Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 135 tempat pembuangan sementara (TPS) di Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar) kini sudah dalam keadaan overload atau melebihi kapasitas. Begitu juga dengan dua lubang di TPS Sementara di Tegallega yang kini sudah ditutup karena overload.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung Dudy Prayudi Selasa (12/9) mengatakan, saat ini pengiriman sampah ke TPA Sarimukti untuk Wilayah Kota Bandung sejak 12 September sampai 26 September 2023, pindah ke lokasi ke bagian belakang dari tempat sebelumnya.
"Lokasinya sama, hanya pindah ke belakang jatah tetap sehari hanya 155 rit sedangkan di hari biasa bisa mencapai 340 rit, itu karena kapasitas buangnya sangat terbatas hanya10.000 kubik. Kami berharap setelah 26 September, TPA Sarimukti normal kembali sehingga Kota Bandung tidak mengalami darurat sampah," harapnya.
Baca juga : HPSN 2024, Refleksi Kota Bandung Menuju Zero Waste City
Menurut Dudy untuk mengatasi membludaknya sampah di Kota Bandung, saat ini pihaknya sendang mengebut penyelesaian TPS darurat di Gedebage. Di TPS darurat Gedebage nantinya bisa nampung 10 ton sampah, kini pembuatan akses jalan.
"Alhamdulillah warga bisa memahami kondisi darurat sampah, mudah-mudahan Sarimukti segera normal sehingga tak perlu ada TPS darurat. Untuk saat ini, kami juga sedang berupaya mencari lahan yang akan digunakan untuk TPS dan TPA, karena 135 TPS sudah overload.
Plh Wali Kota Bnadung Ema Sumarna mengatakan, terkait kondisi sampah di Kota Bandung yang saat ini kedaruratan diambil alih provinsi. Tentu sangat mendukung karena pemkot sangat membutuhkan.
Baca juga : Bandung Berhasil Kurangi Sampah Hingga 70%
"Kami menunggu secepatnya pembukaan lahan baru (TPA Sarimukti) supaya sampah yang ada saat ini bisa cepat tertangani. Tak hanya itu, kami juga masih terus berupaya mencari lahan lain, lantaran kondisi TPS di Bandung sudah overload," lanjutnya.
Saat ini kata Ema, pemkot sedang menggarap lahan di Gedebage untuk TPS daurat selama TPA Sarimukti belum maksimal.
"Kami juga sudah coba hadirkan gibrig mini tapi tak sampai selesaikan sampah yang menggunung," ucapnya.
Pemkot Bandung tambah Ema, juga tak pernah berhenti mengedukasi masyarakat supaya dapat menyelesaikan sampah dari rumah dan lingkungan. Pemkot dambakan zero waste sampah dan sudah berkeliling meminta bantuan, semisal dengan TNI, tapi belum mendapatkan lahan," katanya. (Z-4)
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
Arsyid juga mengimbau pihak RW dan RT pro aktif turut atasi masalah sampah.
Menteri KLH/BPLH Hanif Faisol Nurofiq menginstruksikan penghentian segera operasional insinerator di Kota Bandung yang melampaui baku mutu emisi udara.
Penggunaan insinerator mini tidak dibenarkan.
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung terus mempercepat upaya pengelolaan sampah dengan tetap memperhatikan norma-norma lingkungan.
Teba Sampah Organik, yang juga dikenal sebagai Teba Modern, merupakan sistem inovatif pengolahan sampah organik di tingkat rumah tangga.
Menteri KLH/BPLH Hanif Faisol Nurofiq menginstruksikan penghentian segera operasional insinerator di Kota Bandung yang melampaui baku mutu emisi udara.
Penggunaan insinerator mini tidak dibenarkan.
Satu pasien yang diduga terinfeksi Super flu dan tengah menjalani perawatan di RS Hasan Sadikin (RSHS) meninggal. Namun, pasien tersebut memiliki komorbid berat.
Kontribusi veteran tidak berhenti pada masa lalu, tetapi terus menjadi sumber inspirasi dan keteladanan bagi generasi muda hingga saat ini.
Pemerintah juga akan menambah jumlah penyapu jalan dan memperkuat program kebersihan lainnya.
DINAS Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung, Jawa Barat, melaporkan selama masa Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 tercatat sebanyak 2.675.017 kendaraan melintas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved