Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Sosial Provinsi Kalimantan Selatan akan menambah unit mobile water treatment atau peralatan pengolahan air bersih guna membantu mengatasi krisis air bersih di sejumlah wilayah. Pasalnya sumur-sumur warga di Kota Martapura, Kabupaten Banjar terinterusi gambut.
"Kita akan menambah peralatan mobile water treatment untuk membantu warga yang mengalami krisis air bersih. Saat ini kita punya satu unit, setidaknya kita harus punya tiga unit karena banyaknya daerah yang mengalami kekeringan dan krisis air bersih," kata Kepala Bidang Penanganan Bencana Dinas Sosial Kalsel, Ahmadi, Selasa (3/10).
Saat ini pihaknya juga telah mendapatkan bantuan sejumlah peralatan (tabung) water treatment skala kecil dari Kementerian Sosial. Menurut Ahmadi, mobile water treatment yang dimiliki Dinas Sosial Kalsel tidak hanya mengolah air menjadi air bersih tetapi juga siap saji atau siap minum.
Baca juga: 235 Hektare Kawasan Konservasi di Kalimantan Selatan Terbakar
"Kurang lebih seperti alat pengolahan air isi ulang, sehingga airnya layak dikonsumsi langsung warga. Ini tidak hanya untuk mengatasi kendala air bersih saat kemarau tetapi juga untuk penanganan bencana lainnya," ujarnya.
Water treatment adalah tahapan proses meningkatkan kualitas air agar dapat dimanfaatkan untuk penggunaan air minum dan lainnya. Adapun proses water treatment bertujuan menghilangkan kontaminan dan mengurangi konsentrasinya sehingga air dapat digunakan.
Baca juga: SDG Kalsel Gelar Bersih-Bersih dan Kerja Bakti di Tanah Laut
Saat ini sejumlah wilayah di Kalsel seperti Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Barito Kuala, Tanah Laut, dan Kotabaru mengalami kekeringan dan krisis air bersih. Kabupaten Banjar merupakan daerah terparah dilanda krisis air bersih.
"Krisis air bersih tidak hanya karena kemarau tetapi juga sumur-sumur warga mengalami interusi gambut atau senyawa pirit/zat besi membuat air berwarna, berbau sehingga tidak dapat dikonsumsi warga. Kondisi ini terjadi di daerah perkotaan," kata Kepala BPBD Banjar, Warsita.
Kondisi ini terjadi sejak awal tahun 2023. Karena itu pihaknya menghimbau warga agar beralih menjadi pelanggan PDAM, mengingat air sumur sudah tercemar dan keterbatasan pemerintah daerah mensuplai air bersih. (Z-3)
Kecamatan Pauh dan Kuranji mengalami krisis air bersih akibat sumur mengering serta kerusakan bendungan dan irigasi pascabencana November 2025.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap air bersih di Sumut, Sumbar, Riau, Lampung, Jateng, Jatim, Kalsel dan Sulsel.
Ratusan pengungsi banjir di Aceh Tamiang mendesak bantuan air bersih dan MCK. PDAM rusak fatal, kondisi tenda pengungsian memprihatinkan.
Menurut anggota tim pengabdian Dr Imam Muslem, kegiatan tersebut dilakukan secara adaptif mengikuti dinamika pasca bencana.
BANJIR bandang dan tanah longsor yang puncaknya terjadi pada 26-27 November lalu sedikitnya telah meluluhlantakkan 52 kabupaten/kota di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Studi terbaru mengungkap rangkaian kekeringan panjang berperan besar dalam kemunduran Peradaban Lembah Indus, memicu penyusutan kota dan pergeseran permukiman secara bertahap.
Kebutuhan untuk penanganan kekeringan dari tahun ke tahun terus bertambah sehingga perlu dicari upaya lain seperti mencari sumber air baru.
Gelombang panas, terutama pada siang hari, mempercepat penguapan air dari daun dan tanah, menurunkan ambang kekeringan.
BEBERAPA desa di kawasan lereng Gunung Merapi, di Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kini mengalami kekeringan
Pemantauan Media Indonesia, Kamis (31/7) hujan masih turun di sejumlah daerah di Jawa Tengah terutama di kawasan pegunungan dan dataran tinggi, namun dengan intensitas yang menurun.
Mundurnya musim tanam disebabkan adanya revitalisasi atau perbaikan saluran irigasi baik air yang mengalir melalui Saluran Induk Cipelang dan Saluran Induk Sindupraja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved