Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KEKERINGAN dan kesulitan air bersih di Kota Semarang semakin meluas. Dari sebelumnya tujuh kelurahan menjadi 17 titik di 10 kelurahan di beberapa kecamatan. Badan Penanggungan Bencana Daerah (BPBD) akan kembali menyalurkan air bersih setelah mendapatkan kucuran dana segar.
Kawasan yang mengalami kekeringan di antaranya Kedungpabe, Beringin, Wonosari, Gondoriyo, Jabungan, Rowosari, Cepoko, Gedawang, Wonoplumbon, Meteseh, Genuk, dan Gunung Pati.
"Sumur dan sumber mata air kami telah kering, sehingga satu-satunya upaya bagi warga hanya mengandalkan bantuan," kata Warsito, warga Beringin, Kota Semarang.
Baca juga: Krisis Air Bersih Meluas Dinas Sosial Kalsel Tambah Unit Water Treatment
Keluhan yang sama diungkapkan Arifin, 65. Warga Genuk Semarang itu mengaku sebelumnya kebutuhan air masih dapat disuplai oleh sumur altetis yang disalurkan ke
warga, kini sudah berhenti karena kekeringan hal itu juga terjadi pada sumur dangkal warga. "Kami terpaksa beli air untuk konsumsi dari isi ulang galonan, karena tidak ada air bersih lagi," tambahnya.
Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kota Semarang Patrick Bagus Yudhistira mengatakan suplai bantuan air bersih segera dilanjutkan setelah mendapatkan kucuran anggaran belanja tidak terduga (BTT) Rp114 juta. Penyaluran sempat terhenti karena pagu anggaran yang dimiliki BPBD telah habis.
Baca juga: Pembasahan Gambut Solusi Permanen Atasi Karhutla
Mengalami kesulitan membantu warga alami kekurangan air bersih, lanjut Patrick, BPBD terus menghimpun bantuan dari pihak lain baik itu organisasi, swasta, lembaga maupun organisasi perangkat daerah (OPD) yang ada, bantuan air bersih itupun juga terus berkurang dan nyaris habis karena luas wilayah dilanda kekeringan meningkat.
Dengan adanya kucuran anggaran BTT ini, BPBD dapat kembali melakukan pengadaan air bersih hingga 570 tangki, sehingga segera dapat disalurkan ke ribuan warga terdampak. "Ada 17 titik di 10 kelurahan yang menjadi prioritas bantuan karena kondisi kekeringan parah," ujarnya. (Z-3)
Studi terbaru mengungkap rangkaian kekeringan panjang berperan besar dalam kemunduran Peradaban Lembah Indus, memicu penyusutan kota dan pergeseran permukiman secara bertahap.
Kebutuhan untuk penanganan kekeringan dari tahun ke tahun terus bertambah sehingga perlu dicari upaya lain seperti mencari sumber air baru.
Gelombang panas, terutama pada siang hari, mempercepat penguapan air dari daun dan tanah, menurunkan ambang kekeringan.
BEBERAPA desa di kawasan lereng Gunung Merapi, di Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kini mengalami kekeringan
Pemantauan Media Indonesia, Kamis (31/7) hujan masih turun di sejumlah daerah di Jawa Tengah terutama di kawasan pegunungan dan dataran tinggi, namun dengan intensitas yang menurun.
Mundurnya musim tanam disebabkan adanya revitalisasi atau perbaikan saluran irigasi baik air yang mengalir melalui Saluran Induk Cipelang dan Saluran Induk Sindupraja.
Rekomendasi Ombudsman RI akan diterbitkan apabila dalam tahap resolusi monitoring setiap laporan masyarakat tidak diselesaikan dalam batas waktu yang telah ditetapkan.
Relawan dapur Makan Bergizi Gratis di Semarang mengaku terbantu secara ekonomi. Warga berharap program MBG terus berlanjut.
Banjir setinggi 40-60 sentimeter itu membuat sejumlah pabrik di kawasan tersebut terpaksa memulangkan pekerja lebih awal
Banjir tersebut terjadi setelah hujan lebat mengguyur kawasan Semarang sejak pukul 16.00 WIB hingga 18.30 WIB. Banjir yang terjadi mencapai ketinggian 10-60 centimeter.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mengoperasikan pompa air tenaga surya berkapasitas total 2 x 125 liter per detik sebagai bagian dari sistem pengendalian rob dan banjir.
Hingga November 2025, data menunjukkan jumlah kunjungan wisatawan telah mencapai 7,6 juta orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved