Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo menegaskan, perubahan iklim yang terjadi saat ini hampir dirasakan semua negara di dunia, termasuk Indonesia.
Menurutnya, di tengah perubahan iklim itu, semua negara kompak melakukan transformasi untuk mencegah dampak perubahan iklim.
“Saat ini semua negara berbondong-bondong melakukan transformasi untuk masuk ke dalam energi hijau. Tujuannya apa, untuk mencegah dampak perubahan iklim,” terang Jokowi saat menghadiri pembukaan Mahasabha atau Kongres Nasional XIII KMHDI di auditorium Universitas Tadulako (Untad) Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (30/8).
Baca juga: Jokowi: Pemerintah Dukung Green Economy, Mahasiswa Harus Mempersiapkan Diri
Ia menjelaskan, bahwa saat ini polusi udara sudah menjadi masalah besar di Indonesia.
Oleh karena itu, melalui forum mahasabha KMHDI, Jokowi meminta kepada seluruh mahasiswa untuk mengurangi polusi udara.
Baca juga: Demi Kurangi Polusi, IESR Setuju Pertalite Dihapuskan
“Saya titip pesan kepada KMHDI untuk sosialisasikan pengurangan polusi udara karena sudah masalah besar saat ini,” tandasnya. (TB/Z-7)
MEMASUKI periode musim kemarau 2026, ancaman kebakaran hutan dan lahan atau karhutla serta penurunan kualitas udara kembali meningkat di berbagai wilayah Indonesia. BMKG inagatkan polusi
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya pengendalian polusi udara yang dilakukan secara terukur, berbasis data, serta didukung kolaborasi antar daerah.
Dalam jangka panjang, paparan terus-menerus dapat memicu penyakit kronis hingga mematikan.
Aktivitas membakar sampah merupakan salah satu pemicu utama memburuknya polusi di Ibu Kota.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui bahwa tantangan polusi di Ibu Kota semakin kompleks, sehingga regulasi lama seperti Perda Nomor 2 Tahun 2005 sudah tidak lagi memadai.
Penelitian terbaru mengungkap polusi udara telah ada sejak Kekaisaran Romawi Kuno.
Kaum milenial khususnya mahasiswa perlu mengasah kemampuan intelektualitas dalam menghadapi persaingan global yang semakin banyak tantangan.
100 mahasiswa lintas program studi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Cikarang bakal diterjunkan ke 38 desa pada pertengahan 2026 untuk mengikuti program BSI Explore 2026.
Menggunakan model bisnis Business-to-Consumer (B2C), Sumbu Kakao menyasar UMKM kuliner berbasis arang dan rumah tangga.
Pengakuan pemerintah terhadap berbagai use case teknologi ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan arsitektur sistem keuangan nasional.
Begitu juga di jalur penyeberangan laut Daratan Aceh-Pulau Simeulue, penyeberangan Singkil-Pulau Banyak dan Banda Aceh-Sabang.
Puluhan mahasiswa dari Universitas Almuslim turun langsung membantu masyarakat memulihkan sektor pertanian pascabencana banjir Aceh
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved