ke Pekanbaru. Sekarang sudah dimakamkan," pungkasnya. (Z-2)
PT Kereta Api Indonesia II Sumatera Barat (Sumbar) mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas di sekitar jalur rel, termasuk kegiatan menunggu waktu berbuka puasa atau ngabuburit.
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) menegaskan penertiban aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Sumbar masih berjalan melalui kerja tim terpadu lintas sektor.
PEMERINTAH pusat telah menyiapkan total anggaran sebesar Rp2,6 triliun untuk Sumatera Barat (Sumbar), untuk kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Cuaca panas ekstrem yang melanda Kota Pekanbaru dituding menjadi pemicu utama meningkatnya kerawanan kebakaran di area lahan gambut dan semak belukar.
BMKG deteksi 113 titik panas di Riau per 18 Maret 2026. Bengkalis dan Dumai mendominasi. Simak update pemadaman karhutla oleh tim gabungan BPBD di sini.
BALAI Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bersama aparat terkait dan masyarakat berhasil mengamankan seekor anak Harimau Sumatra (Panthera Tigris Sumatrae).
REGU pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Manggala Agni terus mengintensifkan upaya pemadaman di sejumlah titik api di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
Dari sekitar 1.100 ekor di seluruh Sumatra, diperkirakan hanya tersisa 216 ekor di Riau.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Riau yang diprediksi berlangsung hingga pukul 13.00 WIB, Jumat (6/3).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved