Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI Pengusung Calon Presiden dan Wakil Presiden. Anis Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Amin). Nasdem, PKB, PKS, dan Partai Ummat optimistis dapat memenangkan pasangan Amin di Provinsi Bangka Belitung (Babel).
Hal itu disampaikan langsung tiga petinggi partai tersebut saat menggelar Doa bersama ratusan pengurus dan relawan di Kantor DPW NasDem. Kamis (5/10).
Ketiga petinggi partai itu yakni Ketua PKS Ahsan Visyawan, Ketua PKB Tanwin dan Sekretaris NasDem Iman.
Baca juga : Seniman Budi Dalton Minta Buatkan Ini Jika Ganjar Pranowo Jadi Presiden 2024
Sekretaris DPW NasDem Babel Iman Musaman mengatakan NasDem bersama PKS dan PKB di bantu Partai Ummat berserta elemen pendukung dan para relawan siap memenangkan Ami di Pilpres 2024 mendatang.
"Kita sudah menyiapkan berbagai strategi pemenangan, hanya saja tidak bisa kami sampaikan, nah sebelum kami turun untuk memenangkan, kami doa bersama dulu untuk kemenangan Amin,"kata Iman.
Baca juga : Kasus Hukum SYL Tak Pengaruhi Elektabilitas AMIN
Ia menyebutkan partai Pengusung sepakat mengatur strategi pemenangan dalam persiapan kampanye, Saksi dan pengamanan pengamanan suara kesananya.
"Nanti salah satu ruang di Kantor NasDem akan di jadikan kantor bersama untuk pemenangan pasangan Amin,"ujarnya.
Ketua DPW PKB Babel. Tanwin mengaku seluruh lapisan partai dari berbagai tingkatan akan turun habis habisan untuk memenangkan Amin di Pilpres.
"Untuk pasangan Amin target kita berdasarkan Survey Internal 70 persen, tapi nanti bisa di atas itu,"kata Tanwin.
Sementara Ketua DPW PKS Babel Ahsan Visyawan menyebutkan PKS target kemenangan Amin di Babel tidak muluk muluk 60 persen.
"Kita tidak muluk-muluk asalkan calon ada tiga pasang, ya 60 persen lah,"kata Ahsan.
Ia mengaku untuk memenangkan 60 persen itu perlu kerja keras, yakni membuka wawasan masyarakat bahwa Anis itu bagus dan pinter bisa membawa perubahan bagi Indonesia yang lebih baik.
"Kita harus kerja keras untuk memenangkanya, tapi kita bersama partai pengusung NasDem, PKS, PKB dan dibantu Partai Ummat Optmis Amin bisa menang di Babel,"tuturnya.
Sementara, Bupati Bangka Barat Sukirman mengaku hal serupa sebagai kader Partai NasDem dirinya siap mengarahkan semua pengikutinya untuk memilih Amin.
"Insyaallah saya berusaha dan berupaya Amin memang di Kabupaten Bangka Barat,"Ucap dia.(Z-5)
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
Founder Gerakan Turun Tangan, Anies Baswedan, menyampaikan gagasan dan pemikirannya di depan seribuan anak muda dalam gelaran Turun Tangan Festival 2025.
Diketahui Anies sebelumnya dalam acara Dialog Kebangsaan di Padang menyatakan bahwa negara tidak boleh salah fokus pada proyek mercusuar yang membebani rakyat.
PKB menyebut arah kebijakan tersebut sebagai penerapan ekonomi konstitusi yang berpijak pada Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.
Pemerintah menaruh perhatian serius terhadap kasus anak yang mengakhiri hidupnya akibat persoalan yang dinilai sepele namun berujung tragis.
PKB mendukung langkah-langkah diplomasi Presiden Prabowo Subianto, termasuk keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace (BoP).
Menurut Muhaimin, kepemimpinan Prabowo tidak hanya relevan untuk satu periode, tetapi juga memiliki potensi keberlanjutan.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Budi mengatakan KPK menduga Hery Sudarmanto yang merupakan tersangka kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan rencana penggunaan TKA (RPTKA), menerima uang hasil dugaan pemerasan sejak 2010.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved