Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH masyarakat dari Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) Sumatra Selatan meminta pemerintah tegas dalam mengimplementasikan regulasi terkait tapal batas di Permendagri 76/2014. Aturan itu tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri dalam Negeri 50/2014 tentang Batas Daerah Kabupaten Musi Banyuasin dengan Kabupaten Muratara Provinsi Sumatera Selatan
Keinginan tersebut dilontarkan dalam unjuk rasa di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (2/10). Koordinator Perwakilan Masyarakat Muratara Heradi mengatakan kelompok yang diwakilinya ingin bertahan supaya Permendagri itu tidak direvisi. Sebelumnya, dikabarkan ada masukan ke Kementerian Dalam Negeri untuk merivisi Permendagri 76/2014.
"Permendagri 76 telah Berkekuatan Hukum Tetap karena sudah dilakukan Uji Materiil sebanyak 3 kali di Mahkamah Agung dan keputusannya menolak semua. Kami menegaskan Permendagri 76 2014 tidak dapat diganggu gugat lagi. Janganlah ada upaya-upaya untuk merubah atau merevisi," kata Heradi.
Baca juga:
> Front Mahasiswa Tolikara Gelar Aksi di Depan Gedung Kemendagri
> Pemkab Muratara Giatkan Vaksinasi di Pemukiman Suku Anak Dalam
Heradi juga menambahkan penerbitan Permendagri 76/2014 tidak lah mudah karena memakan waktu yang tidak sebentar. Terlebih Muratara yang merupakan pemekaran dari Kabupaten Musi Rawas telah melaksanakan Pemilu Legislatif, Pemilu DPRD/DPR, Pemilihan Kepala Daerah sebanyak 2 kali dan pemilihan Kepala Desa.
Heradi juga mengingatkan agar SKB yang sudah menjadi HGU di beberapa perusahaan di Muratara tetap berlanjut. Pasalnya, banyak warga masyarakat yang sudah menggantungkan hidupnya dari perusahaan-perusahaan tersebut.
"Penduduk kami sudah banyak yang bekerja di investor-investor daerah kami, kalau ini sempat diambil alih oleh SKB, ini pegawai-pegawai yang kerja akan setop padahal ada ribuan karyawan yang menggantungkan hidupnya disitu," kata dia. (Z-6)
Sejumlah mobil yang terjebak di desa terisolasi, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawa Utara, Sumatra Selatan (Sumsel), terpaksa menggunakan perahu rakit untuk sampai ke desa seberang.
TIGA kecamatan yang terendam banjir di Kabupaten Musi Rawas Utara, Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel), dikabarkan telah surut pada hari Selasa malam (23/4).
Muhammad Abadi, adik kandung Bupati Musi Rawas Utara (Muratara) Devi Suhartoni, meninggal dunia usai diserang oleh orang tak dikenal.
Dari 7 kecamatan yang ada di Muratara, 2 kecamatan yang sering terjadi banjir dalam waktu lama, yaitu Kecamatan Rawas Ilir dan Karang Dapo.
SERIBUan ustadz, da'i muda, santri, alumni pesantren dan ibu-ibu pengajian se-Bumi Silampari (Musi Rawas, Lubuk Linggau, dan Musi Rawas Utara) mendoakan Ganjar menjadi Presiden 2024.
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menegaskan negaranya tidak gentar menghadapi ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump, meski Iran tengah diguncang.
Masyarakat dan pengguna jalan diimbau untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas.
Komisi III DPR RI meluruskan berbagai narasi keliru soal KUHP baru, menegaskan pidana mati, pasal presiden, zina, hingga demo tetap dibatasi prinsip keadilan.
Revisi Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat terkait UMSK 2026 tidak menyelesaikan masalah mendasar.
Polri pastikan dua kerangka di Gedung ACC Kwitang adalah Reno dan Farhan. Hasil forensik: tewas akibat luka bakar tanpa tanda penganiayaan.
Presiden Ekuador Daniel Noboa selamat dari serangan massa yang melempari batu dan menembaki iring-iringan mobilnya di tengah aksi protes kenaikan harga BBM.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved