Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
BANGUNAN rusak akibat gempa Magnitudo 6,6 yang menguncang Kota Kupang dan kabupaten lainnya di Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (2/11), mencapai 82 unit.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang, BPDB Kota Kupang sampai Jumat (3/11) pagi, sebanyak 67 unit bangunan rusak berada di wilayah Kabupaten Kupang dan 15 Unit di Kota Kupang. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Rata-rata bangunan mengalami rusak ringan, hanya beberapa unit yang mengalami rusak berat, bahkan roboh.
Kepala BPBD Kabupaten Kupang Semy Tinenti menyebutkan bangunan yang rusak di Kabupaten Kupang tersebar di 12 desa dani 9 kecamatan. "Bangunan yang rusak 40 rumah penduduk, delapan fasilitas umum dan 19 gedung pemerintahan," kata Semy Tinenti.
Baca juga: PLN Pastikan Pasokan Listrik di Kupang Tidak Terganggu Gempa M 6,6
Untuk fasilitas umum yang rusak terdapat satu gedung sekolah dasar, lima gedung gereja, dan satu gedung farmasi dan satu kantor bank. Rata-rata bangunan yang rusak mengalami retak di tembok dan plafon bangunan roboh, kecuali sejumlah rumah penduduk roboh, seperti di Desa Honuk, Kecamatan Amfoang Barat Laut.
"Rumah penduduk rusak paling banyak di Desa Retraen dan Sonraen, Kecamatan Amarasi Selatan," ujarnya.
Baca juga: Gempa Magnitudo 6,6 Guncang Kupang, Rumah Warga Nyaris Tertimpa Batu Besar
Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kota Kupang Jeneva Malela mengatakan bangunan yang rusak di wilayag Kota Kupang terdiri dari satu pusat pembelajaan dan dua kantor pemerintah, yakni Gedung Kantor Gubernur NTT dan Gedung Kantor Pusat Bank NTT. "Rumah penduduk dan kantor mengalami retak pada sebagian tembok dan plafon jatuh," ujarnya. (Z-3)
Menurut BPBD, korban meninggal dunia merupakan warga Pacitan yang tertimpa reruntuhan dinding saat gempa terjadi.
Ada dua fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan, yaitu Sekolah Dasar (SD) Jetis dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 Jetis, dengan kerusakan cukup berat.
Analisa cuaca harian menjadi pijakan utama dalam pengambilan keputusan strategis.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan penanganan bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal tidak boleh berhenti pada fase tanggap darurat.
BPBD Kudus mengatakan longsor terjadi di Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog tersebut karena intensitas hujan yang sangat lebat.
Cuaca ekstrem tersebut memicu setidaknya 14 kejadian bencana tersebar di 15 kecamatan, mulai dari pohon tumbang, kerusakan rumah warga, hingga gangguan fasilitas umum.
ANTUSIASME masyarakat Kota Kupang terhadap vaksinasi Human Papilloma Virus (HPV) melampaui ekspektasi. Pada hari pertama pelaksanaan, Selasa (3/2), jumlah pendaftar mencapai 370 orang.
HUJAN lebat disertai angin kencang yang melanda Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (24/1) dini hari nyaris merenggut nyawa seorang anak perempuan.
Sjafrie menegaskan bahwa sejarah perjalanan Timor Timur adalah urusan kebangsaan yang harus diletakkan pada fondasi empati dan persaudaraan.
Sinergi seluruh stakeholder menjadi kunci utama dalam memastikan pengoperasian bandara internasional dapat berjalan optimal sejak hari pertama.
MENJELANG Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang mengungkapkan telah melakukan berbagai cara untuk meredam harga utamanya komoditas pangan.
HARI Studi dan HUT ke-50+1 Majelis Nasional Pendidikan Katolik (MNPK) digelar di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu (17/12).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved