Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten, Jawa
Tengah, mendapat dukungan dari program CSR dalam pelaksanaan kegiatan droping air bersih di beberapa daerah yang dilanda kekeringan akibat El Nino.
Kepala Bidang Kedaruratan daan Logistik BPBD Kabupaten Klaten, Rujedy Endro Suseno mengatakan krisis air bersih kemarau ini terjadi di 10 desa yang tersebar di tiga wilayah kecamatan, yakni Kecamatan Kemalang, Bayat, dan Jatinom.
Krisis air bersih di Kecamatan Kemalang, dialami warga Desa Kendalsari, Sidorejo, Tegalmulyo, Tangkil, dan Tlogowa tu. Kemudian, Desa Jambakan, Ngerangan, dan Krakitan di Kecamatan Bayat, serta Desa Bandungan dan Temuireng di Kecamatan Jatinom.
Baca juga : Wakil Bupati Klaten Luncurkan Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah
Kegiatan droping air bersih BPBD Klaten untuk membantu kebutuhan air warga di daerah kekeringan dimulai pada 8 Juni 2023. Adapun pelaksanaan droping air hingga saat ini total telah mencapai 323 tangki, termasuk 74 tangki bantuan dari CSR.
“BPBD Klaten mendapat dukungan CSR dalam pelaksanaan droping bantuan air bersih. Mereka adalah Polres Klaten 10 tangki, RS Bagas Waras, (10), UGM (20), Korpri (20), Dinas Perhubungan (10), dan Dinas Kesehatan (4),” jelasnya, Selasa (12/9).
Baca juga : Baznas Klaten Gelar Sosialisasi Bantuan RTLH dan Jambanisasi Masyarakat Miskin
Untuk membantu warga yang mengalami krisis air bersih, lanjut Rujedy,
BPBD Klaten melakukan koordinasi dengan instansi pemerintah, perusahaan, dan perguruan tinggi yang memiliki program CSR (tanggung jawab sosial) yang ada di Klaten.
Menurut Rujedy, krisis air bersih di lima desa wilayah Kecamatan Kemalang boleh disebut parah. Pun, tiga desa di Kecamatan Bayat. Secara geografis, Kemalang terletak di kawasan lereng Gunung Merapi, dan Bayat di kaki Bukit Seribu.
“Untuk mitigasi bencana kekeringan, Kabupaten Klaten mulai 1 Juni-31 Oktober 2023 dalam status siaga darurat bencana kekeringan. Hal itu ditetapkan berdasarkan Keputusan Bupati No 360/193 Tahun 2023 tanggal 9 Juli 2023,” pungkasnya. (Z-5)
Potensi ketersediaan air di Indonesia mencapai 3,9 miliar meter kubik per tahun. Dengan 80% air nasional digunakan sektor pertanian/irigasi.
Menurut dia, salah satu langkah yang dilakukan Pemprov Jabar adalah mendorong pengembangan komoditas pertanian yang lebih hemat air.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Indonesia akan lebih kering dibanding 2025. Awal kemarau maju ke April 2026. Simak daftar wilayah terdampak di sini.
Derita korban banjir Sumatra yang terjadi pada 24-27 November 2025 hingga kini, tiga bulan kemudian, tampaknya belum juga berakhir.
Durasi perbaikan fisik sangat bergantung pada kondisi cuaca di lapangan.
Peneliti memperingatkan ancaman global amoeba bebas yang mampu bertahan dari suhu ekstrem dan disinfektan.
Tradisi gerebeg syawal di Bukit Sidogura, adalah dalam rangka nguri-uri (melestarikan) budaya yang telah dijalankan para leluhur.
Tradisi Kenduri Bakdo Kupat sejak 1970 menjadi sarana mempererat kebersamaan, gotong royong, dan nilai spiritual warga pasca-Idul Fitri.
Kunjungan wisatawan di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, menurun pada libur Lebaran 2026. Perbedaan penetapan Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriyah turut memengaruhi kunjungan wisatawan tersebut.
Berdasarkan data harian Operasi Ketupat Candi, jumlah kendaraan yang keluar melalui gerbang tol di wilayah Klaten pada 17 Maret 2026 mencapai 17.668 unit.
Bus diberangkatkan ke titik kumpul pemberangkatan pemudik gratis di TMII Jakarta. Bus musik gratis itu nanti tiba di Klaten pada 17 Maret 2026.
Akibat pencurian tersebut, korban yang bernama Sabiyem (80), petani di Desa Borongan, mengalami kerugian sekitar Rp40 juta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved