Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DAMPAK kemarau di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) semakin meluas. Sejumlah kabupaten/kota di Kalsel mulai mengalami kekeringan dan krisis air bersih.
Warga di sejumlah daerah di Kalsel seperti Kabupaten Banjar, kawasan pesisir Barito Kuala, Tanah Laut dan Kotabaru mengalami krisis air bersih akibat kemarau. Bahkan warga dua kecamatan di Kota Banjarbaru, ibu kota provinsi yaitu Cempaka dan Liang Anggang mengalami kesulitan air bersih akibat keringnya sumur-sumur warga.
Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor telah menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten/kota untuk membantu distribusi air bersih daerah yang mengalami kekeringan.
Baca juga : Krisis Air Bersih Meluas Dinas Sosial Kalsel Tambah Unit Water Treatment
Kepala BPBD Banjar, Warsita, Selasa (29/8) mengatakan pihaknya sejak beberapa bulan terakhir secara rutin mendistribusikan air bersih ke sejumlah desa yang mengalami krisis air bersih. Krisis air bersih tidak hanya karena kemarau tetapi juga dampak bencana banjir pada awal 2023 lalu.
Demikian juga BPBD Kota Banjarbaru meminta pihak kecamatan melakukan pendataan dan melaporkan wilayah yang mengalami krisis air untuk mempermudah pendistribusian air bersih. Tandon-tandon air berkapasitas besar disiapkan di daerah rawan kekeringan.
Direktur Utama PTAM Intan Banjar, Syaiful Anwar mengakui saat ini debit air Sungai Tabuk yang menjadi sumber air baku mengalami surut, namun sejauh ini distribusi air ke masyarakat pelanggan masih lancar.
Baca juga : 13 Kecamatan di Banjar Alami Kekeringan
Sedangkan di Banjarmasin, salah satu sumber air baku PTAM Bandarmasih yaitu Sungai Bilu anak Sungai Martapura surut dan mengalami interusi air laut melebih ambang batas 250 ppm. Kondisi ini membuat pihak PTAM Bandarmasih hanya mengandalkan air baku dari Sungai Tabuk dan irigasi Riam Kanan yang juga mulai surut. (Z-6)
DALAM satu dekade 2014-2024 luas hutan alam di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Barito di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan telah berkurang (deforestasi) hingga 29 ribu hektare lebih.
Bencana banjir yang sempat melanda delapan kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Selatan sebagian besar sudah surut.
PRESIDEN RI Prabowo Subianto, meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi dan 131 kabupaten/kota di Indonesia.
DINAS Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan mengimbau masyarakat agar mewaspadai penyebaran penyakit super flu di tengah kondisi cuaca buruk yang terjadi belakangan ini.
Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, menyerahkan Surat Keputusan (SK) bagi 6.398 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.
KEPALA Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Selatan, Tiyas Widiarto akhirnya buka suara terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Kecamatan Pauh dan Kuranji mengalami krisis air bersih akibat sumur mengering serta kerusakan bendungan dan irigasi pascabencana November 2025.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap air bersih di Sumut, Sumbar, Riau, Lampung, Jateng, Jatim, Kalsel dan Sulsel.
Ratusan pengungsi banjir di Aceh Tamiang mendesak bantuan air bersih dan MCK. PDAM rusak fatal, kondisi tenda pengungsian memprihatinkan.
Menurut anggota tim pengabdian Dr Imam Muslem, kegiatan tersebut dilakukan secara adaptif mengikuti dinamika pasca bencana.
BANJIR bandang dan tanah longsor yang puncaknya terjadi pada 26-27 November lalu sedikitnya telah meluluhlantakkan 52 kabupaten/kota di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved