Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Bupati Klaten, Yoga Hardaya, meresmikan objek wisata air Umbul Sraten di Desa Trunuh, Kecamatan Klaten Selatan, Sabtu (26/8) malam. Peresmian objek wisata air tersebut, dimeriahkan dengan pentas wayang kulit semalam suntuk yang dibawakan oleh dalang Ki Gatot Purwo Pandaya.
Perangkat Desa Trunuh, Budi Hartono, mengatakan objek wisata air Umbul Sraten, yakni kolam renang anak dan remaja, kini mulai ramai pengunjung.
“Kolam renang remaja dibangun lebih dulu atau pada 2019. Sedangkan kolam renang anak dibangun pada 2022 dengan biaya Rp400 juta,” jelasnya.
Baca juga: Lomba Burung Berkicau Warnai Peringatan HUT Ke-46 PDAM Tirta Merapi Klaten
Setelah kolam anak selesai dibangun, lanjut Budi, Pemerintah Desa Trunuh berencana mencari donatur untuk pembangunan kolam renang dewasa.
“Kami berharap kolam renang dewasa bisa segera dibangun. Pun, masyarakat berharap objek wisata Umbul Sraten tambah ramai,” kata Budi.
Baca juga: Klaten Gelar Pasukan Satgas Penanganan Karhutla dan Kekeringan Dampak El Nino
Saat ini, objek wisata air di Umbul Sraten sudah mulai ramai, terutama pada Sabtu dan Minggu. Harga tiket renang murah, Rp3 ribu per orang.
“Pengelolaan objek wisata air Umbul Sraten, untuk sementara ini masih RT. Tapi, ada rencana nanti diserahkan pengelolaannya ke BUMDes,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Yoga Hardaya menyampaikan apresiasi kepada pemerintah desa yang telah mengembangkan objek wisata Umbul Sraten.
“Jika dikelola secara baik dan benar, objek wisata air Umbul Sraten akan dapat meningkatkan PADes atau pendapatan asli desa,” ujarnya.
Untuk itu, Yoga Hardaya berpesan ke depan pengelolaan objek wisata air Umbul Sraten agar dilakukan secara benar dan transparan.
Sementara itu, peresmian objek wisata air Umbul Sraten oleh Wakil Bupati dilakukan dengan pengguntingan pita di jalan masuk objek wisata air tersebut. Turut hadir anggota DPRD Klaten Agus Riyanto, anggota DPRD Jawa Tengah Stephanus Sukirno, dan Forkopimcam Klaten Selatan.
(Z-9)
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, aparat antirasuah menyasar Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Banjir di Pekalongan mengganggu operasional kereta api. KAI mencatat refund tiket penumpang mencapai Rp3,5 miliar akibat pembatalan perjalanan.
Melihat kondisi cuaca yang masih hujan hingga saat ini, ia juga meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk ikut serta melakukan modifikasi cuaca.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor
Sementara itu di Kabupaten Pati ratusan warga di Desa Doropayung, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, kini mulai mengungsi di tiga lokasi
Gagasan West Java Traincation tidak hanya memanfaatkan kereta sebagai akses transportasi, tetapi juga sebagai objek wisata.
Bahkan pada saat pengecekan, petugas mendapati bus yang menggunakan ban vulkanisir dan tidak dilengkapi dokumen kendaraan lengkap.
Kunjungan wisatawan yang cukup ramai yakni di dua objek wisata seperti di Daya Tarik Wisata (DTW) Gunung Padang serta di Pantai Padang.
Terminal Wisata Grafika Cikole hanya memutar lagu dari musisi yang telah membebaskan lagu-lagunya diputar di tempat umum.
Pengunjung yang datang ingin menikmati suasana yang berbeda. Kota Tasikmalaya memiliki wisata alam, seperti di Urug milik perhutani.
Libur lebaran telah usai. Sepekan libur lebaran, 13 objek wisata di Padang dikunjungi banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved