Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTIVITAS tambang laut ilegal di kawasan wisata Pantai Cemara, Desa Rebu, Bangka, mulai meresahkan. Di samping mengganggu destinasi wisata tersebut.
Pengelola wisata Pantai, Dewi Tari meminta Pemerintah Kabupaten Bangka dan Aparat Penegah Hukum mengambil tindakan agar puluhan ponton tambang tersebut menjauh dari pantai cemara.
Direktur CV MAS, selaku pengelola destinasi wisata Pantai Cemara David Siga mengatakan setidaknya ada 50 ponton isap timah di sekitar perairan. Namun 20 pontoh yang beroperasi dekat pantai.
Baca juga: Bulog Batasi Pembelian Beras hanya 10 Kg Antisipasi Dijual Kembali
"Kami tidak melarang silakan lah mau nambang, tapi tolong jangan terlalu dekat pantai, ini kan kawasan wisata, apalagi mereka itu bekerja malam hari," kata David, Senin (9/10).
David menyebutkan puluhan ponton isap tersebut ada koordinatorkannya. "Kita sudah meminta dua koordinator itu, supaya ponton yang mereka koordinator agak menjauh, tapi sayang tidak mereka hiraukan," ujarnya.
Baca juga: Tahun ini Geopark di Bangka Belitung Bertambah Tujuh
David mengungkapkan para penambang harus berkoordinasi dengan kedua orang itu, karena ada fee yang harus dibayar dari timah yang dihasilkan. "Kita sudah ke Kades, Babinsa dan Babinkamtibmas, tapi belum ada respon juga, karena ponton ponton itu masih tetap beraktifitas,"ungkap dia.
Pihaknya berharap hal ini segera di atasi, sebab jangan sampai terjadi konflik sosial antara penambang dan pelaku destinasi wisata. "Kami tidak ini sampai terjadi konflik sosial jangan sampai ini di biarkan berlarut larut,"imbuhnya.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Rismy Wira Maddona sangat menyayangkan adanya tambang laut ilegal yang beraktifitas dekat pantai wisata. "Kita ketahui desa Rebo ini sudah merupakan desa Wisata, jadi jangan sampai ada tambang ilegal dekat kawasanya," kata Rismy.
Pihaknya berharap Aparat Penegak Hukum (APH) dapat mengambil tindakan, sehingga kawasan wisata tetap terjaga dari aktifitas tambang ilegal. Kasi Gakum polairud, Ajun Komisaris Besar (AKB) Indra Feri Dalimunte mengatakan pihaknya akan melakukan cek lokasi untuk memastikan aktifitas tambang yang berada dekat pantai cemara.
Selain itu, lanjut Indra, Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan PT Timah mengingat perairan itu merupakan IUP PT timah. "Ya, kita akan cek lokasi nanti, dan kita juga akan berkoordinasi dengan PT Timah jika terbukti melanggar aturan, akan kita tindak," katanya.
Sayangnya saat ini, Puluhan ponton isap timah tersebut masih tetap beroperasi di dekat pantai Cemara pada malam hari. (Z-3)
Tradisi ini merupakan salah satu bentuk penghormatan kepada leluhur, dan dewa-dewa yang disembah serta sebagai simbol penyucian sebelum memasuki Tahun Baru Imlek.
SEORANG nelayan Petaling Kabupaten Bangka diterkam buaya saat memancing ikan di sungai Limbung, Selasa (10/2) malam. Korban ditemukan menyangkut di jaring ikan, Rabu (11/2) pagi.
SEBANYAK tujuh pekerja tambang tertimbun longsor tanah di lokasi tambang eks Pondi, Desa Pemali, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung.
Sepanjang Januari 2026, setidaknya ditemukan 20 orang di Kabupaten Bangka Provinsi Bangka Belitung (Babel) terserang demam berdarah dengue (DBD).
Bupati Bangka berharap hal itu dapat membangkitkan gairah masyarakat atau pelaku UMKM untuk berjualan saat Ramadhan Fair 2026.
Target pada tahun 2026 ini semua gerai itu harus berjalan. Untuk saat ini mengupayakan melalui Agrinas, TNI, yang sering kita koordinasikan dari Korem dan Kodim.
Pelni Hadir pada Pameran Pariwisata Bangga Berwisata di Indonesia
Candi Muara Takus merupakan salah satu situs cagar budaya paling signifikan di Sumatra dengan nilai sejarah dan arkeologis yang sangat tinggi.
Direktur Utama PT AI Indonesia Sony Subrata meyakini bahwa teknologi AI dapat diterapkan secara nyata untuk memenuhi kebutuhan sektor pariwisata Indonesia.
INSTITUT Pariwisata (IP) Trisakti menyelenggarakan kegiatan International Guest Lecture dengan menghadirkan Ketua Otorita Administratif Khusus Oe-cusse Ambeno.
Istilah sustainable tourism kini mulai berevolusi menjadi regenerative hospitality, sebuah konsep di mana pelaku industri tidak hanya berusaha meminimalisasi dampak negatif,
Tren terbaru menunjukkan bahwa bagi Generasi Z, pengalaman kini menjadi faktor utama yang mendorong keputusan perjalanan, melampaui pertimbangan harga semata.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved