Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI dangdut koplo yang tengah naik daun, Gilga Sahid Hardhiansyah atau akrab disapa Gilga Sahid, akan menggelar konser di Lapangan Dodiklatpur Rindam IV Diponegoro, Klaten, Kamis (12/10).
"Konser dengan tema Konser Nemu itu akan dihadiri sekitar 10.000 penonton. Saat ini, tiket yang sudah terjual sekitar 7.000 lembar," kata Ketua Panitia Konser, Dita Yoda Randitya.
Menurut Dita, yang juga pengelola EO Syech Maffiun Group, Konser Nemu merupakan bangkitnya agenda yang melibatkan ribuan massa pascapandemi covid-19. Konser yang akan digelar di Lapangan Dodiklatpur Rindam IV Diponegoro Klaten juga memberikan peluang bagi pelaku UMKM terutama untuk memasarkan atau mempromosikan produk di pergelaran konser tersebut.
"Tentu, momentum ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya pelaku UMKM di wilayah Kabupaten Klaten," jelasnya kepada wartawan, Selasa (10/10).
Kegiatan konser di Lapangan Dodiklatpur, lanjut Dita, tidak berkaitan dengan politik. Konser ini murni untuk memberikan hiburan musik berkelas kepada masyarakat dengan harga tiket terjangkau.
"Ini tidak ada kaitannya dengan politik sama sekali. Pure (murni) untuk memberikan hiburan kepada masyarakat pascapandemi covid-19," tegasnya.
Pria yang pernah menyelenggarakan acara selawat akbar Habieb Syech dan sinau bareng Cak Nun (Kiai Kanjeng) itu mengatakan, sebenarnya konser akan diadakan di Stadion Trikoyo Klaten. Namun, ini tidak mendapat dukungan dari pemerintah daerah.
"Memang, rencana awal pesta rakyat ini akan digelar di Stadion Klaten Trikoyo. Namun, tiba-tiba dibatalkan dengan alasan lokasi stadion hanya untuk event olahraga. Karena itu, kami memindahkan lokasi di Lapangan Dodiklatpur," imbuhnya. Dalam konser di Lapangan Dodiklatpur, panitia menghadirkan sejumlah artis lokal Solo dan Yogyakarta, antara lain Ikha Gesut, Uci Farantika, De' Kiki, Feta Fernanda, dan Angga Faresha. (Z-2)
Kondisi ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan adanya sistem tekanan rendah di selatan Nusa Tenggara Barat yang membentuk pola konvergensi atau pertemuan angin.
Kondisi ini dipicu oleh aktivitas Bibit Siklon Tropis 91W dan penguatan Monsun Asia yang meningkatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang di jalur Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara.
Berikut prakiraan cuaca Senin 12 Januari 2026 untuk kota-kota besar di Indonesia dikutip dari BMKG
Peta sebaran bencana sepanjang 2025 menunjukkan Pulau Jawa dan Sumatra masih menjadi wilayah dengan jumlah kejadian bencana tertinggi di Indonesia.
Pemerintah daerah diminta mempercepat identifikasi ulang zona merah dan membatasi aktivitas warga di wilayah rawan selama periode peringatan dini.
STASIUN Meteorologi pada BMKG Yogyakarta terus memantau pergerakan dan perkembangan bibit Siklon Tropis 98S yang berada di perairan Samudera Hindia,
MUSISI Raissa Anggiani sukses menggelar konser album ‘Kepada, Yang Terhormat’ di M Bloc Live House, Jakarta. Raissa menutup gelaran konser album dengan sempurna di Jakarta.
SEBAGAI bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial, penyanyi solo, Rossa, menyalurkan zakat mal senilai Rp500 juta untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah wilayah di Sumatra.
Rossa mengaku bahwa ini adalah pengalaman pertamanya terlibat dalam sebuah proyek seni di luar keperluan komersial.
Belum Siap Dewasa adalah lagu tentang perasaan takut tumbuh besar dan meninggalkan masa sekolah yang penuh tawa dan teman-teman.
Paa Perasuk menarik perhatian tidak hanya karena alur ceritanya yang unik tetapi juga karena berhasil mengandeng penyanyi internasional Anggun C. Sasmi untuk debut.
PENYANYI muda Prince Poetiray berhasil menyabet penghargaan Pendatang Baru Terbaik Terbaik di AMI Awards 2025. Musisi berusia 11 tahun itu merebut penghargaan lewat lagu Selalu Ada di Nadimu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved